<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055</id><updated>2012-01-23T12:11:58.938-08:00</updated><title type='text'>1 jam untuk kebahagiaan dunia akhirat</title><subtitle type='html'>Diriwayatkan dari Anas ra. Bahwa Rasulullah saw. Bersabda,"kalimat Laa ilaaha illallaah akan selalu memberi manfaat bagi siapa saja yang mengucapkannya dan akan menghindarkan mereka dari adzab dan bencana selama mereka tidak mengabaikan hak-haknya." sahabat bertanya,"Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud mengabaikan hak-haknya?" jawab beliau,"kemaksiatan kepada Allah dilakukan secara terang-terangan, tetapi tidak dicegah dan diubah olehnya."(AL-Ashbahani-At Tharghib)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>647</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-363030170935631028</id><published>2010-05-12T07:54:00.001-07:00</published><updated>2010-05-12T07:54:42.181-07:00</updated><title type='text'>PENYEJUK JIWA ; BERDZIKIRLAH SUNGGUH SANGAT BANYAK KEUNTUNGAN DARINYA.</title><content type='html'>Satu Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat&lt;br /&gt;Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan.  Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke  dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang.  Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar  dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang  akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah  di surga, dikabulkan do�anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi  kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal  itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit  atau 1 jam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Melakukan 12 rakaat sunnah rawatib. Yakni, 2 rakaat sebelum subuh, 4  rakaat sebelum zuhur, 2 rakaat bada zuhur, 2 rakaat setelah maghrib, dan  2 rakaat setelah isya.&lt;br /&gt;Manfaat yang diharapkan: Allah akan membangunkan sebuah rumah di surga  bagi orang yang senantiasa melakukannya.&lt;br /&gt;Dalil : Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang solat dalam satu hari  sebanyak 12 rakaat, sunnah, Allah akan bangunkan baginya rumah di  surga.� (HR Muslim)&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Sholat dua rakaat tahajjud. Faidah yang diharapkan: Dikabulkannya do�a,  diampunkannya dosa, dan dicukupi Allah kebutuhannya. Dalil: Sabda  Rasulullah saw, �Allah sw turun setiap malam ke langit dunia, di saat  sepertiga malam terakhir dan mengatakan, �Siapa yang berdo�a kepadaku,  pasti aku kabulkan. Siapa yang meminta padaku,pasti aku berikan, dan  siapa yang memohon ampun padaku, pasti aku ampuni. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Melakukan sholat duha 2 raka�at, 4 rakaat atau 8 rakaat. Manfaat yang  diharapkan: Bernilai shadaqah dari seluruh persendian tulang. Dalil:  Rasulullah saw bersabda, �Setiap persendian kalian adalah sadakah,  setiap tasbih adalah sadakah, setiap tahmid adalah sadakah, setiap  tahlil adalah adakah, setiap takbir adalah sadakah, setiap anjuran pada  kebaikan adalah sadakah, setiap larangan dari yang mungkar adalah  sadakah, dan semuanya akan mendapat ganjaran yang sama dengan melakukan  shalat dua rakaat dari shalat duha.&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Membaca surat Al Mulk. Manfaat yang diharapkan: Diselamatkan dari adzab  kubur. Dalil : Rasulullah saw bersabda, �Sesungguhnya ada salah satu  surat dri Al Qur`an yang terdiri dari 30 ayat. Ia akan memberi syafaat  pada seseorang dengan pengampunan dosa. Yaitu surat �tabarakallazi  biyadihil mulk.� (HR Turmudzi dan Ahmad. Turmudzi mengatakan, ini adalah  hadits hasan)&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Mengatakan : Laailaaha illallah wah dahu laa syarikalah, lahul mulku wa  lahul hamdu, wa hua ala kulli syai�in qadir dalam satu hari seratus  kali. Manfaat yang diharapkan: Terpelihara dari gangguan syaitan selama  satu hari, dihapuskan 100 kesalahan dan memperoleh 100 kebaikan.&lt;br /&gt;Dalil : Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang mengatakan �Laa  ilaaha illallah wah dahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu,  wa huwa ala kulli syai�in qadiir�, maka ia akan mendapat pahala seperti  membebaskan 10 budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapuskan 100  kesalahannya, dan ia akan terpelihara dari syaitan pada hari itu sampai  sore, dan tidak ada seorangpun yang lebih baik dari apa yang ia peroleh  dari hari itu, kecuali ada orang yang beramal lebih dari itu.�&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;Shalawat atas Nabi Muhammad saw sebanyak 100 kali.&lt;br /&gt;Faidah yang diharapkan: Bebas dari bakhil dan mendapat balasan shalawat  dari Allah swt. Dalil: Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang  bershalawat atas diri saya maka Allah akan mendo�akannya sebanyak  sepuluh kali.� (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Rasulullah saw: Orang yang bakhil adalah orang yang bila namaku  disebut di hadapannya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku. (HR  Turmudzi)&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;Mengatakan Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil aziim.&lt;br /&gt;Faidah yang diharapkan: Ditanamkan di surga untuk yang melakukannya 100  batang pohon. Dalil: Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang  melazimkan istighfar, maka Allah akan memberikan padanya jalankeluar di  setiap kesempitan, penyelesaian dari setiap kegundahan, dan diberikan  rizki dari sesuatu yang tidak diduga-duga. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah,  dan Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tujuh amalan di atas, tentu saja kita harus mengerti bahwa iman  dalam Islam bukanlah sekedar sholat,dzikir dan bacaan Al Quran, tapi  mencakup perbuatan dan prilaku kita dalam berhubungan sesama manusia.  Rasulullah menyebutkan, �Senyum anda kepada saudara anda adalah  shadakah, danperintah kepada yang ma�ruf serta larangan dari yang  mungkar itu shadakah, petunjukmu pada seorang asing yang tersesat itu  sedekah, engkau menuntun orang yang sulit melihat itu shadakah,  menyingkirkan batu dan duri dari jalan itu adalah sadakah, dan engkau  membantu mengambilkan air untuk sahdaramu itu adalah sedekah.� Hadits  riwayat Turmudzi ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim, selain  ditunjang oleh kebaikan bathinnya juga harus diimplementasikan dalam  kebaikannya dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya&lt;br /&gt;Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan.  Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke  dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang.  Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar  dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang  akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah  di surga, dikabulkan do�anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi  kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal  itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit  atau 1 jam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYEJUK JIWA ; BERDZIKIRLAH SUNGGUH SANGAT BANYAK KEUNTUNGAN DARINYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. ASTAGHFIRULLAH (aku memohon ampun kepada Allah)&lt;br /&gt;siapa yang membiasakan diri untuk membaca istighfar, maka Allah akan  menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesulitan dan kelapangan  dari setiap kesedihan...Allah akan memberikan rezeki dari jalan yang  tidak di sangka-sangka. ( H.R. Abu Daud dan Ibnu Majah ).&lt;br /&gt;Rosulullah SAW beristighfar kepada Allah lebih dari seratus kali dalam  sehari.... Baca Selengkapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. SUBHANALLAH (maha suci Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah salah seorang kalian tidak sanggup untuk mendapatkan seribu  kebaikan dalam setiap hari? Para sahabat bertanya, "bagaimana caranya  wahai rosulullah? Beliau menjawab, " kalian hendaklah bertasbih (membaca  SUBHANALLAH) sebanyak 100 kali, maka kelak akan di catat baginya seribu  kebaikan atau akan di hapus darinya seribu keburukan. ( H.R. Muslim dan  Tirmidzi )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI (maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa yang mengucapkan SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI sebanyak seratus kali  dalam sehari, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa hambanya, meskipun  (dosa-dosa tersebut) sebanyak buih di lautan. ( H.R. Tirmidzi dan Ibnu  Majah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI, SUBHANALLAH AL-AZHIM. (maha suci Allah dan  segala puji bagi-Nya, maha suci Allah yang maha agung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; (ada) dua kata yang ringan di lidah (namun) berat di timbangan dan di  sukai Robb yang maha penyayang kedua kata itu (adalah) : SUBHANALLAH WA  BIHAMDIHI, SUBHANALLAH AL-AZHIM. ( H.R. Bukhori-Muslim-Tirmidzi-Ib&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;nu Majah-dan Ahmad ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. LA ILAHA ILLALLAH. (tidak ada sesembahan melainkan Allah).... Baca  Selengkapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaik-baiknya perkataan yang Aku dan para nabi sebelumKu ucapkan adalah  LA ILAHA ILLALLAH. (tidak ada Tuhan selain Allah).&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain di sebutkan, pada suatu hari Rosulullah bersabda pada  para sahabatnya, "perbaruilah iman kalian!" mereka bertanya, "bagaimana  caranya agar kami dapat memperbarui iman kami, wahai Rosulullah?  "beliau menjawab, "hendaklah kalian memperbanyak membaca LA ILAHA  ILLALLAH. ( H.R. Tirmidzi ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar hanya dengan membaca LA ILAHA ILLALLAH, LA MA 'BIDA ILLALLAH.  (tidak ada sesembahan melainkan Allah, dan tidak ada yang patut di  sembah kecuali Allah). Maka iman seseorang akan menjadi baru. Karena  terkadang hati seseorang menjadi lemah atau menurun dan tidak merasakan  apa yang ia rasakan sebelumnya, hati tidak mampu lagi mendorong untuk  mengajarkan qiyamul-lail, menimbulkan rasa cinta kepada ibadah, serta  tidak dapat merasakan manisnya bermunajat kepada Allah, dengan membaca  bacaan ini, maka iman seseorang akan dapat di perbarui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. LA ILAHA ILLALLAH WAH DAHU LAA SYARIKALAH, LAHUL MULKU WA LAHUL  HAMDU, WA HUWA ALA KULLI SYAI'IN QADIR. (tidak ada sesembahan kecualh  Allah, Robb satu-satunya dan tiada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya-lah  segala puji, dan dia adalah maha berkuasa atas segala sesuatu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Siapa yang membaca LA LLAHA ILLALLAH WAHDAHU, LA SYARIKALAHU, LAHUL  MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ALA KULLI SYAI'IN QADIR. Sebanyak seratus  kali dalam sehari, maka baginya pahala yang sama dengan pahala  memerdekakan sepuluh orang budak, akan di catat baginya seratus  kebaikan, di berikan kepadanya sebuah benteng yang dapat menjaganya dari  godaan setan sepanjang hari hingga datang waktu sore, dan tidak ada  seorangpun yang datang dengan membawa pahala yang lebih baik dari pada  apa yang di bawanya, kecuali orang-orang yang melakukan hal yang sama  dengan jumlah lebih banyak. ( H.R. Bukhori-Muslim-Tirmidzi-Ib&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;nu Majah-dan Ahmad ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Laa Haula Wala Quwwata Illaa Billaah (Tidak Ada Daya dan Kekuatan  Kecuali Atas Izin Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Laa Haula Wala  Quwwata Illaa Billaah, adalah salah satu harta simpanan milik Allah yang  terdapat di dalam surga.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu daud, at-Tirmidzi,  dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Hasbiyallahu wa Ni’mal Wakil (Cukuplah Bagiku Hanya Allah Allah dan  Dia adalah Sebaik-baik Penolong).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dari kalimat “cukup bagiku hanya Allah” adalah bahwa cukup bagiku  hanya Allah semata dan aku tidak membutuhkan yang lain selain Dia.  Sedangkan maksud dari kalimat, “dan Dia adalah sebaik-baik wakil atau  penolong” adalah Dia-lah sebaik-baik penolong dalam mengatasi semua  permasalahan hidup, memenuhi semua kebutuhan, dan menghilangkan semua  kegelisahan atau ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, apabila kita takut terjerumus dalam perbuatan maksiat,  maka ucapkanlah “Hasbiyallahu wa Ni’mal Wakil.” Jika kita mengharapkan  sesuatu atau takut kepada sesuatu, maka cukuplah hanya Allah sebagai  penolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengakhiri ibadah dzikir, jangan lewatkan untuk selalu menutupnya  dengan pujian kepada Allah ta’ala serta bacaan shalawat kepada  Rasulullah saw. Dalam sebuah hadits Rasulullah disebutkan, “Siapa yang  membaca shalawat kepadaku sebanyak satu kali, maka Allah akan membaca  shalawat (menurunkan rahmat) kepadanya sebanyak sepuluh kali.” (HR.  Muslim, Abu Daud, at-Tirmidzi, dan an-Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal Shaleh Satu Menit&lt;br /&gt;Coba Anda pikir-pikir, sesungguhnya banyak sekali jalan untuk  mengerjakan amal kebajikan tanpa memerlukan usaha yang berat. Amal  kebajikan itu dapat Anda kerjakan saat berjalan dengan kedua kaki Anda,  mengendarai kendaraan, sedang berdiri atau duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, sebenarnya Anda dapat membaca surat Al-Ikhlas  sebanyak 15 kali. Rasulullah bersabda: “Demi Dzat yang menguasai diriku,  sesungguhnya nilai surat Al-Ikhlas serupa dengan sepertiga Al-Qur’an.”  (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca surat Fatihah sebanyak lima  kali. Rasulullah pernah berkata kepada Ibnu Ma’ali, “Aku hendak  mengajarimu sebuah surat yang nilainya lebih utama di antara surat-surat  yang ada dalam Al-Qur’an.” Kemudian beliau melanjutkan, “(Yaitu)  bacalah ‘alhamdulillahi rabbi alamîn’, yaitu surat Al-Fatihah, dan  Al-Qur’an yang diturunkan kepadaku.” (HR.Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa  bihamdihi, subhanallah al-azhîm” sebanyak 50 kali. Rasulullah pernah  bersabda, “Dua kalimat yang ringan di lisan dan berat di timbangan, dan  dua-duanya disenangi oleh Allah, yaitu kalimat ’subhanallah wa  bihamdihi, subhanallah al-azhîm’.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa  bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada  kalimâtihi” sebanyak 10 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca shalawat atas Nabi sebanyak 20  kali, di mana bacaan itu sama halnya Anda membaca shalawat atas Nabi  sebanyak 200 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa memohon ampunan kepada Allah lebih  dari 70 kali. Memohon ampun kepada Allah dapat menyebabkan terhapusnya  dosa, masuk surga, menghilangkan malapetaka, memudahkan segala urusan,  mendapat karunia baik berupa harta maupun anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “lâ ilâha illa Allah  wahdahu la syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli  syai qadir” sebanyak 20 kali.&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda,”Barang siapa yang membaca kalimat ‘lâ ilâh illa  Allah wahdahu la syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala  kulli syai qadir’ sebanyak 10 kali, maka dia seperti seseorang yang  telah memerdekakan empat jiwa dari seorang anak seperti Nabi Ismail.”  (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “la haula wa la quwata  illa billahi” sebanyak 40 kali. Diriwayatkan dari Abu Musa, bahwa  Rasulullah pernah bersabda kepadanya, “Tidakkah kamu ingin aku  beritahukan tentang harta simpanan di antara harta simpanan yang  terdapat di surga?” Abu Musa menjawab, “Baiklah, wahai Rasulullah.”  Kemudian Rasulullah bersabda, “Bacalah kalimat ‘la haula wa la quwwata  illa billahi’.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa  bihamdihi” sebanyak 100 kali. Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang  membaca kalimat ’subhanallah wa bihamdihi’ sebanyak 100 kali dalam  sehari, maka dosa-dosanya akan dilebur, walaupun dosa-dosanya seperti  buih air laut.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dalam waktu satu menit pula, sebenarnya Anda bisa mencegah  kemungkaran dengan hikmah dan tutur kata yang baik. Atau menganjurkan  berbuat kebajikan, mementingkan arti sebuah nasehat untuk sahabat, turut  berbelasungkawa atas seseorang yang ditimpa musibah, menyingkirkan  benda yang menghalang-halangi jalan umum.Semua ini termasuk jenis amal  kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu satu menit, bisa jadi Anda dapat menggapai ridha Allah. Maka  Allah akan mengampuni dosa-dosa Anda, dan waktu satu menit itu  merupakan bekal Anda saat hari kiamat tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab al-Durar, sebuah kitab yang ditulis untuk menasehati  anaknya, terutama dalam bab Melembutkan Hati; Upaya Menasehati Anak,  Ibnu Qayyim al-Jauzi berkata, “Ketahuilah wahai anakku, sesungguhnya  hari mencakup jam, dan setiap jam mencakup hembusan nafas, dan setiap  hembusan nafas adalah bekal. Maka dari itu, hati-hatilah jangan sampai  saat menghembuskan nafas tidak melakukan hal-hal yang bermanfaat. Maka  pada hari kiamat kamu akan menyaksikan dirimu hanya sebuah tempat yang  kosong dan kamu akan menyesal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba anda perhatikan setiap waktu yang anda lewati, apa saja yang telah  anda kerjakan. Jangan anda menyia-nyiakan waktumu kecuali sebisa  mungkin anda berusaha berbuat kebajikan. Jangan biarkan dirimu tidak  melakukan pekerjaan apa pun. Dan hendaklah anda membiasakan diri beramal  kebajikan dan terus-menerus memperbaikinya. Semoga saja amal kebajikan  itu menjadi simpanan amalmu saat di kubur dan akan membahagiakanmu saat  hari kiamat tiba.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-363030170935631028?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/363030170935631028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/05/penyejuk-jiwa-berdzikirlah-sungguh.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/363030170935631028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/363030170935631028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/05/penyejuk-jiwa-berdzikirlah-sungguh.html' title='PENYEJUK JIWA ; BERDZIKIRLAH SUNGGUH SANGAT BANYAK KEUNTUNGAN DARINYA.'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-5387642027734934111</id><published>2010-05-08T05:20:00.000-07:00</published><updated>2010-05-08T05:21:10.434-07:00</updated><title type='text'>Weekend ( Liburkah Jum'at menurut Islam? )</title><content type='html'>Yahudi dan Nashrani menggunakan hari raya mingguannya untuk libur.  Yahudi libur di hari Sabtu. Nashrani libur di hari Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah umat Islam libur pula hari Jum'at ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bani Isroil memang dikisahkan di dalam Al-Quran diperintahkan libur pada  hari Sabtu dan diperintahkan mengisi sabtu itu dengan beribadah kepada  Allah. Para pelanggar ketentuan hari sabtu ini dihukum dengan dikutuk  menjadi "kera yang hina" (Q.S. Al-Baqoroh : 63-66)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah umat Nabi Muhammad s.a.w. sama diperintahkan libur pada hari  jum'at dan mengisi hari jum'at dengan beribadah kepada Allah SWT seperti  bani Isroil ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita jelajahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran petunjuk bagi umat Muhammad s.a.w. menunjukkan hukum jum'at  pada surat Al-Jumu'ah ayat 9 - 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 9 berbicara tentang sebelum shalat jum'at :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-oran yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat  pada hari jum'at, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan  tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagi kalian jika  kalian mengetahui"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat 9 ini jelas, bahwa sebelum adzan shalat jum'at dikumandangkan,  umat muhammad s.a.w. diperkenankan untuk berdagang dan melakukan  aktifitas (keduniawian) lainnya. Seluruh aktifitas itu harus  ditinggalkan saat adzan dikumandangkan. Dengan demikian jelaslah bahwa  sebelum shalat jum'at bukan waktu libur bagi umat Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 10 berbicara tentang setelah shalat jum'at :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila shalat telah selesai ditunaikan, maka bertebaranlah kalian di  muka bumi ; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah  sebanyak-banyaknya supaya kalian beruntung"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat sembilan ini jelas bahwa setelah selesai shalat jum'at  diperintahkan untuk beraktifitas mencari karunia Allah (rizki dan ilmu  di antaranya). Dengan demikian jelaslah bahwa setelah shalat jum'at  bukan waktu libur bagi umat Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dua ayat ini ditunjukkan bahwa sebelum dan sesudah shalat jum'at  bukanlah waktu libur bagi umat Muhammad s.a.w. Dengan demikian tidak  pada tempatnya umat Muhammad s.a.w. membuat jum'at sebagai hari libur,  karena tidak sesuai dengan petunjuk Al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 11 berbicara tentang peringatan meninggalkan shalat jum'at :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar  menuju kepadanya (perniagan dan permainan) dan mereka meninggalkan kamu  sedang berdiri (berkhuthbah). Katakanlah, "Apa yang di sisi Allah adalah  lebih baik dari pada permainan dan perniagaan", dan Allah sebaik-baik  pemberi rizki."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini jelas menunjukkan ada dua hal yang membuat orang meninggalkan  shalat jumat, yaitu aktifitas ekonomi dan permainan (bersenang-senang /  berekreasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kajian kita arahkan kepada kondisi sosial yang ada, kita temukan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, aktifitas ekonomi yang sedemikian padat. Apabila kita  melaksanakan begitu saja sesuai dengan teks ayat 9, maka banyak orang  akan tertinggal khuthbah, bahkan tertinggal shalat jum'ah. Mengapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang baru meninggalkan aktifitasnya saat adzan berkumandang. Saat itu  mereka perlu waktu untuk bergerak menuju masjid tempat shalat jum'at dan  bersuci untuk melaksanakan shalat jum'at. Dengan jumlah yang banyak dan  fasilitas bersuci yang ada, maka akan terjadi antrian yang panjang dan  waktu yang cukup lama. Waktu itu bisa membuat waktu jum'at terlewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita cermati kondisi ini, maka kita sangat memahami ijthad sohabat  'Utsman bin 'Affan r.a. yang membuat adazn dua kali. Saat adazn pertama  dikumandangkan, bila orang baru meninggalkan aktifitasnya, maka masih  ada waktu baginya sebelum khotib naik mimbar. Waktu yang ada berkisar 10  menit. Khotib naik mimbar, salam, kemudian adzan kedua, ini katakanlah  sekitar 5 menit. Jadi ada waktu sekitar 15 menit sebelum khuthbah  disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan satu khuthbah. Prakteknya adalah Khotib naik mimbar,  salam, kemudian adzan. Maka waktu yang tersedia sekitar lima menit.  Mungkin waktu lima menit itu baru keluar dari kantor dan belum ngantri  di tempat wudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dikatakan bahwa kita harus bersiap-siap sebelum adzan  dikumandangkan, itu hal baik, namun bukan kewajiban. Ayat 9 itu jelas  menunjukkan meninggalkan pekerjaan itu saat adzan berkumandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdu lillah, ijtihad sohabat 'Utsman bin 'Affan r.a. dengan dua adzan  adalah solusi pelaksanaan masalah ini, sehingga orang tidak tertinggal  khuthbah jum'ah. Ijtihad ini bisa dipahami sebagai pelaksanaan  antisipasi dari peringatan pada ayat 11-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, rekreasi atau bermain sedemikian mewabah dalam kebudayaan  masyarakat kita. kebiasaan "weekend" sudah menjadi bagian tak  terpisahkan. Pada saat libur weekend, orang bepergian jauh, berekreasi,  bermain dan berkumpul acara keluarga. Mengapa ? karena weekend itu  adalah hari libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila libur jatuh hari jum'at, maka umat Muhammad s.a.w. berada dalam  kondisi safar (bepergian jauh). Dengan kondisi safar itu, maka umat  Muammad s.a.w. saat hari jum'at mendapatkan keringanan tidak wajib  melaksanakan shalat jum'at. Bisa dibayangkan bahwa setiap minggu ada  banyak orang (bisa jadi suatu ketika mayoritas) umat Muhammad s.a.w.  tidak shalat jum'at dan tidak berdosa karena itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, kebijakan libur hari jum'at bukan mendukung pelaksanaan  shalat jum'at, malah bisa jadi mendukung meninggalkan shalat jum'at,  karena menjadi waktu berpergian jauh untuk rekreasi, bermain dan  acara-acara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, kita pahami tepatnya para 'ulama yang tidak berjuang menjadikan  jum'at sebagai hari libur. Biarlah hari libur tetap hari sabtu dan hari  minggu. Tidak membuat jum'at sebagai hari libur bisa dipandang sebagai  pelaksanana antisipasi dari peringatan pada ayat 11-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu a'lam&lt;br /&gt;M.Y. Kalam ~ Serbawacana &lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1171071&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=438270324808&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=438270324808&amp;amp;id=1492927560"&gt;&lt;img class="  img" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs335.ash1/28923_1447582878230_1492927560_1171071_2590435_n.jpg" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img);  });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="caption"&gt;~ Weekends do not count unless you  spend them doing something completely pointless ~  Bill Watterson&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-5387642027734934111?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/5387642027734934111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/05/weekend-liburkah-jumat-menurut-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/5387642027734934111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/5387642027734934111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/05/weekend-liburkah-jumat-menurut-islam.html' title='Weekend ( Liburkah Jum&apos;at menurut Islam? )'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-3411916515893814617</id><published>2010-04-15T08:56:00.000-07:00</published><updated>2010-04-15T08:58:02.533-07:00</updated><title type='text'>Budaya pengkultusan kuburan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Cambria; font-size: 14px; line-height: 17px; text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;em&gt;Oleh: al-Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. Hafizhahullah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Segala puji dan syukur kita ucapkan kepada Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sholawat dan salam buat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang telah memperjelas tauhid dengan segala sendi dan cabang-cabangnya serta pembatalnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Pada kesempatan kali ini kita ingin membahas tentang penyebab dominan timbulnya kesyirikan di tengah-tengah umat manusia. Di antaranya yaitu pengkultusan terhadap kuburan nenek moyang dan orang sholih dan yang di anggap sholih. Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu ketika menafsirkan firman Allah azza wa jalla:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;big&gt;وَقَالُوا لَا تَذَرُنَّ آلِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا&lt;/big&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Dan mereka (-kaum nabi Nuh ‘alayhish shålatu was salaam-) berkata: ‘Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwwa’, Yoghuts, Ya’uq dan Nasr’.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[QS.Nuh/71:23]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Ini adalah nama orang-orang sholih dari kaum nabi Nuh ‘alaihis salam. Tatkala mereka meninggal, setan mewahyukan kepada kaum mereka untuk membuat patung di tempat-tempat duduk mereka. Lalu mereka menamai patung-patung tersebut sesuai dengan nama-nama mereka. Pada awalnya patung-patung itu masih belum disembah, sampai ketika mereka (orang-orang yang membuatnya) meninggal dan disertai dengan terhapusnya ilmu, lalu kaum yang datang kemudian menyembahnya.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[Atsar Riwayat Bukhåriy]&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-1" id="fnref-1541-1" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;1&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;span id="more-1541"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;Sebab-sebab dikultuskannya kuburan&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Diantara sebab yang membawa kaum yang kita sebutkan di atas kepada pengkultusan kuburan:&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;1. Meninggikan kuburan lebih dari satu jengkal&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sebagian kaum muslimin meninggikan kubur melebihi dair hal yang dibolehkan agama. Hal ini mungkin disebabkan karena mereka belum memahami tuntunan agama atau karena ada unsur lain seperti ingin menunjukkan bahwa orang tersebut seorang yang mulia.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Abu Hayyaaj al-Asady, ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Berkata kepadaku Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Maukah engkau aku utus untuk melakukan sesuatu yang aku juga diutus oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk melakukannya? Jangan engkau tinggalkan sebuah patung melainkan engkau hancurkan. Dan tidak pula kuburan yang ditinggikan kecuali engkau datarkan’&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Tsumamah bin Syufai, ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Aku pernah bersama Fudholah bin Ubaid di negeri Romawi ‘Barudis’. Lalu meninggal salah seorang teman kami. Maka Fudholah menyuruh untuk mendatarkan kuburannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Kemudian ia (Fudhålah) berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyuruh untuk mendatarkannya’.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;2. Menembok dan mencat kuburan&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Di antara kebiasan buruk yang bisa membawa kepada sikap pengkultusan kuburan adalah menembok dan mencat kuburan. Di samping hal tersebut diharamkan dalam agama, termasuk pula membuang harta kepada sesuatu yang tidak ada manfaatnya. Dan yang lebih ditakutkan adalah akan terfitnahnya orang awam dengan kuburan tersebut. Sehingga mereka menganggap kuburan tersebut memiliki berkah dan sakti.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dengan tegas menembok dan mencat kuburan dalam sabda beliau yang diriwayatkan oleh Jabir radhiyallahu ‘anhu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang mencat kubur, duduk diatasnya dan membangun di atasnnya.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Yang dimaksud dengan membangun dalam hadits tersebut adalah umum, sekalipun hanya berbentuk tembok saja. Apalagi membuatkan rumah untuk kuburan dengan biaya banyak sebagaimana telah dilakukan sebagian orang-orang yang jahil.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Berkata Imam asy-Syafi’i rahimahullah:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Aku melihat para ulama di Makkah menyuruh menghancurkan apa yang dibangun tersebut.”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-2" id="fnref-1541-2" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;2&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Al-Manawy berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Kebanyakan ulama Syafi’iyyah berfatwa tentang&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;wajibnya menghancurkan&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-3" id="fnref-1541-3" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;3&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;segala bangunan di Qorofah (tanah pekuburan) sekali pun kubah Imam kita sendiri Syafi’i&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;yang dibangun oleh sebagian penguasa.”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-4" id="fnref-1541-4" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;4&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;3. Membangun rumah untuk kuburan.&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sebagian orang ada pula yang mambangunkan rumah untuk kuburan. Bahkan kadang kala biayanya cukup besar. Ini adalah salah satu bentuk penyia-nyiaan dalam penggunaan harta. Mungkin orang yang melakukan hal tersebut berasumsi bahwa si mayat mendapat naungan dan nyaman dalam kuburnya. Sesungguhnya tidak ada yang dapat memberikan kenyamanan dalam kubur kecuali amalan sendiri, walau seindah apa pun kuburan seseorang tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Ibnu Umar melihat sebuah tenda di atas kubur Abdurrahman. Maka ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Bukalah tenda tersebut wahai Ghulam (anak muda), maka sesungguhnya yang melindunginya hanyalah amalannya’.”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-5" id="fnref-1541-5" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;5&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;4. Duduk dan makan di kuburan.&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Bentuk lain yang merupakan jalan membawa kepada pengkultusan kuburan adalah kebiasaan sebagian orang mendatangi kuburan pada momen-momen tertentu. Seperti mau masuk bulan suci Ramadhan, Lebaran atau masa setelah panen. Mereka berbondong-bondong ke kuburan dengan membawa tikar dan makanan. Lalu sesampai di kuburan membentangkan tikar dan duduk bersama-sama. Dilanjutkan dengan rangkaian acara tahlilan dan do’a setelah itu ditutup acara makan bersama. Jika hal tersebut kita timbang dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka sungguh sangat bertolak belakang sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Jangankan untuk tahlilan dan makan bersama, duduk saja tidak diperbolehkan. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berikut ini (yang artinya):&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Sungguh salah seorang kalian duduk di atas bara api lalu membakar baju sehingga tembus ke kulitnya lebih baik daripada ia duduk di atas kuburan’.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Kiranya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di atas amat jelas bagi orang yang hatinya mau menerima nasihat. Adapun orang yang mata hatinya sudah tertutup oleh Allah azza wa jalla dari menerima petunjuk, niscaya ia akan berupaya mencari-cari alasan untuk menolaknya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;5. Membaca al-Qur’an di kuburan&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sebagian orang ada yang berpandangan adanya keutamaan membaca al Qur’an ketika berziarah kubur seperti membaca Qs.al-Fatihah (1), QS.al-Ikhlas (114) atau QS.Yaasiin (36), dan yang lain-lain. Bahkan ada yang menyewa orang lain khusus untuk membaca dan mengkhatamkan al Qur’an di kuburan keluarganya pada hari-hari tertentu. Hal tersebut tidak pernah dianjurkan dalam agama ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Yang dianjurkan ketika berziarah kubur hanyalah membaca do’a ziarah kubur. Berbeda dengan orang yang suka melakukan hal-hal yang baik menurut pikiran dan perkiraan mereka semata. Tetapi tidak baik menurut Allah azza wa jalla karena hal tersebut merupakan perkara ibadah yang tidak ada dasarnya sama sekali dalam agama. Kalau seandainya hal tersebut baik, pastilah Allah azza wa jalla memerintahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat untuk melakukannya. Apakah kita lebih tahu dari Allah azza wa jalla tentang hal yang baik?!&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;قُلْ أَأَنْتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Katakanlah apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[QS.al Baqarah/2:140]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Adapun hadits-hadits yang dijadikan pegangan oleh sebagian orang dalam hal ini seperti hadits:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Barangsiapa yang mendatangi kuburan lalu membaca surat Yasin, niscaya Allah akan meringankan adzab terhadap mereka pada waktu dan akan menjadikan dengan bilangan hurufnya kebaikan.”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-6" id="fnref-1541-6" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;6&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Ketahuilah bahwa ini adalah&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;hadits Maudhu’ (palsu)&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Demikian pula hadits:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Barangsiapa yang melewati kuburan maka ia membaca surat al Ikhlas sebelas kali…”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-7" id="fnref-1541-7" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;7&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;6. Shalat dan berdo’a di kuburannya&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Keyakinan lainnya yang amat aneh adalah pendapat yang mengatakan bahwa shalat dan berdo’a dikuburan jauh lebih baik daripada di masjid, bahkan berasumsi lebih cepat dikabulkan. Yang lebih celaka lagi adalah meminta kepada si penghuni kubur. Ini sudah merupakan kesyirikan yang serupa dan telah diperbuat oleh umat jahiliyyah dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Jangankan untuk shalat di kuburan, shalat mengarah ke kuburan saja sudah&lt;strong&gt;haram hukumnya&lt;/strong&gt;. Maksudnya, syari’at Islam tidak membolehkan sholat di tempat yang pada arah kiblatnya terdapat kuburan, lebih-lebih shalat di tempat yang sekelilingnya kuburan. Di antara perbuatan dalam shalat adalah duduk, maka duduk pun dilarang di kuburan. Maksudnya di tempat tanah pekuburan, meskipun tidak persis di atas kuburan. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (yang artinya):&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Dari Abu Martsid al-Ghanawy radhiyallahu ‘anhu berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Janganlah kamu duduk di atas kuburan dan jangan pula shalat menghadapnya’.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Setan memiliki cara yang amat halus dalam menyesatkan manusia. Pertama ia mengajak untuk berdoa di kuburan. Maka orang tersebut berdoa dengan khusyuk dan tunduk sepenuh hati serta merasa lemah tidak berdaya. Maka Allah mengabulkan permintaannya lantaran apa yang terdapat dalam hatinya bukan karena kuburan. Seandainya dia berdoa seperti itu ditempat-tempat yang kotor sekalipun tentu Allah akan mengabulkan doanya. Lalu orang bodoh mengira bahwa itu adalah karena kuburan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Ketahuilah Allah azza wa jalla mengabulkan doa orang yang dalam kesulitan sekalipun orang kafir. Dan bukanlah setiap orang yang dikabulkan doanya berarti ia diridhoi dan dicintai Allah azza wa jalla atas perbuatannya. Sesungguhnya Allah azza wa jalla mengabulkan doa orang yang baik dan orang yang berdosa, orang mukmin dan orang kafir. Sebagian manusia berdoa dengan hal yang melampaui batas dan sesuatu yang dilarang, namun hal tersebut terkabul, maka ia mengira bahwa perbuatannya tersebut baik.&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-8" id="fnref-1541-8" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;8&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Tatkala setan berhasil mempengaruhi manusia dengan berasumsi bahwa berdoa di kuburan lebih baik daripada berdoa di kuburan di masjid dan dirumahnya. Setan memindahkannya kepada tingkat yang berikutnya yaitu bertawassul dengan orang mati, hal ini lebih berbahaya daripada hal yang sebelumnya.&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-9" id="fnref-1541-9" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;9&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Tatkala setan berhasil pula mempengaruhi manusia bahwa bertawassul dengan orang mati lebih cepat terkabulkan permintaannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Setelah itu, setan memindahkannya pada tingkat berikutnya, yaitu meminta kepada orang mati itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Kemudian menjadikan kuburannya sebagai sesembahan dan tempat yang meminta. Lalu dinyalakan lampu disekelilingnya dan diberi kelambu, kemudian dilanjutkan membangun masjid diatasnya. Lalu sholawat, thowaf, menciumnya serta berhaji dan menyembelih hewan di sisinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Kemudian berlanjut lagi pada tingkat berikutnya yaitu dengan mengajak manusia untuk menyembahnya dan menjadikan sebagai tempat perayaan dan manasik. Mereka meyakini bahwa hal itu lebih bermanfaat bagi dunia dan akhirat mereka.”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-10" id="fnref-1541-10" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;10&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;7. Membangun masjid dekat kuburan atau mengubur mayat di pekarangan masjid&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sebagian orang telah terjerumus ke dalam kebiasaan Ahli Kitab, mereka membangun masjid dekat kuburan orang-orang yang mereka anggap sholih. Atau menguburkannya di pekarangan masjid. Padahal larangan terhadap perkara tersebut dengan tegas telah dijelaskan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (yang artinya):&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Jundub ia berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda lima hari sebelum beliau wafat:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian menjadikan kuburan para nabi dan orang-orang shalih mereka sebagai masjid. Ketahuilah! Janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai masjid, sesungguhnya aku melarang kalian dari hal itu’.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dalam sabda beliau yang lain (yang artinya):&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Aisyah bahwa Ummu Salamah menyebutkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebuah gereja yang ia lihat di negeri Habasyah, yang diberi nama gereja Maria. Ia menceritakan bahwa ia melihat lukisan di dalamnya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Mereka adalah kaum yang bila meninggal seorang yang sholih di kalangan mereka, mereka membangun masjid di atas kuburannya dan membuat lukisan-lukisan tersebut di dalamnya. Mereka adalah makhluk yang paling jelek di sisi Allah’.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Bukhari dan Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari kedua hadits diatas sangat jelas menegaskan tentang&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;haramnya membangun masjid di atas tanah pekuburan&lt;/strong&gt;. Barangsiapa melakukannya maka ia telah melanggar larangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Jundub radhiyallahu ‘anhu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;strong&gt;Orang yang melakukannya adalah makhluk yang paling jelek disisi Allah azza wa jalla&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat orang yang membangun masjid di atas tanah kuburan. Sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu saat detik-detik terakhir dari kehidupan beliau (yang artinya):&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Aisyah dan Abdullah ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum, keduanya berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam semakin merasakan sakit, beliau menutup mukanya dengan bajunya. Apabila sakitnya agak berkurang beliau membuka mukanya. Dalam kondisi seperti itu beliau bersabda:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Laknat Allah lah di atas orang Yahudi dan Nasrani yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid’.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Bukhari dan Muslim]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Hadits ini menjelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan terhadap apa yang mereka perbuat. Di antara hikmahnya kenapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan hal tersebut saat beliau akan wafat ialah agar umat ini jangan meniru apa yang dilakukan orang Yahudi dan Nasrani tersebut. Kuburan para nabi saja tidak boleh dijadikan masjid, apalagi kuburan selainnya!!&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dalam riwayat lain Aisyah radhiyallahu ‘anha menyebutkan (yang artinya):&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam waktu sakit yang beliau yang wafat padanya:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;‘Allah melaknat orang Yahudi dan Nasrani karena menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid. Berkata Aisyah radhiyallahu ‘anha, kalau bukan karena itu tentulah mereka (para sahabat) menjadikan di tempat kuburannya, melainkan aku takut akan dijadikan masjid’.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[HR.Bukhari]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Hadits ini adalah diantara hadits-hadits yang terakhir yang diucapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hidup beliau. Jadi tidak ada alasan bagi orang yang suka berkelit bahwa hadits tersebut mansukh. Kemudian Aisyah radhiyallahu ‘anha menyebutkan di antara hikmah dikuburnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam rumah beliau yaitu agar orang tidak mengkultuskan kuburan beliau.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Sesungguhnya larangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjadikan kuburannya dan kuburannya lainnya sebagai masjid karena khawatir timbulnya fitnah. Karena hal tersebut bisa membawa kepada kekufuran sebagaimana telah terjadi pada kebanyakan umat-umat yang lalu’.”&lt;sup class="footnote"&gt;&lt;a href="#fn-1541-11" id="fnref-1541-11" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;11&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;8. Bertawasul dan beristighotsah dengan orang yang sudah mati&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Ketika sebagian kaum muslimin tidak mengindahkan berbagai nasehat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang telah dijelaskan di atas, lalu setan menjerumuskan mereka kepada hal-hal yang membawa kepada kesyirikan. Sehingga sebagian orang yang telah memaknai lain terhadap kuburan. Mereka menjadikan kuburan sebagai mediator untuk berdoa, mereka bertawassul dan beristighotsah dengan orang mati.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Pada hakikatnya bertawassul itu terbagi kepada beberapa bentuk. Ada yang diperbolehkan dan ada pula yang terlarang.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Yang dibolehkan adalah&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;- bertawassul dengan nama dan sifat-sifat Allah azza wa jalla,&lt;br /&gt;- bertawassul dengan amal sholih&lt;br /&gt;- dan bertawassul dengan doa orang yang sholih&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;yang hidup lagi hadir&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Yang terlarang adalah&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;- bertawassul dengan dzat dan Jaah (kedudukan) orang sholih,&lt;br /&gt;- bertawassul dengan orang sholih yang hidup tetapi tidak hadir&lt;br /&gt;- dan bertawassul dengan orang yang sudah mati.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sebagian orang yang memahami dan mengira bahwa kehidupan para Nabi, orang yang mati syahid dan orang-orang sholih di alam Barzakh sama seperti kehidupan mereka di alam dunia. Mereka mengira bahwa Nabi atau orang sholih tersebut dapat mendengar doa mereka. Sehingga ketika mereka ditimpa masalah, mereka mendatangi kuburan para wali dengan maksud agar dibantu mencarikan jalan keluar dari kesulitan yang sedang mereka hadapi. Ada yang meminta jodoh, pekerjaan, dimudakan usahanya, disembuhkan penyakitnya dan seterusnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Jangankan setelah kematian para wali tersebut, sewaktu hidupnya saja para wali tersebut tidak mampu memenuhi permintaan mereka. Jika minta kekayaan kepada mereka, sewaktu hidupnya saja walinya mengumpulkan sedekah dari murid-muridnya. Jika minta disembuhkan dari penyakit, wali itu sendiri tidak mampu menyembuhkan penyakitnya sampai dirinya meninggal.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Kenapa kita tidak secara langsung meminta kepada Allah Yang Maha Pengasih, Maha Pemurah, Maha Kaya lagi Maha dekat dan Maha sempurna dalam segala sifat-sifatnya yang mulia. Sedangkan selain Allah azza wa jalla adalah makhluk yang memiliki kekurangan dan kelemahan dalam berbagai segi. Ia tidak dapat mendengar dari jarak jauh, apalagi setelah mati. Jika ia memiliki sesuatu untuk diberikan kepada orang lain, maka sungguh amat terbatas kualitas dan kuantitasnya. Adapun Allah Yang Maha Kaya mampu memberi segala apa yang diminta oleh hamba-Nya dan berapapun jumlahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Kehidupan para Nabi dan Syuhada’ di alam barzakh adalah kehidupan yang amat jauh berbeda dengan kehidupan dunia. Tidak ada yang mengetahui kondisi dan hakikatnya. Maka tidak boleh meng-qiaskan antara kehidupan alam barzakh dengan kehidupan alam dunia ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sebagaimana firman Allah azza wa jalla:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;وَلَٰكِنْ لَا تَشْعُرُونَ&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Dan akan tetapi kalian tidak menyadarinya.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[QS.al-Baqarah/2:154]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Maksud dari ayat tersebut adalah bahwa kalian tidakah mengetahui bagaimana keadaan sebenarnya melalui panca indra. Karena hanya Allah azza wa jall yang mengetahui hakikat kehidupan mereka para syuhada’ tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Tidak pernah kita temukan pada kehidupan para sahabat bahwa mereka bertawassul dan beristighotsah dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apalagi dengan para sahabat yang telah meninggal. Sekalipun di antara mereka yang meninggal tersebut ada yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Demikian pula jika kita melihat doa-doa mustajab yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada sahabat beliau radhiyallahu ‘anhuma, tidak ada satupun dijumpai yang berkonteks tawassul dan beristighotsah dengan orang mati.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Jangankan untuk mengetahui kebutuhan orang lain, kelanjutan dari perjalanan hidup mereka sendiri setelah mati dan kapan dibangkitkan saja mereka tidak tahu. Sebagaimana firman Allah azza wa jalla:&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ . أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاءٍ ۖ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Dan orang-orang yang mereka seru selain Allah, tidak menciptakan sesuatu apapun , sedangkan mereka sendiri diciptakan! Orang-orang mati tidak hidup, dan mereka tidak mengetahui bilakah mereka akan dibangkitkan.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[QS.an-Nahl/16:20-21]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;big&gt;قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ&lt;/big&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;“Katakanlah: Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghoib kecuali Allah, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;[QS.an-Naml/27:65]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Adapun dalil-dalil yang menyebutkan tentang si mayat dapat mendengar langkah orang yang mengantarkannya ke kubur tidak lah menunjukkan bahwa ia mendengar selama-lamanya. Namun pada hanya saat itu saja dan yang dapat ia dengar hanyalah suara langkah saja tidak semua apa yang ada di atas dunia. Kalau tidak demikian tentu mereka juga tersiksa dengan suara petir, hujan, angin kencang, suara binatang dan serangga yang ada di sekitar kuburnya serta segala hal yang memekakkan di dunia ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Wallahu A’lam.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Sumber:&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://alqiyamah.wordpress.com/2010/01/27/budaya-pengkultusan-kuburan-dr-ali-musri-semjan-putra-m-a-hafizhahullah/" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;Al Qiyamah – Moslem Weblog&lt;/a&gt;, yang diketik ulang (dgn segala kekurangannya terutama tidak adanya teks dalam bahasa arab) dari Majalah AL FURQON Edisi Khusus 7 Th.ke-9 1430/2009 hal.42-46&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Semoga bermanfaat bagi kami dan kaum muslimin..&lt;/p&gt;&lt;div class="footnotes"&gt;&lt;h3 style="margin: 0.5em 0px; padding: 0px; font-size: 1.2em; font-weight: bold;"&gt;Catatan Kaki:&lt;/h3&gt;&lt;ol style="margin: 0.5em 0px 0.5em 30px; padding: 0px;"&gt;&lt;li id="fn-1541-1" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat AR.al-Bukhari: 4/1873 (4636)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-1" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-2" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Dinukil Imam an-Nawawi dalam Syarah Muslim: 7/27&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-2" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-3" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Tentunya yang menghancurkan disini bukanlah sembarang orang, tapi pemerintah kaum muslimin, yang memiliki kekuasaan untuk melakukannya. Dan hal ini pula yang dikatakan oleh al-Imam asy-Syafi’iy Råhimahullåh:&lt;blockquote style="margin: 0.25em; padding: 0.5em; font-family: Georgia,Arial,serif; background-image: none; border-left: 4px solid rgb(204, 204, 204); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="margin: 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Aku telah menyaksikan pemerintah menghancurkan bangunan yang dibangun di atas kuburan dan perbuatan tersebut tidak dicela para fuqaha ketika itu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;(Lihat Al-Umm)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p style="margin: 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-3" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-4" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat Faidhul Qodir: 6/309&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-4" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-5" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat HR.Bukhari: 1/457&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-5" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-6" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat as Silsilah adh Dho’ifah: 3/397 (1246)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-6" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-7" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat as Silsilah adh Dho’ifah: 3/452 (1290)&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-7" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-8" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat Ighatsatullahfaan: 1/215&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-8" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-9" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat Ighatsatullahfaan: 1/216&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-9" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-10" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat Ighatsatullahfaan: 1/217&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-10" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="fn-1541-11" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;small style="font-size: 11px;"&gt;Lihat Syarah an-Nawawi: 5/13&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="footnotereverse"&gt;&lt;a href="#fnref-1541-11" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;↩&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/small&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="margin: 0.5em 0px; padding: 0px; font-size: 1.2em; font-weight: bold;"&gt;Artikel Terkait:&lt;/h3&gt;&lt;ol style="margin: 0.5em 0px 0.5em 30px; padding: 0px;"&gt;&lt;li style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;a href="http://abuzuhriy.com/?p=1555" rel="bookmark" title="Permanent Link: Kumpulan fatwa ‘ulama ahlus-sunnah tentang kuburan" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;Kumpulan fatwa ‘ulama ahlus-sunnah tentang kuburan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="entry-meta" style="margin: 0.5em 0px; padding: 0.2em 0px 0.3em;"&gt;Terdapat Dalam:&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://abuzuhriy.com/?cat=10" title="View all posts in Aqidah" rel="category" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;Aqidah&lt;/a&gt;,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://abuzuhriy.com/?cat=46" title="View all posts in Tauhid Uluhiyyah" rel="category" style="text-decoration: none; font-weight: bold; color: rgb(225, 7, 7);"&gt;Tauhid Uluhiyyah&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-3411916515893814617?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/3411916515893814617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/budaya-pengkultusan-kuburan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/3411916515893814617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/3411916515893814617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/budaya-pengkultusan-kuburan.html' title='Budaya pengkultusan kuburan'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-6652048231587550065</id><published>2010-04-11T06:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T06:40:08.497-07:00</updated><title type='text'>KEUTAMAAN HARI JUM'AT</title><content type='html'>Segala puji bagi Allah Rab semesta alam, shalawat serta salam semoga  tetap tercurah kepada Rasulullah beserta para keluarga, sahabat, dan  orang-orang yang tetap istiqomah menegakkan risalah yang dibawanya  hingga akhir zaman..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kaum muslimin ....Allah l telah menganugerahkan bermacam-macam  keistimewaan dan keutamaan kepada umat ini. Diantara keistimewaan itu  adalah hari Jum'at, setelah kaum Yahudi dan Nasrani dipalingkan darinya.&lt;br /&gt;Abu Hurairah zmeriwayatkan, Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari  Jum'at sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi  adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad,  kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari  Jum'at sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara  berurutan, yaitu hari Jum'at, Sabtu dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka  pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita  adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah  urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh  makhluk". (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata: "Hari ini dinamakan Jum'at, karena  artinya merupakan turunan dari kata al-jam'u yang berarti perkumpulan,  karena umat Islam berkumpul pada hari itu setiap pekan di balai-balai  pertemuan yang luas. Allah l memerintahkan hamba-hamba-Nya yang mukmin  berkumpul untuk melaksanakan ibadah kepada-Nya. Allah l berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat  pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan  tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu  mengetahui". (QS. 62:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan shalat Jum'at dengan penuh  ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan  cepat-cepat, karena berjalan dengan cepat untuk shalat itu dilarang.  Al-Hasan Al-Bashri berkata: Demi Allah, sungguh maksudnya bukanlah  berjalan kaki dengan cepat, karena hal itu jelas terlarang. Tapi yang  diperintahkan adalah berjalan dengan penuh kekhusyukan dan sepenuh  hasrat dalam hati. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir : 4/385-386).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata: Hari Jum'at adalah hari ibadah. Hari  ini dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, laksana bulan  Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada  hari Jum'at seperti waktu mustajab pada malam lailatul qodar di bulan  Ramadhan. (Zadul Ma'ad: 1/398).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN HARI JUM'AT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hari Terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah y bersabada: "Hari terbaik  dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu  Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat  tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum'at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah z berkata Rasulullah y bersabda: " Sesungguhnya pada hari  Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan  shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah  akan mengabulkannya. Rasululllah y mengisyaratkan dengan tangannya  menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang  kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada dua  yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang  sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua,  sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat  tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari  lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah  pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding  bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan: "Dan sedekah pada  hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman  di Surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki  pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada  mereka setiap hari Jum'at".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hari besar yang berulang setiap pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas z berkata : Rasulullah y bersabda:&lt;br /&gt;"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka  siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih  dahulu ......". (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Hari dihapuskannya dosa-dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah y bersabda: "Siapa yang mandi  pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya,  mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa  melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai  tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya  di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk  tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan  puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aus bin Aus z berkata: Rasulullah y bersabda: "Siapa yang mandi pada  hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati  shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan  mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal  yang mudah bagi Allah". (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih  oleh Ibnu Huzaimah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul  khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah y bersabda:"Setiap muslim  yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan  menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai  shahih oleh Al-Bani).&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=4359818&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=403181381041&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=403181381041&amp;amp;id=301729376267"&gt;&lt;img src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs472.snc3/25872_381179661267_301729376267_4359818_2492690_n.jpg" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() {  adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-6652048231587550065?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/6652048231587550065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/keutamaan-hari-jumat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6652048231587550065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6652048231587550065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/keutamaan-hari-jumat.html' title='KEUTAMAAN HARI JUM&apos;AT'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-283234049965883763</id><published>2010-04-07T08:35:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:36:22.535-07:00</updated><title type='text'>KITAB TAUHID</title><content type='html'>Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala. Kita memuji, memohan  pertolongan dan meminta ampun kepadaNya. Kita berlindung kepada Allah  dari kejahatan diri dan keburukan amal perbuatan. Barang siapa diberi  petunjuk oleh Allah Subhanahu wata’ala maka tidak ada yang bisa  menyesatkannya, dan barang siapa disesatkan oleh Allah  maka tidak ada  yang bisa menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak  disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi  bahwa Muhammad itu adalah hamba dan RasulNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kitab TAUHID oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=ecddb545eec54581828e75519aa26483&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fadealam.wordpress.com%2F2010%2F01%2F08%2Fsyaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-at-tamimi%2F" target="_blank" title="http://adealam.wordpress.com/2010/01/08/syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-at-tamimi/"&gt;&lt;b&gt;Syaikh  Muhammad bin Abdul Wahab At Tamimi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita koreksi tauhid kita sudah benarkah tauhid kita...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Daftar Isi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=5240afe2a4f6ac6cd038abebf33694c6&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D219151545473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=219151545473"&gt;Kata  Pengantar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=74ddada9acb862492f06a16d2c39a6fa&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D219208290473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=219208290473"&gt;Tauhid  [Hakekat dan Kedudukannya]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=aba7cf3e536103c40c88a6d2570729ec&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D219902975473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=219902975473"&gt;Keistimewaan  Tauhid dan Dosa-dosa yang Diampuni karenanya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=c41f6fafbb95389d8be2d400fce9a84c&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D219922585473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=219922585473"&gt;Mengamalkan  Tauhid dengan Semurni-murninya Bisa Menyebabkan Masuk Surga Tanpa Hisab&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=23b7248b88ac6be3331b5df8cc2a78ab&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D220294610473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=220294610473"&gt;Takut  Kepada Syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=9558fc2d32710fb1f99747aaf3f71ca7&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D220309010473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=220309010473"&gt;Dakwah  Kepada Syahadat “La Ilaha Illallah”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=67b1e14d7bd2bb251326591ee1e3d4b2&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D220598170473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=220598170473"&gt;Penjelasan  Tentang Makna Tauhid dan Syahadat “La Ilaha Illallah”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=c76ca710661260600b30cbf267c8226b&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D221232165473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=221232165473"&gt;Memakai  Gelang dan Sejenisnya untuk Menangkal Bahaya adalah Perbuatan Syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a&gt;Ruqyah dan Tamimah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=3b4aefb5047687eccf1c23fd8a9cb773&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D221676965473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=221676965473"&gt;Minta  Berkah Kepada Pepohonan, Bebatuan atau yang Sejenisnya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=d7352eaffb3d4632e9ac6f01c2d5a13b&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D221697155473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=221697155473"&gt;Menyembelih  binatang bukan karena Allah Subhanahu wata’ala&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=3272ab816d0ff1bc0e549942c95b8c54&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D222594925473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=222594925473"&gt;Menyembelih  binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang  bukan karena Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=05d7f44af611c7a985de1b91fb479d9f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D222606520473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=222606520473"&gt;Bernadzar  untuk selain Allah adalah syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a&gt;Meminta perlindungan kepada selain Allah adalah syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=bb6abc85578d66bd7a47e760638af2a5&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D222619805473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=222619805473"&gt;Berdo’a  kepada selain Allah adalah syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=8a8abaf840391ddd4d46ba51db39aef5&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D222627180473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=222627180473"&gt;Ibadah itu  hak milik Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a&gt;Malaikat makhluk yang perkasa bersujud kepada Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=269c0045eadc24eadc62efe29b32b949&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D224084165473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=224084165473"&gt; Syafa’at&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=0d25444b733754619aafb280ae43952a&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D224092560473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=224092560473"&gt;Nabi tidak  dapat memberi hidayah kecuali dengan kehendak Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=10b3ed5ff699564ea1e06364e8f38e49&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D224099460473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=224099460473"&gt;Penyebab  utama kekafiran adalah berlebih-lebihan dalam mengagungkan orang-orang  sholeh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=93bc0de04c6ce49fd538333dbffd0582&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D224119195473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=224119195473"&gt;Larangan  beribadah kepada Allah di sisi kuburan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=7173e6e66d881e535bfadca722a9cde1&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D226986065473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=226986065473"&gt;Berlebih-lebihan  terhadap kuburan orang-orang sholeh menjadi sebab dijadikannya  sesembahan selain Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=1c3def126c7186e392b51bcfa1edbcaa&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D227013905473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=227013905473"&gt;Upaya  Rasulullah dalam menjaga Tauhid dan menutup setiap jalan yang menuju  kepada syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=a9f423ad77a6a374f11a0b62c6612f26&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D227035750473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=227035750473"&gt;Penjelasan  bahwa sebagian umat ini ada yang menyembah berhala&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=3c31889bf30a8074b2a468b588a3a5c9&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D227047970473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=227047970473"&gt;Hukum  Sihir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=b3e74cbe4eadf87adff8080126963501&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D227056645473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=227056645473"&gt;Macam-macam  Sihir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=47d0ed83cc498e7b13593602f7f88970&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D228958335473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=228958335473"&gt;Dukun,  tukang ramal dan sejenisnya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=6f83495711e7ceea4682e51827028007&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D228991835473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=228991835473"&gt;Nusyrah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=acc8e9af73c48605c39fb3c9f2237047&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D228995500473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=228995500473"&gt;Tathoyyur&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=a26c619459cb04ff1fb9611ce91b86d7&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229001235473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229001235473"&gt;Ilmu nujum  (Perbintangan)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=745182fa330344c05edc606372469622&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229020935473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229020935473"&gt;Menisbatkan  turunnya hujan kepada binatang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=5ab9510a57745219152bb7e5d0d7042c&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229349400473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229349400473"&gt;Cinta  kepada Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=f450562a73177351782071d517d6b580&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229362855473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229362855473"&gt;Takut  kepada Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=35d704167c8d066304bbbc24cc1b6a32&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229389295473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229389295473"&gt;Tawakkal  kepada Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=378639c6e79f8dfec399e4927f2e4f74&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229402490473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229402490473"&gt;Merasa  aman dari siksa Allah dan berputus asa dari RahmatNya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=e502818ecb6a9f3b6aa488f307af1efc&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229416720473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229416720473"&gt;Sabar  terhadap takdir Allah adalah bagian dari Iman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=b9ba835bacfc3d495278898578b9c59f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229427960473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229427960473"&gt;Riya’&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=9e7ac9be6b7d42001a3caa1aa0a73f76&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229437380473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229437380473"&gt;Beramal  sholeh untuk kepentingan dunia adalah syirik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=be9fde681e6b57749a6cbdab65ee252d&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229449675473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229449675473"&gt;Mentaati  ulama dan umara’ dalam menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang  halal berarti mempertuhankan mereka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=a336fe5812d4a373ddc6b964a5d02927&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229463275473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229463275473"&gt;Berhakim  kepada selain Allah dan RasulNya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=497d4a5661d43b1446dee0a173495c98&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D229478430473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=229478430473"&gt;Mengingkari  sebagian Asma’ dan Sifat Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=51ae20c58ec0c1a41fd8dff18d7a9770&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D230448060473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=230448060473"&gt;Ingkar  terhadap nikmat Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=55878d3381f713009b44d1da8fd0d0dc&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D230451950473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=230451950473"&gt;Larangan  menjadikan sekutu buat Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=3c8bee8188486149a74815b82add2af3&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D230457955473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=230457955473"&gt;Tidak rela  terhadap sumpah yang menggunakan nama Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=22a6e3f4b4c44a046fe05dc81caddcb1&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D230462560473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=230462560473"&gt;Ucapan  Seseorang : “Atas kehendak Allah dan kehendakmu”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=adbc67507894e3ce7ce1a8857c19c38b&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D230466335473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=230466335473"&gt;Mencaci  masa berarti mencaci Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=2003e317ffa9f6175f0c7f12f66e54da&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D232461635473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=232461635473"&gt;Penggunaan  gelar “qodli qudlot” [hakimnya para hakim]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=f9a499996db642d2254ef4bffa4c68ce&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D232581135473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=232581135473"&gt;Memuliakan  nama-nama Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=9b88f7192da1eb4d6111dba94b68dccd&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D232664355473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=232664355473"&gt;Bersenda  gurau dengan menyebut nama Allah, Al Qur’an atau Rasulullah Shallallahu  ‘alaihi wasallam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=3d7c657627cab292a4b044348b01e761&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D232682165473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=232682165473"&gt;Mensyukuri  nikmat Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=907f2d8f7c89107f849360bd543916e9&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D232722620473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=232722620473"&gt;Memberi  nama yang diperhambakan kepada selain Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=fca7051c85ad5635c25c3c957b77abe8&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236111845473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236111845473"&gt;Penetapan  Al Asma’ul Husna hanya untuk Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=109c132e7cab3f8448c6727ac11d37d5&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236116755473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236116755473"&gt;Larangan  mengucapkan “ As salamu alallah”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=86708fef37a56050f9de847ccef7dc1c&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236128565473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236128565473"&gt;Ucapan  “Ampunilah aku jika engkau menghendaki”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=f4e93130e757b861af149a738fbf7181&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236149940473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236149940473"&gt;Larangan  mengucapkan “Hambaku”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=c28653aa89b391cf10a00e89bb1b80e6&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236154895473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236154895473"&gt;Larangan  menolak permintaan yang menyebut nama Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=cbcd55b7dca09fa78f3f9d5ca9fd7243&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236157430473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236157430473"&gt;Larangan  meminta sesuatu dengan menyebut nama Allah kecuali surga&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=845597bd1075e8fe64598859ced16335&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236159990473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236159990473"&gt;Ucapan  “Seandainya”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=f9e88a914db3a3798d6e1fd7ba663714&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236167055473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236167055473"&gt;Larangan  mencaci maki angin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=6a17a23184a542ccd629c3802986ff55&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236173365473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236173365473"&gt;Larangan  berprasangka buruk kepada Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=7fbe8ca841f7fe66408375a4180cb06f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236184005473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236184005473"&gt;Mengingkari  takdir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=fc516455e1fe766674af7e91e73b844c&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236199990473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236199990473"&gt;&lt;span&gt;Orang  yang menggambar/melukis/berfoto&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;   (Mushowwir)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=8f9e99fafea2b35a96b30300ba04491f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236210230473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236210230473"&gt;Larangan  banyak bersumpah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=98687c2c935f0754b3f18c6ae2da0dde&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236215565473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236215565473"&gt;Perjanjian  Allah dengan NabiNya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=9fa2b7abb3639a660cb2fd923ecef772&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236220980473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236220980473"&gt;Larangan  bersumpah mendahului Allah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=0483597cb75d41b6d29abfb6df32a33a&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236224190473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236224190473"&gt;Larangan  menjadikan Allah sebagai wasilah kepada mahlukNya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=e4b8372b59d7cb7b418574c457b97a7f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236227085473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236227085473"&gt;Upaya  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menjaga kesucian Tauhid&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=265304625473&amp;amp;h=7b5389ecdaf4a75d32b0762f71e4e2c6&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote.php%3Fnote_id%3D236233230473" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note.php?note_id=236233230473"&gt;Keagungan  dan kekuasaan Allah Subhanahu wata’ala&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://adealam.wordpress.com/2010/01/05/kitab-tauhid/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;02864d1987672a603aa6b9fae0dcd5a4&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://adealam.wordpress.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;om/2010/01/05/kitab-tauhid&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Daftar Istilah dalam Kitab ini&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Adh-h = ‘Idhah&lt;/b&gt; : Sihir, dusta, tindakan mengadu domba, menghasut  dan memfitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Adhih (ism fa’il)&lt;/b&gt; : Tukang sihir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Adwa &lt;/b&gt;:  Penjangkitan atau penularan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Ain &lt;/b&gt;: Pengaruh jahat yang disebabkan oleh rasa dengki seseorang  melalui matanya, kena mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Alaihissalam &lt;/b&gt;: Semoga salam sejahtera senantiasa dilimpahkan  (Allah) kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Allah akbar &lt;/b&gt;: Allah Maha besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Atsar &lt;/b&gt;: ada dua pengertian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Hadits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Perkataan atau perbuatan yang dinisbatkan kepada sahabat atau  tabi’in.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Azimah &lt;/b&gt;: Lihat ruqyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Azza wa Jalla &lt;/b&gt;: Maha Mulia dan Maha Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Barzakh &lt;/b&gt;: Alam ghaib setelah manusia meninggal dunia sampai hari  kiamat, atau alam kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dinar &lt;/b&gt;: Nama satuan uang, pada zaman Rasulullah  Shallallahu’alaihi wasallam yang terbuat dari emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dirham &lt;/b&gt;: Nama satuan uang, pada zaman Rasaulullah  Shallallahu’alaihi wasallam yang lebih kecil nilainya daripada dinar,  yang terbuat dari perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fai’ &lt;/b&gt;: Harta yang diperoleh kaum muslimin dari musuh tanpa  melalui peperangan, karena ditinggal lari oleh pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fa’l &lt;/b&gt;: Perasaan optimis, harapan bernasib baik dan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ghanimah&lt;/b&gt; : Harta yang diambil alih oleh kaum muslimin dari musuh  mereka ketika dalam peperangan, rampasan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ghaul &lt;/b&gt;: Hantu (gendruwo), salah satu jenis jin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hadits &lt;/b&gt;: Tuntunan dan tradisi yang diajarkan Rasalullah  Shallallahu’alaihi wasallam melalui sabda, sikap, perbuatan dan  persetujuan beliau, sesuatu yang dinisbatkan kepada Nabi, baik berupa  perkataan, perbuatan, sikap, atau persetujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hamah &lt;/b&gt;: Burung hantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hasan&lt;/b&gt; : Hadits yang tingkatannya di bawah hadits shoheh, karena  daya hafal atau kecermatan dan ketelitian orang yang meriwayatkannya  masih kurang, tetapi bila banyak atau ada berbagai jalan dalam  meriwayatkannya maka hadits tersebut meningkat menjadi shoheh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ibadah &lt;/b&gt;: Penghambaan diri kepada Allah Subhanahu wata’ala dengan  mentaati segala perintahNya, dan menjauhi segala laranganNya,  sebagaimana yang telah diajarkan Rasulullah, disertai dengan penuh rasa  kerendahan hati dan penuh rasa cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Iman&lt;/b&gt; : Ucapan hati dan lisan yang disertai dengan perbuatan,  diiringi dengan ketulusan niat karena Allah, dan dilandasi dengan  berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Isnad &lt;/b&gt;: Silsilah orang-orang yang meriwayatkan hadits dari  Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Istinja’&lt;/b&gt; : Bersuci atau membersihkan diri setelah buang hajat  kecil atau besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Iyafah&lt;/b&gt; : Meramal nasib baik dengan menerbangkan burung, apabila  terbang ke arah kanan berarti ada alamat baik. Sedang bedanya dengan  thiyarah adalah kalau thiyarah itu meramal nasib buruk, atau merasa  bernasib sial dengan melihat burung, hewan atau lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jahiliyah&lt;/b&gt; : Kebodohan, yaitu suatu zaman yang ciri utamanya ialah  mengagungkan selain Allah dengan disembah, dipuja, dipatuhi dan  ditaati. Ciri lainnya kebobrokan mental dan kerusakan akhlak, seperti  zaman sebelum Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ja’iz &lt;/b&gt;: Mubah, tidak dilarang dan tidak pula dianjurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jayyid &lt;/b&gt;: Suatu tingkatan sanad di atas hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jibt &lt;/b&gt;: Sihir, sebutan yang bisa digunakan untuk sihir, tukang  sihir, tukang ramal, dukun, berhala dan yang sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jizyah &lt;/b&gt;: Semacam pajak yang dipungut dari orang-orang non muslim  yang mampu lagi dewasa, sebagai ganti daripada zakat yang dipungut dari  orang-orang Islam, atas segala perlindungan dan ketentraman yang  diberikan oleh kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Al Khalil &lt;/b&gt;: Kekasih mulia, tingkatannya lebih tinggi daripada  habib (kekasih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Khamilah&lt;/b&gt; : Pakaian yang berbulu atau berbeludru, pakaian tersebut  terbuat dari wool.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Khamisah &lt;/b&gt;: Pakaian yang terbuat dari dari wool atau sutera dengan  sulaman yang indah lagi menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kunyah (baca : kun-yah) &lt;/b&gt;: Nama panggilan untuk kehormatan,  seperti : Abu al–Abbas, Abu Abdillah, Abu Ahmad, dll. Biasanya diambil  dari nama anak yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makruh&lt;/b&gt; : Sesuatu yang apabila dikerjakan kurang baik, tetapi  apabila ditinggalkan akan mendapat pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Marfu’&lt;/b&gt; : Hadits yang disampaikan oleh Rasulullah, sesuatu yang  dinisbatkan kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam baik itu  berupa ucapan, perbuatan, sikap atau persetujuan, meskipun yang  menisbatkan itu seorang sahabat atau tabi’in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mauquf &lt;/b&gt;: Sesuatu yang dinisbatkan kepada seorang sahabat, baik  itu berupa ucapan, perbuatan atau persetujuan, perkataan yang diucapkan  seorang sahabat atau perbuatan yang dilakukannya atau persetujuannya  terhadap apa yang dilakukan seorang tabi’in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mufti &lt;/b&gt;: Orang yang memberikan fatwa atau petunjuk atas suatu  masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nadzar &lt;/b&gt;: Ungkapan seseorang dengan ucapan bahwa ia akan melakukan  sesuatu untuk Alloh jika tercapainya sesuatu baginya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nau’&lt;/b&gt; : Bintang, arti asalnya : tenggelamnya atau terbitnya suatu  bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nusyrah &lt;/b&gt;: Tindakan untuk menyembuhkan atau mengobati orang yang  terkena sihir dengan mantera atau jampi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Qadha = qadar&lt;/b&gt; : Ketetapan ilahi, artinya bahwa segala sesuatu  yang terjadi di alam semesta ini diketahui, dicatat, dikehendaki dan  diciptakan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Qunut&lt;/b&gt; : Membaca doa dalam shalat, dilakukan sebelum ruku’ atau  sesudahnya pada rakaat terakhir, terutama pada waktu nazilah (dalam  keadaan ada bahaya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Radhiyallahu ‘anhu; ‘anha; ‘anhuma &lt;/b&gt;: Semoga Allah senantiasa  melimpahkan keridhaan kepadanya (laki-laki, wanita, mereka berdua).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Risywah&lt;/b&gt; : Sogokan, uang semir, uang pelicin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Riya’&lt;/b&gt; : Melakukan suatu amal dengan cara tertentu supaya  diperhatikan orang lain dan dipujinya, contohnya : seseorang melakukan  shalat, lalu memperindah shalatnya ketika dia mengetahui ada orang lain  yang memperhatikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ruqyah&lt;/b&gt; : Usaha penyembuhan suatu penyakit dengan pembacaan  ayat-ayat Al Qur’an, doa-doa, atau mantera-mantera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sakrat al maut&lt;/b&gt; : Rasa pedih dan sakit yang dirasakan seseorang  ketika dicabut nyawanya, sekarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sanad&lt;/b&gt; : Lihat Isnad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Shafar&lt;/b&gt; : Bulan kedua dalam tahun hijriyah, yaitu bulan sesudah  bulan bulan muharram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Shahih&lt;/b&gt; : Hadits yang diriwayatkan secara bersinambung oleh  orang-orang yang terpercaya (prilaku, daya hafal dan kecermatannya)  mulai dari awal sanad sampai yang terakhir, bebas dari suatu keganjilan  atau sebab yang menjadikan hadits tersebut lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/b&gt; : Semoga Allah senantiasa  melimpahkan shalawat dan salam sejahtera kepada beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Subhanahu wa ta’ala &lt;/b&gt;: Maha suci Allah dan Maha tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Subhanallah&lt;/b&gt; : Maha suci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syahadat&lt;/b&gt; : persaksian dengan hati dan lisan bahwa “Tiada sembahan  yang hak selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, dengan  mengerti maknanya dan mengamalkan apa yang menjadi tuntunannya, baik  zhahir maupun batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syafaat&lt;/b&gt; : Perantaraan, yaitu perantaraan yang akan dilakukan oleh  Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam kepada Allah, dan hal itu dengan  seizinNya, untuk meringankan beban umat manusia ketika di padang  mahsyar (pada hari kiamat) dan inilah yang dinamakan syafaat al kubra  (terbesar) atau disebut juga al Maqam al mahmud, untuk memasukkan ke  dalam surga bagi mereka yang berhak mendapatkan surga, untuk tidak  memasukkan ke neraka bagi ahli tauhid dari umatnya yang berdosa yang  semestinya masuk neraka, untuk mengeluarkan dari neraka orang orang ahli  tauhid yang berdosa yang sudah masuk neraka, untuk menambahkan pahala  dan meningkatkan derajat bagi orang-orang penghuni surga, dan  perantaraan kepada Allah untuk meringankan siksa bagi sebagian orang  kafir dan ini khusus untuk paman beliau Abu Thalib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ta’ala&lt;/b&gt; : Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ta’awwudz&lt;/b&gt; : Meminta perlindungan kepada Allah engan mengucapkan  A’udzu billah min …” (aku berlindung kepada Allah dari …)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tahmid&lt;/b&gt; : Memuji Allah ta’ala dengan mengucapkan “Alhamdulillah”  (segala puji hanya milik Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tahrif&lt;/b&gt; : Menyelewengkan suatu nash dari Al Qur’an atau Hadits  dengan merubah lafazhnya atau membelokkan maknanya dari makna yang  sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Takbir&lt;/b&gt; : Mengagungkan Allah dengan mengatakan “Allah Akbar”  (Allah Maha besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Takyif&lt;/b&gt; : Mempertanyakan bagaimana sifat Allah itu, atau  menentukan bahwa hakekat sifat Allah itu begini atau begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tamimah&lt;/b&gt; : Sesuatu yang dikalungkan di leher anak-anak sebagai  penangkal atau pengusir penyakit, pengaruh jahat yang disebabkan dari  rasa dengki seseorang, dsb. Dan termasuk dalam hal ini apa yang  dinamakan dengan haikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tamtsil&lt;/b&gt; : Menyerupakan sifat Allah dengan sifat makhlukNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tathayyur&lt;/b&gt; : Berfirasat buruk, merasa bernasib sial, atau meramal  nasib buruk karena melihat burung, binatang lain, atau apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ta’thil&lt;/b&gt; : Mengingkari seluruh atau sebagian sifat-sifat Allah.  Sedang perbedaannya dengan tahrif, bahwa ta’thil tidak mengakui makna  sebenarnya yang terkandung oleh suatu nash dari Al Qur’an atau Al  Hadits. Adapun tahrif ialah merobah lafadznya atau memberikan tafsiran  yang menyimpang dari makna sebenarnya yang dikandung oleh nash tersebut.  Lihat tahrif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ta’wil&lt;/b&gt; : Ada tiga pengertian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;hakekat atau kenyataan yang sebenarnya dari sesuatu perkataan  atau berita. Seperti kata kata ta’wil yang tersebut dalam Al Qur’an 7 :  3, 53 : 7, 39 : 10, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;penafsiran, seperti kata kata para ahli tafsir : “ta’wil dari  firman Allah …”, artinya : penafsiran dari firman Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;penyimpangan suatu kata dari makna yang sebenarnya ke makna  yang lain. Dan inilah yang dimaksud dengan ta’wil yang sering disebutkan  dalam pembahasan teologis.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tiwalah&lt;/b&gt; : Guna-guna, sesuatu yang dibuat untuk supaya suami  mencintai isterinya atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Thaghut &lt;/b&gt;: Setiap sesuatu yang diagungkan selain Allah dengan  disembah, atau ditaati, atau dipatuhi, baik yang diagungkan itu batu,  manusia, atau syetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tharq &lt;/b&gt;: Meramal dengan membuat garis di atas tanah. Caranya  antara lain, seperti yang dilakukan orang-orang Jahiliyah, yaitu :  dengan membuat garis-garis yang banyak secara acak (sembarangan), lalu  dihapus dua-dua, apabila yang tersisa dua garis itu tandanya akan sukses  atau bernasib baik, tetapi apabila tinggal satu garis saja itu tandanya  akan gagal atau bernasib sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ulama&lt;/b&gt; : Ilmuwan, secara khusus : orang ahli dalam bidang agama  Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Umara’ &lt;/b&gt;: Pemimpin, penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wada’ah&lt;/b&gt; : Sesuatu yang diambil dari laut, menyerupai rumah  kerang, menurut anggapan orang-orang Jahiliyah bisa digunakan sebagai  penangkal penyakit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-283234049965883763?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/283234049965883763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/kitab-tauhid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/283234049965883763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/283234049965883763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/kitab-tauhid.html' title='KITAB TAUHID'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-7093159881683515909</id><published>2010-04-07T08:32:00.002-07:00</published><updated>2010-04-07T08:33:12.273-07:00</updated><title type='text'>Keagungan Sholat dalam Islam</title><content type='html'>Penulis: Sofyan Chalid Bin Idham Ruray&lt;br /&gt;حفظه الله تعالى وغفر له ولوالديه ولجميع المسلمين&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban sholat lima waktu adalah perkara yang disepakati oleh seluruh  kaum Muslimin, namun sangat disayangkan realitanya masih banyak kaum  Muslimin yang melalaikan kewajiban ini, bahkan meninggalkannya secara  menyeluruh. Tidaklah hal ini terjadi kecuali karena semakin jauhnya  ummat Islam dari ilmu al-Qur’an dan as-Sunnah serta bimbingan para  Ulama. Padahal para Ulama telah sepakat akan besarnya dosa meninggalkan  sholat dan bahaya yang akan menimpa pelakunya di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah: “(Ulama) kaum Muslimin tidak  berbeda pendapat bahwa meninggalkan sholat wajib dengan sengaja termasuk  dosa besar, dan bahkan dosanya di sisi Allah lebih besar dari dosa  membunuh jiwa, dosa mengambil harta orang (tanpa alasan yang benar), dan  juga lebih besar dari dosa zina, pencurian, minum khamar, dan  bahwasannya perbuatan tersebut juga mengundang hukuman dan kemarahan  Allah serta kehinaan di dunia dan akhirat.” (Kitabus Sholah wa Hukmu  Tarikiha, hal. 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya fenomena kaum yang melalaikan sholat ini telah  diperingatkan Allah Ta’ala dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فخلف من بعدهم خلف أضاعوا الصلاة واتبعوا الشهوات فسوف يلقون غيا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang  menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka  kelak akan menemui kesesatan.” (Maryam: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna menyia-nyiakan sholat dalam ayat ini bukanlah meninggalkan sholat  sama sekali, sebab meninggalkan sholat lebih besar bahayanya, bahkan  maknanya sebagaimana penjelasan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma,  hanyalah sekedar menyia-nyiakan waktunya (lihat Syarhul Kabair  lidz-Dzahabi, hal. 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فويل للمصلين ، الذين هم عن صلاتهم ساهون&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat, (yaitu) orang-orang  yang lalai dari sholatnya.” (Al-Ma’un: 4-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula makna melalaikan sholat dalam ayat ini mencakup orang yang  meninggalkan sholat secara menyeluruh maupun melalaikan pelaksanaannya  dari yang semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah: “(termasuk dalam kategori  melalaikan sholat) apakah melalaikannya dari awal waktunya, yaitu mereka  selalu mengakhirkan waktu sholat atau kebanyakan waktunya, ataukah  melalaikannya dari pelaksanaannya dengan benar, yaitu dengan memenuhi  rukun-rukun sholat dan syarat-syarat sholat sebagaimana yang  diperintahkan (oleh Allah Ta’ala), ataukah melalaikannya dari khusyu’  dalam sholat dan mentadabburi makna-makna sholat. Sedang teks ayat ini  mencakup semua bentuk pelalaian tersebut. Dan barangsiapa malakukan satu  bentuk pelalaian tersebut maka dia mendapatkan bagian (ancaman) dari  ayat ini, dan barangsiapa yang melakukan semua bentuknya maka  sempurnalah bagian ancaman terhadapnya dan lengkaplah pula sifat munafik  ‘amaly dalam dirinya, sebagaimana dalam Ash-Shahihain bahwa Rasulullah  shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"تلك صلاة المنافق، تلك صلاة المنافق، تلك صلاة المنافق، يجلس يَرْقُب  الشمس، حتى إذا كانت بين قرني الشيطان قام فنقر أربعا لا يذكر الله فيها  إلا قليلا"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Itulah sholatnya munafik, itulah sholatnya munafik, itulah sholatnya  munafik, yaitu dia (hanya) duduk memperhatikan matahari, sampai ketika  matahari berada pada kedua tanduk syaithon (hampir terbenam) maka diapun  bangkit lalu mematuk sebanyak empat (raka’at) dalam keadaan dia tidak  mengingat Allah dalam sholatnya tersebut kecuali sedikit'.” (Tafsir Ibnu  Katsir 8/493)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya kita berkewajiban untuk menasehati saudara-saudara kita  kaum Muslimin agar lebih memperhatikan perkara sholat lima waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah menerangkan:  “Sesungguhnya sholat merupakan perkara yang agung dalam Islam dan  memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah Ta’ala, di sisi Rasul-Nya  dan orang-orang yang beriman, yaitu merupakan rukun kedua dari rukun  Islam setelah dua kalimat syahadat. Dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma,  bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بُني الإسلام على خمس: شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمداً رسول الله  وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وصوم رمضان وحج البيت لمن استطاع إليه سبيلا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Islam dibangun di atas lima rukun: bersaksi bahwasannya tiada yang  berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah;  mendirikan sholat; menunaikan zakat; berpuasa pada bulan ramadhan;  berhaji ke baitullah bagi yang mampu'.” (Makanatus Sholah fil Islam wa  Atsaruhat Thoyibah, hal. 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pentingnya sholat, sampai-sampai tidak ada alasan apapun untuk  meninggalkan sholat, kecuali wanita yang haid atau nifas dan orang gila  atau mati. Sholat lima waktu tetap wajib ditegakkan dalam keadaan  bagaimana pun juga, baik dalam keadaan perang maupun aman, ketika safar  maupun muqim, saat sibuk maupun lapang, ketika kaya maupun miskin, saat  sehat maupun sakit, separah apapun sakitnya, ada air maupun tidak,  apakah mampu menggunakan air atau tidak, serta tidak pula dengan alasan  lupa atau tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Allah yang Maha Penyayang dalam syari’at-Nya yang mulia ini telah  memberikan keringanan-keringanan dalam pelaksanaan sholat, seperti  bolehnya menjamak sholat (dengan sebab tertentu), bolehnya menqoshor  sholat ketika safar (yaitu meringkas sholat yang tadinya empat raka'at  menjadi dua raka'at), bolehnya bertayamum sebagai ganti wudhu’ dan mandi  wajib ketika tidak ada air atau tidak mampu menggunakan air, bolehnya  sholat sambil duduk atau berbaring bagi yang tidak mampu berdiri atau  karena sakit, serta bolehnya mengqodho’ sholat yang terlewat waktunya  karena tertidur atau lupa (yaitu tetap wajib melaksanakan sholat  tersebut meski telah keluar dari waktunya jika karena lupa atau  tertidur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, betapa pentingnya sholat sehingga Allah Ta’ala menjelaskan  diantara sifat orang-orang yang beriman penghuni surga adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang menjaga sholatnya.” (Al-Mu’minun: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang mereka itu senantiasa mengerjakan sholatnya.” (Al-Ma’arij: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, diantara sebab diadzabnya penghuni neraka karena  meninggalkan sholat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ما سلككم في سقر ، قالوا لم نك من المصلين&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah yang menyebabkan kalian masuk ke dalam neraka saqor, mereka  menjawab, kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan  sholat.” (Al-Mudatsir: 42-43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara keutamaan sholat yang akan diraih seorang hamba apabila dia  menjaga sholatnya dan menjauhi dosa-dosa besar adalah terhapusnya  kesalahan-kesalahan. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أرأيتم لو أن نهراً بباب أحدكم يغتسل منه كل يوم خمس مراتٍ هل يبقى من درنه  شيءٌ قالوا لا يبقى من درنه شيءٌ قال فذلك مثل الصلوات الخمس يمحو الله  بهن الخطايا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana pendapat kalian seandainya di depan pintu seorang dari kalian  ada sungai yang dia mandi darinya setiap hari lima kali, apakah masih  tersisa kotorannya walau sedikit? Para Sahabat menjawab, ‘tidak tersisa  kotorannya sedikitpun’. Beliau bersabda: 'Demikianlah sholat lima waktu,  dengannya Allah Ta’ala menghapus kesalahan-kesalahan'.” (Muttafaqun  ‘alaihi dari Abu Hurairoh radhiyallahu’anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sholat adalah amalan pertama yang akan diadili pada hari kiamat  dan menjadi penentu bagi baiknya amalan-amalan yang lain. Nabi  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن أول ما يحاسب به العبد يوم القيامة من عمله الصلاة فإن صلحت فقد أفلح و  أنجح و إن فسدت فقد خاب و خسر و إن انتقص من فريضة قال الرب انظروا هل  لعبدي من تطوع ؟ فيكمل بها ما انتقص من الفريضة ثم يكون سائر عمله على ذلك&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya amalan pertama seorang hamba yang akan diadili pada hari  kiamat adalah sholat, jika baik sholatnya maka dia telah menang dan  selamat, namun jika rusak sholatnya maka dia telah celaka dan merugi.  Dan jika kurang (sholat) wajibnya, Allah berfirman, 'lihatlah apakah  hamba-Ku memiliki (sholat) sunnah?' Maka dengan (sholat) sunnah tersebut  disempurnakanlah (sholat) wajibnya, kemudian semua amalan dihisab  seperti itu.” (HR. Tirmidzi no. 413, dishohihkan oleh Asy-Syaikh  Al-Albani dalam Shohihul Jami’ no. 2020)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أول ما يحاسب عليه العبد يوم القيامة الصلاة فإن صلحت صلح سائر عمله وإن  فسدت فسد سائر عمله&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amalan pertama seorang hamba yang akan dihisab pada hari kiamat adalah  sholat, jika baik sholatnya maka baik pula seluruh amalannya, namun jika  rusak sholatnya maka rusak pula seluruh amalannya.” (HR. Thabrani dalam  al-Aushat, dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shohihut Targhib,  no. 376)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Meninggalkan Sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang maninggalkan sholat ada dua bentuknya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, orang yang meninggalkan sholat dan sekaligus mengingkari,  membenci atau menentang kewajiban sholat. Bentuk yang pertama ini telah  sepakat para Ulama akan kafirnya orang tersebut, bahkan meskipun dia  melaksanakan sholat secara zhahirnya, namun jika bathinnya mengingkari,  membenci atau menentang kewajiban sholat, orang tersebut tetaplah kafir,  kecuali orang yang baru masuk Islam yang belum mengerti dengan  kewajiban sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, orang yang meninggalkan sholat karena lalai atau malas. Bentuk  yang kedua ini terdapat perbedaan pendapat para Ulama akan kekafirannya  (lihat Nailul Authar 1/369).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan  dalam risalah Beliau “Hukmu Tarikis Sholah”, bahwa:&lt;br /&gt;Pendapat al-Imam Ahmad tentang orang yang meninggalkan sholat (dengan  segala bentuknya) adalah kafir dan keluar dari agama Islam (murtad),  hukumannya adalah dibunuh (karena telah murtad) jika tidak mau bertaubat  dan melaksanakan sholat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pendapat al-Imam Abu Hanifah, Malik dan asy-Syafi’i tentang orang  yang meninggalkan sholat adalah fasik (pelaku dosa besar) dan tidak  sampai kafir. Kemudian mereka berbeda pendapat tentang hukumannya;  pendapat al-Imam Malik dan asy-Syafi’i bahwa hukumannya adalah dibunuh  sebagai had (bukan karena murtad, tapi hanya seperti hukumannya pezina  yang pernah menikah). Sedangkan pendapat al-Imam Abu Hanifah hukumannya  terserah kepada hakim dan tidak sampai dibunuh.&lt;br /&gt;Kemudian Asy-Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah menguatkan pendapat  al-Imam Ahmad, yaitu kafirnya orang yang meninggalkan sholat dengan  segala bentuknya, berdasarkan dalil-dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah  serta pendapat para Sahabat radhiyallahu’anhum, diantaranya firman Allah  Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka  (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama.” (At-Taubah: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi pendalilannya adalah: dalam ayat ini Allah Ta’ala menjadikan sholat  sebagai syarat ukhuwah dalam agama. Adapun dalil dari as-Sunnah, sabda  Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dalam dua hadits berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya (batas) antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran  adalah meninggalkan sholat.” (HR. Muslim dari Jabir bin Abdillah  radhiyallahu‘anhuma)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perjanjian antara kami dengan mereka adalah sholat, barangsiapa yang  meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Tirmidzi no. 2621,  dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Misykatul Mashabih no. 574)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata seorang Tabi’in yang mulia, Abdullah bin Syaqiq rahimahullah:&lt;br /&gt;“Dahulu para Sahabat Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam tidak melihat  suatu amalan yang apabila ditinggalkan merupakan kekufuran, kecuali  sholat.” (HR. Tirmidzi, no. 2622, dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani  dalam Shohihut Targhib, no. 565)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Sholat Jama’ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah juga menjelaskan bahwa para Ulama  telah sepakat akan disyari’atkannya sholat jama’ah, namun mereka berbeda  pendapat akan hukumnya menjadi empat pendapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Fardhu ‘ain.&lt;br /&gt;Kedua: Fadhu kifayah.&lt;br /&gt;Ketiga: Sunnah mu’akkadah.&lt;br /&gt;Keempat: Syarat sahnya sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau menguatkan bahwa yang benar adalah pendapat pertama,  yaitu hukum sholat jama’ah (bagi laki-laki) adalah fardhu ‘ain,  barangsiapa yang meninggalkannya dengan sengaja maka dia berdosa namun  sholatnya tetap sah. Setelah itu beliau menjelaskan kelemahan-kelemahan  pendapat yang lainnya (lihat Asy-Syarhul Mumti’ 4/59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalil-dalil wajibnya sholat jama’ah dari al-Qur’an, as-Sunnah dan  amalan para Sahabat adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil dari al-Qur’an, diantaranya firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلاَةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌ  مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُواْ أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُواْ  فَلْيَكُونُواْ مِن وَرَآئِكُمْ وَلْتَأْتِ طَآئِفَةٌ أُخْرَى لَمْ  يُصَلُّواْ فَلْيُصَلُّواْ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُواْ حِذْرَهُمْ  وَأَسْلِحَتَهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu  hendak mendirikan sholat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan  dari mereka berdiri (sholat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian  apabila mereka (yang shalat besertamu) telah sujud (telah selesai  sholat), maka hendaklah datang golongan yang kedua yang belum sholat,  lalu sholatlah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan  menyandang senjata…”. (QS. An-Nisa’: 102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menjelaskan tentang tata cara sholat ketika perang, yaitu  sholat khauf (dalam keadaan takut), bahwasannya Allah Ta’ala  memerintahkan sholat berjama’ah meski dalam keadaan khauf, sedang  ‘perintah’ hukum asalnya adalah ‘wajib’ dan ia tetap pada hukum asal  tersebut selama tidak ada dalil yang memalingkan dari hukum asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalil dari As-Sunnah dan atsar Sahabat, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن ابن أم مكتوم - رضي الله عنه- أنه سأل النبي صلى الله عليه وسلم فقال:  يا رسول الله، إني رجل ضرير البصر، شاسع الدار، ولي قائد لا يلائمني، فهل  لي رخصة أن أصلي في بيتي؟ قال: هل تسمع النداء؟ قال: نعم، قال: لا أجد لك  رخصة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Ummi Maktum radiyallahu’anhu bahwasannya dia bertanya  kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, “wahai Rasulullah,  sesungguhnya aku seorang lelaki buta, rumahku jauh (dari masjid), dan  penuntunku tidak selalu menemaniku, apakah ada keringanan bagiku untuk  sholat di rumahku?” Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengatakan,  “apakah kamu mendengar adzan”, dia menjawab “ya”, beliau bersabda, “saya  tidak mendapati keringanan untukmu.” (HR. Abu Daud no. 552, dishohihkan  oleh Syaikh Al-Albani dalam Shohih Abi Daud no. 561)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Mas’ud radiyallahu’anhu dia berkata, “barangsiapa yang  ingin berjumpa dengan Allah besok (hari kiamat) dalam keadaan muslim  maka hendaklah dia menjaga sholat lima waktu dengan melaksanakannya di  tempat dikumandangkan adzan, karena sesungguhnya Allah telah  mensyari’atkan kepada Nabi kalian shallallahu’alaihi wa sallam  jalan-jalan hidayah, sedang sholat lima waktu berjama’ah adalah termasuk  jalan-jalan hidayah tersebut. Dan seandainya kalian sholat di  rumah-rumah kalian -sebagaimana sholatnya orang yang meninggalkan ini di  rumahnya-, maka sungguh kalian telah meninggalkan petunjuk Nabi kalian  shallallahu’alaihi wa sallam, sedang jika kalian meninggalkan petunjuk  Nabi kalian shallallahu’alaihi wa sallam maka kalian pasti tersesat. Dan  tidaklah ada seorang bersuci dengan baik, kemudian dia bermaksud ke  masjid kecuali Allah menuliskan baginya pada setiap langkahnya satu  kebaikan, dan mengangkat satu derajatnya, serta menghapus satu  kesalahannya (dengan setiap satu langkahnya). Dan sungguh aku melihat  kami (para Sahabat), tidaklah ada yang meninggalkan sholat jama’ah  kecuali (kami menganggapnya) seorang munafik yang jelas kemunafikannya,  bahkan dahulu seorang (sahabat yang sakit) didatangkan (ke masjid)  dengan dibopong oleh dua orang sampai diberdirikan ke dalam shaf.” (HR.  Muslim, no. 1520)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun bagi wanita maka hukumnya boleh sholat jama’ah di masjid (tentu  dengan syarat memperhatikan adab-adab Islami), namun sholatnya wanita di  rumahnya itu lebih baik (lihat Asy-Syarhul Mumti’ 4/60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا تمنعوا نساءكم المساجد و بيوتهن خير لهن&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kalian melarang wanita-wanita kalian mendatangi masjid-masjid  (untuk sholat), dan (sholatnya mereka) di rumah-rumah mereka itu lebih  baik bagi mereka.” (HR. Hakim no. 755, dishohihkan Syaikh Al-Albani  dalam Shohihul Jami’ no. 7458)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah penjelasan ringkas seputar pentingnya sholat dalam kehidupan  seorang muslim, semoga kita dianugerahkan Allah kemampuan untuk selalu  mengamalkannya dalam keadaan bagaimana pun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu Ta'ala A'la wa A’lam wa huwal Muwaffiq.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-7093159881683515909?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/7093159881683515909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/keagungan-sholat-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/7093159881683515909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/7093159881683515909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/keagungan-sholat-dalam-islam.html' title='Keagungan Sholat dalam Islam'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-7641910926859801078</id><published>2010-04-07T08:32:00.001-07:00</published><updated>2010-04-07T08:32:44.017-07:00</updated><title type='text'>Potret Sholat Jama’ah dalam Kehidupan Salaf (Generasi Awal Ummat Islam)</title><content type='html'>&lt;div id="note_425199974007" class="note clearfix wide_note"&gt;&lt;div class="note_body"&gt;&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr  clearfix"&gt; &lt;div&gt;Sholat merupakan perkara penting dalam kehidupan para salaf. Ia  memiliki pengaruh yang sangat mendalam dalam kehidupan mereka. Sehingga  sholat jama’ah merupakan aktifitas rutin yang membahagiakan dan  menyejukkan hati serta menerangi jiwa mereka. Hati mereka bagaikan  gulita, jika luput mengerjakan sholat jama’ah. Bahkan sholat jama’ah  selalu terngiang-ngiang dalam benak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya sholat jama’ah dalam kehidupan salaf sulit digambarkan dengan  suatu ekspresi, dan susah dijelaskan manisnya sholat jama’ah bagi  pribadi mereka. Kita Cuma bisa menggambarkan urgensi dan kedudukan  sholat jama’ah di sisi para salaf dengan meneropong kehidupan mereka  lewat atsar-atsar yang dinukil dan dibukukan oleh para ulama’ kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninggalkan Sholat Jama’ah Ciri Orang Munafik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman Nabi –Shollallahu alaihi wa sallam- dan para sahabatnya, sholat  jama’ah merupakan perkara yang amat diperhatikan. Mereka takut tertimpa  penyakit munafiq jika meninggalkan sholat jama’ah, karena orang-orang  munafik malas melaksanakan sholat jama’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah –Ta’ala- berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan  membalas tipuan mereka, dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka  berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan  manusia. dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”.  (QS.An-Nisaa’: 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abul Fida’ Isma’il Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy -rahimahullah- berkata  ketika menafsirkan ayat ini, “Inilah sifatnya orang-orang munafiqin  dalam amalan yang paling mulia, paling utama, dan paling baik-yaitu  sholat-, jika mereka berdiri untuk sholat. Mereka berdiri dalam keadaan  malas sholat. Karena mereka tidak memiliki niat (maksud keinginan) untuk  sholat, tidak pula memiliki keimanan tentangnya, dan tidak pula mereka  memiliki rasa takut (kepada Allah), serta mereka tidak memahami  maknanya”.[Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim (1/743)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kebiasaan orang-orang munafiq adalah malas mendirikan sholat di  masjid bersama jama’ah kaum muslimin karena mereka tak memahami hakekat  sholat jama’ah. Mereka tak tahu bahwa sholat jama’ah merupakan  jalan-jalan petunjuk yang telah ditetapkan oleh Allah melalui lisan  Rasul-Nya, Muhammad –Shollallahu alaihi wa sallam-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Anas bin Malik–radhiyallahu anhu- berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَلْقَى اللهَ غَدًا مُسْلِمًا فَلْيُحَافِظْ عَلَى  هَؤُلَاءِ الصَّلَوَاتِ حَيْثُ يُنَادَى بِهِنَّ فَإِنَّ اللهَ شَرَعَ  لِنَبِيِّكُمْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُنَنَ الْهُدَى  وَإِنَّهُنَّ مِنْ سُنَنِ الْهُدَى وَلَوْ أَنَّكُمْ صَلَّيْتُمْ فِيْ  بُيُوْتِكُمْ كَمَا يُصَلِّيْ هَذَا الْمُتَخَلِّفُ فِيْ بَيْتِهِ  لَتَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ وَلَوْ تَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ  لَضَلَلْتُمْ وَمَا مِنْ رَجُلٍ يَتَطَهَّرُ فَيُحْسِنُ الطَّهُوْرَ ثُمَّ  يَعْمِدُ إِلَى مَسْجِدٍ مِنْ هَذِهِ الْمَسَاجِدِ إِلَّا كَتَبَ اللهُ  لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوْهَا حَسَنَةً وَيَرْفَعُهُ بِهَا دَرَجَةً  وَيَحُطُّ عَنْهُ بِهَا سَيِّئَةً وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا وَمَا يَتَخَلَّفُ  عَنْهَا إِلَّا مُنَافِقٌ مَعْلُوْمُ النِّفَاقِ وَلَقَدْ كَانَ الرَّجُلُ  يُؤْتَى بِهِ يُهَادَى بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ حَتَّى يُقَامَ فِي الصَّفِّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang ingin bergembira menemui Allah besok dalam keadaan  muslim, maka jagalah sholat-sholat itu tatkala dikumandangkan. Karena  Allah telah mensyari’atkan sunanul huda (jalan-jalan petunjuk) bagi Nabi  kalian -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, dan sesungguhnya dia  (sholat-sholat wajib) itu merupakan sunanul huda (jalan-jalan  petunujuk). Andaikan kalian sholat (fardhu) di rumah kalian sebagaimana  orang (munafiq) yang tinggal di rumahnya, maka kalian telah meninggalkan  sunnah (petunjuk) Nabi kalian. Andaikan kalian meninggalkan petunjuk  Nabi kalian, maka kalian akan sesat. Tak ada seorang pun yang bersuci,  lalu ia memperbaiki bersucinya, kemudian ia ke masjid di antara  masjid-masjid, melainkan Allah akan tuliskan kebaikan bagi setiap  langkah yang ia ayunkan, Dia (Allah) akan mengangkat derajat orang itu  dengannya, dan menghapus dosanya dengannya. Kami telah menyaksikan  orang-orang diantara kami, tak ada yang tertinggal dari sholat jama’ah,  kecuali orang munafiq yang nyata kemunafiqannya. Sungguh ada seorang  laki-laki didatangkan sambil dipapadi antara dua orang sampai ia  ditegakkan dalam shaf” . [HR.Muslim dalam Kitab Al-Masajid wa Mawadhi'  Ash-Sholah(654), dan Ibnu Majah dalam Kitab Al-Masajid wa Al-Jama'at  (777)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An-Nawawiy-rahimahullah- berkata, “Dalam perkara ini semua terdapat  penekanan masalah sholat jama’ah, menanggung penderitaan dalam  menghadirinya, dan bahwa jika seorang yang sakit dan semacamnya mungkin  sampai kepada sholat jama’ah, maka dianjurkan untuk menghadirinya”.  [Lihat Syarh Shohih Muslim (5/159)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Sholat jama’ah merupakan ciri khas seorang mukmin. Tak ada yang  meninggalkannya, kecuali orang-orang munafiq yang dikuasai oleh setan.  Nabi -Shollallahu alaihi wa sallam- bersabda, “Tidaklah tiga orang dalam  suatu kampung dan pedalaman, yang tidak ditegakkan diantara mereka  sholat, kecuali setan akan menguasai mereka. Lazimilah (sholat) jama’ah,  karena serigala akan memangsa kambing yang jauh (sendirian)”. [HR. Abu  Dawud dalam As-Sunan (547), An-Nasa’iy dalam As-Sunan (847).  Di-hasan-kan Al-Albaniy dalam Shohih Al-Jami' (5577)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bagaimana kehidupan para sahabat dalam menjaga sholat  jama’ah, sampai ada orang sakit yang dipapa, dituntun diantara dua orang  demi menghadiri sholat jama’ah. Mereka bukanlah seperti orang-orang di  zaman kita ini, mereka malah berbangga meninggalkan sholat jama’ah, dan  sebaliknya canggung menghadirinya karena dalih “kolot”. Dia menganggap  orang-orang yang menghadiri sholat jama’ah sebagai orang-orang kolot  karena masih saja mau mengikuti para sahabat. Semoga Allah tidak  memperbanyak jumlah orang seperti ini, dan memberi petunjuk kepada  mereka. Bagaimana sampai ia anggap mengikuti generasi terbaik di sisi  Allah sebagai perbuatan kolot, Nas’alullahal ‘afiyah minal khudzlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersegera menuju Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara tanda yang menunjukkan tingginya semangat dan perhatian salaf  dalam menjaga sholat jama’ah, mereka bersegera menuju masjid sebelum  adzan dikumandangkan. Lembaran-lembaran sejarah emas telah mengisahkan  semangat mereka tersebut. Coba kita membuka sebagian kitab sejarah  islamiyyah, niscaya kita akan menemukan sosok yang sholeh dan  bersemangat tinggi dalam mengikuti sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqolaniy–rahimahullah-&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt; berkata: “Tidaklah dikumandangkan (adzan)  sholat sejak 40 tahun lalu, kecuali Sa’id ibnul Musayyib sudah berada di  dalam masjid”. [Lihat Tahdzib At-Tahdzib (4/87)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang diceritakan Al-Hafizh, juga telah diakui sendiri oleh Sa’id  ibnul Musayyib -rahimahullah- tatkala beliau berkata, “Aku tak pernah  mendengarkan adzan di tengah keluargaku sejak 30 tahun”. [Lihat  Ath-Thobaqot Al-Kubro (5/131) karya Ibnu Sa’d]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adat kebiasaan yang baik seperti ini bukan hanya dilakukan oleh Sa’id  ibnul Musayyib, akan tetapi juga dilakukan oleh salaf lainnya. Sekarang  kita dengarkan Abul Asy’Ats Robi’ah bin Yazid Ad-Dimasyqiy  -rahimahullah- berkata, “Mu’dzdzin tidak pernah mengumandangkan adzan  shubuh sejak 40 tahun, kecuali aku berada di masjid; kecuali aku sakit  atau musafir”.[LihatRiyadh An-Nufus(1/84) via Ahammiyah Sholah  Al-Jama’ah, (hal.75)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Luput dari Takbirotul Ihram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat jama’ah di dalam jiwa para salaf merupakan perkara yang sangat  penting. Mereka adalah suatu generasi yang rela meninggalkan segala  kehidupannya demi menghadiri munajatnya bersama Robbnya, bukan seperti  sebagian orang yang rela meninggalkan sholat jama’ahnya demi kehidupan  yang fana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qodhi Taqiyyuddin Sulaiman–rahimahullah- berkata, “Aku tak pernah  melaksanakan sholat dalam keadaan sendirian sama sekali, kecuali dua  kali saja. Seakan-akan aku tidak melaksanakan sholat itu sama  sekali”.Lihat Dzail Thobaqot Al-Hanabilah (2/365)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waqi’ ibnul Jarroh Ar-Ru’asiy-rahimahullah- berkata, “Dulu Al-A’masy  hampir 70 tahun tak pernah luput dari takbir pertama” Lihat As-Siyar  (6/228)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah seorang muslim yang gemar ibadah. Dia bersegera menuju ke  masjid demi mengejar keutamaan shof pertama dan bertakbirotul ihram  bersama imam. Al-Hafizh Adz-Dzahabi -rahimahullah- berkata, “Yahya ibnul  Qoththon apabila menyebut Al-A’masy, ia berkata: “Al-A’masy adalah  seorang ahli ibadah , dan ia menjaga sholat jama’ahnya dan shof pertama.  Dia adalah ulama’ Islam”.[Lihat Siyar A’lam An-Nubala’ (2/232)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad bin Sama’ah -rahimahullah- berkata, “Aku telah hidup selama 40  tahun, sedang aku tak pernah luput dari takbir pertama, kecuali satu  hari saja ketika itu ibuku meninggal. Akhirnya akupun tertinggal satu  kali sholat jama’ah”. [Lihat Tahdzib At-Tahdzib (9/204)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disana ada seorang salaf yang bernama Ibrohim bin Yazid  -rahimahullah- pernah berkata, “Apabila engkau melihat seorang  meremehkan takbir pertama, maka bercuci tanganlah (berlepas tanganlah)  darinya”.[Lihat Siyar Al-A’lam(5/62)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkan Pekerjaan Saat Adzan Terdengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja untuk mencari nafkah adalah kewajiban seorang ayah dan kepala  rumah. Namun kewajiban seperti ini tidaklah menghalangi paara salaf  untuk menunaikan kewajiban yang lebih tinggi lagi, yaitu sholat jama’ah.  Karena sholat jama’ah adalah hak Allah Robbul alamin atas para  hambanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Tak heran jika disana ada seorang salaf yang menghentikan aktivitasnya  detik itu juga jika mendengarkan adzan. Yahya bin Ma’in -rahimahullah-  berkata ketika menceritakan perihal kehidupan Ibrohim bin Maimun  Ash-Sho’igh-rahimahullah-,&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;  “Apabila dia (Ibrohim bin Maimun Ash-Sho’igh ) mengangkat palu, lalu ia  mendengarkan adzan, maka beliau tidak mengembalikannya (tidak  memukulkannya)”.[Lihat Tahdzib At-Tahdzib(1/173)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salaf adalah suatu kaum yang tidak dilalaikan oleh kehidupan  dunianya sehingga rela menyia-nyiakan hak Robbnya. Sebab mereka tahu  bahwa mereka akan menghadap Allah dengan membawa pahala sholat yang  pertama kali akan dipertanggung jawabkan di hadapan-Nya -Azza wa Jalla-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adz-Dzahabiy menyebutkan dalam sebuah kitabnya bahwa, “Al-Aswad, apabila  hadir waktu sholat, maka beliau menderumkan ontanya walaupun pada  sebuah batu”.[Lihat Siyar A’lam An-Nubala’(4/53) karya Adz-Dzahabiy ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Madu Bukan Rintangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan madu bukanlah merupakan suatu penghalang bagi para salaf dalam  menunaikan dan mendahulukan hak Robb mereka. Bahkan ada di antara mereka  yang rela meninggalkan istrinya demi melaksanakan sholat jama’ah.  Mereka bukanlah seperti generasi masa kini, jika datang malam pengantin  sedang mereka berbulan madu bersama istrinya, maka mereka tak rela  bangun melaksanakan sholat Ashar atau sholat shubuh demi menyenangkan  dan memuaskan syahwat belaka. Mereka lupa bahwa istri hanyalah perhiasan  belaka dan penolong dalam ketaatan, bukan penolong dalam kedurhakaan  kepada Allah. Mereka lupa akan hari kiamat saat tegaknya semua manusia  dari Adam sampai manusia terakhir di hadapan Allah Al-Hakim (Sang Maha  Bijaksana) untuk menghukumi, dan memutuskan segala tindak-tanduk  makhluknya ketika di atas permukaan bumi ini. Ketika itulah Allah akan  menampakkan segala yang tersembunyi sampai seorang yang bersembunyi dan  berselimut bersama keluarganya akan dinampakkan oleh-Nya demi menanyakan  segala perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara ini betul-betul dipahami oleh para salafush sholeh. Hal itu  nampak pada diri dan perbuatan mereka. Sekarang perhatikan, dulu ada  seorang salaf bernama Simak bin Harb -rahimahullah- berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَزَوَّجَ الْحَارِثُ بْنُ حَسَّانٍ – وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ – وَكَانَ  الرَّجُلُ إِذْ ذَاكَ إِذَا تَزَوَّجَ تَخَدَّرَ أَيَّامًا فَلاَ يَخْرُجُ  لِصَلَاةِ الْغَدَاةِ فَقِيْلَ لَهُ : أَتَخْرُجُ وَإِنَّمَا بَنَيْتَ  بِأَهْلِكَ فِيْ هَذِهِ الَّيْلَةِ ؟ قَالَ : وَاللهِ إِنِ امْرَأَةٌ  تَمْنَعُنِيْ مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ فِيْ جَمِيْعِ لَامْرَأَةُ سُوْءٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Al-Harits bin Hassan –radhiyallahu anhu- telah menikah -dan beliau  memiliki persahabatan (dengan Nabi –Shollallhu alaihi wasallam-) Dahulu  seorang laki-laki jika telah menikah, maka ia tinggal (di rumahnya)  dalam beberapa hari. Lalu beliau ditanya, “Apakah engkau akan keluar  (pergi sholat shubuh), padahal engkau berbulan madu dengan istrimu di  malam ini?” Maka beliau menjawab: “Demi Allah, Jika ada seorang istri  yang menghalangi aku dari sholat shubuh bersama jama’ah, maka ia sungguh  istri yang buruk”. [HR. Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (3324)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian nilai sholat jama’ah di sisi para salaf. Mereka rela  meninggalkan pekerjaan, kesibukan, dan istri demi menghadap Allah -Azza  wa Jalla-, dan menundukkan dahi-dahi mereka sebagai lambang kesyukuran  mereka atas keimanan yang Allah -Ta’ala- anugrahkan kepada mereka.  Mereka tidaklah memandang dunia ini sebagai tempat tinggal mereka. Tapi  mereka memandangnya sebagai ladang untuk memperbanyak bekal pahala  menuju Allah Robbul Alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://almakassari.com/artikel-islam/fiqh/potret-sholat-jamaah-dalam-kehidupan-salaf.html" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;02864d1987672a603aa6b9fae0dcd5a4&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://almakassari.com/art&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ikel-islam/fiqh/potret-sho&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;lat-jamaah-dalam-kehidupan&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;-salaf.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="reader_tags_425199974007" class="tagged"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-7641910926859801078?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/7641910926859801078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/potret-sholat-jamaah-dalam-kehidupan_07.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/7641910926859801078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/7641910926859801078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/potret-sholat-jamaah-dalam-kehidupan_07.html' title='Potret Sholat Jama’ah dalam Kehidupan Salaf (Generasi Awal Ummat Islam)'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-4134009946166021704</id><published>2010-04-07T08:30:00.001-07:00</published><updated>2010-04-07T08:30:49.350-07:00</updated><title type='text'>Meraih ampunan di hari jumat</title><content type='html'>Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “Barangsiapa yang mandi kemudian mendatangi sholat Jum’at lalu  dia mengerjakan sholat sebanyak yang bisa dilakukannya kemudian dia  diam -mendengarkan khutbah- sampai khotib menyelesaikan khutbahnya lalu  dia menjalankan sholat bersamanya niscaya akan diampuni dosanya antara  Jum’at itu dengan Jum’at yang lain ditambah tiga hari.” (HR. Muslim,  lihat Syarh Muslim [4/169])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang agung ini mengandung mutiara hikmah, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan mandi Jum’at (lihat Syarh Muslim [4/169]). Ibnu Abdil Barr  berkata, “Saya tidak mengetahui ada ulama yang menyatakan mandi jum’at  itu sebagai perkara fardhu/wajib kecuali ulama Zhahiriyah. Mereka  mewajibkannya dan menganggap orang yang sengaja meninggalkannya termasuk  golongan orang yang bermaksiat kepada Allah. Meskipun demikian mereka  tetap menilai sah orang yang melakukan sholat Jum’at tanpa mandi  sebelumnya…” (al-Istidzkar [5/18] pdf). Salah satu dalil terkuat yang  dianggap menunjukkan bahwa mandi jum’at tidak wajib adalah hadits  Samurah bin Jundab radhiyallahu’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu  ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berwudhu di hari Jum’at maka  hal itu cukup dan baik, sedangkan barangsiapa yang mandi maka mandi itu  lebih baik.” (HR. Ahmad, ad-Darimi, at-Tirmidzi dan beliau  menghasankannya, akan tetapi al-Hafizh Ibnu Hajar berkata bahwa hadits  ini memiliki cacat/illah, lihat Fath al-Bari [2/421] pdf). Ikrimah  menceritakan, suatu ketika sebagian penduduk Iraq datang menemui Ibnu  Abbas dan bertanya, “Wahai Ibnu Abbas, apakah mandi Jum’at itu wajib?”.  Beliau menjawab, “Tidak. Namun hal itu lebih bersih dan lebih bagus  serta lebih baik bagi orang yang mandi. Barangsiapa yang tidak sempat  mandi maka tidak mengapa…” (al-Istidzkar [5/31] pdf, Ibnu Hajar  menghasankan riwayat ini namun menurut beliau riwayat lain yang lebih  kuat dari Ibnu Abbas justru sebaliknya, lihat Fath al-Bari [2/422] pdf).  Imam Malik pernah ditanya mengenai hukum mandi Jum’at apakah ia wajib,  maka beliau menjawab, “Hal itu bagus, akan tetapi tidak wajib.”  (al-Istidzkar [5/32] pdf). Namun terdapat dalil-dalil lain yang lebih  kuat secara sanad dan zahirnya menunjukkan bahwa mandi Jum’at adalah  wajib. Bahkan, Ibnu Mundzir menukilkan bahwa Abu Hurairah, Ammar bin  Yasir dan sahabat Nabi yang lain -radhiyallahu’anhum- mewajibkannya  (lihat Fath al-Bari [2/420]). Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianjurkan untuk mengerjakan sholat sunnah mutlak -dua raka’at-dua  raka’at- tanpa ada batasan maksimal jumlah raka’atnya sebelum  imam/khotib datang untuk berkhutbah (yaitu sebelum khotib naik mimbar),  hal ini merupakan madzhab Syafi’i dan mayoritas ulama/jumhur (lihat  Syarh Muslim [4/169], lihat juga al-Wajiz fi Fiqhi Sunnah wal Kitab  al-’Aziz, hal. 146)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya diam mendengarkan khutbah (lihat Syarh Muslim [4/169])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara sebelum khutbah dimulai atau -sesudah khutbah- sebelum  takbiratul ihram -untuk sholat Jum’at- adalah tidak mengapa (lihat Syarh  Muslim [4/169])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luasnya ampunan Allah ta’ala. Dimana Allah berkenan mengampuni dosa  dengan sebab amal-amal shalih yang bisa dilakukan secara rutin oleh  seorang hamba dalam setiap pekannya. Dan hal ini juga menunjukkan betapa  besarnya kebutuhan kita terhadap ampunan dan rahmat-Nya, yang karenanya  maka Allah menjadikan banyak sebab agar hamba bisa meraih ampunan  dari-Nya. Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan yang agung ini hanya berlaku bagi orang yang beriman dan tidak  melakukan kekafiran atau kemusyrikan yang membuatnya keluar dari agama.  Allah ta’ala telah menegaskan hal ini dalam firman-Nya (yang artinya),  “Sungguh telah diwahyukan kepadamu dan nabi-nabi sebelummu; apabila kamu  berbuat syirik maka pasti akan lenyap semua amalmu dan kelak kamu pasti  termasuk golongan orang yang merugi.” (QS. az-Zumar: 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://abumushlih.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;02864d1987672a603aa6b9fae0dcd5a4&amp;quot;, event)"&gt;http://abumushlih.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-4134009946166021704?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/4134009946166021704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/meraih-ampunan-di-hari-jumat_07.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/4134009946166021704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/4134009946166021704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/meraih-ampunan-di-hari-jumat_07.html' title='Meraih ampunan di hari jumat'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-2419961107277234684</id><published>2010-04-07T08:29:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:30:07.788-07:00</updated><title type='text'>e Utamaan Hari Jum'ah ..</title><content type='html'>Assalamu'alaikum .wr.wb. (mudah2han bermanfaat dan untuk kita ketahui)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinukil dari Terjemah Kitab Ihya Ulumuddin jilid 2 karya Imam Al-Ghazali  (penerjemah Ustadz Ahmad Rofi’ Utsmani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jumat adalah hari Raya, Islam diagungkan oleh Allah SWT karena hari  Jumat dan dikhususkan-Nya kaum Muslimin dengan hari Jumat ini.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka  bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli…” (QS.  Al-Jumu’ah 62: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian hal-nya pada hari Jumat tidak diperkenankan mengurusi urusan  duniawi (yang berlebihan) dan tiap-tiap perbuatan yang menghalangi dari  berangkat menunaikan shalat Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah SWT mewajibkan atas kalian shalat  Jumat pada hariku ini dan pada tempatku ini.” (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggalkan (shalat) Jumat  tiga kali tanpa ‘udzur niscaya dicapkan oleh Allah pada qalbunya.” (HR.  Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain, “…Sungguh, ia (muslim yang meninggalkan shalat  Jumat tanpa ‘udzur) telah melemparkan Islam ke belakangnya.” (HR.  Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat seorang laki-laki datang kepada Ibn ‘Abbas ra. menanyakan  tentang orang mati yang tidak pernah menunaikan shalat Jumat dan shalat  berjamaah. Jawab beliau,” Di dalam neraka !” Maka orang tersebut  bolak-balik datang kepada Ibn ‘Abbas sebulan lamanya menanyakan  persoalan yang sama, tetapi Ibn ‘Abbas tetap menjawab, “Di dalam neraka  !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah hadist (yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhori) dikemukakan  bahwa Ahli Kitab pernah dikaruniai hari Jumat. Tapi kemudian mereka  berselisih sehingga berpaling dari hari Jumat itu. Lalu kita pun diberi  petunjuk oleh Allah SWT untuk menerima Allah beri petunjuk untuk  menerima hari Jumat. Hari itu dikemudiankan oleh Allah dalam  memberikan-Nya kepada umat Islam ini dan dijadikan sebagai hari Raya  bagi umat Islam. Karena itu umat Islam menjadi umat yang lebih  diutamakan dan didahulukan, sedangkan Ahli Kitab menjadi pengikut  mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist yang diriwayatkan Anas ra., Nabi SAW bersabda, ” Datang  kepadaku Jibril as. dan pada tangannya terdapat sebuah cermin putih,  seraya berkata, ‘Inilah Jumat, yang diwajibkan atasmu oleh Tuhanmu untuk  menjadikannya hari raya bagimu dan umat sesudahmu.’ Lalu aku  bertanya,”Terdapat apakah di dalamnya bagi kami?”&lt;br /&gt;Jibrilpun menjawab,“Kalian mempunyai waktu yang diutamakan. Barangsiapa  berdoa padanya kebajikan, niscaya Allahmenganugrahi kebajikan padanya,  atau jika dia tidak memperoleh kebahagiaan, niscaya kebahagiaan itu  diberikanbahkan yang lebih besar. Atau jika ia berlindung dari  kejahatan, niscaya Allah akan melindungi dengan perlindungan yang lebih  besar daripada kejahatan tersebut.&lt;br /&gt;Hari Jumat adalah sayyidul ayyam(penghulu segala hari), jika Kita  bermohon pada Allah di hari itu, niscaya di akhirat akan menjadi hari  kelebihan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku bertanya, “Mengapa demikian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jibril as. menjawab,“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menjadikan  dalam surga sebuah lembah yang luas dari kesturi putih. Maka apabila  datang hari Jumat, niscaya turunlah Dia dari surga yang tinggi di atas  Kursy-Nya. Lalu jelaslah Dia kepada bagi mereka, sehingga para penghuni  surga memandang kepada Wajah-Nya. (HR Anas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist lainnya Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik hari yang  terbit padanya matahari ialah hari Jumat. Pada hari Jumat, dijadikan  Adam as. Pada hari jumat pula Adam as. dimasukkan ke dalam surga,  diturnkan ke bumi, diterima taubatnya, adam as. meninggal dan pada hari  Jumat itu berdirinya qiamat. Adalah hari Jumat itu pada sisi Allah SWt  merupakan hari keutamaan. Begitulah hari Jumat dinamakan oleh ara  malaikat di langit, yaitu: hari memandang ke Allah Ta’ala dalam di  surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist yang lain, disebutkan bahwa pada tiap-tiap hari Jumat, Allah  ‘Azza wa Jalla mempunyai enam ratus ribu orang yang dimerdekakan dari  api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist lainnya yang diriwayatkan oleh Anas ra. bahwa Nabi SAW  bersabda, “Apabila selamatlah (amal seseorang) di hari Jumat, maka  seamatlah (amal) di hari-hari lainnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabda Rasulullah SAW, ” Bahwa neraka jahim itu menggelegak pada  setiap hari sebelum tergelincir matahari pada tengah hari di puncak  langit. Maka janganlah kamu mengerjakan shaat pada saat itu, kecuali  hari Jumat. Maka hari Jumat itu, adalah shalat seluruhnya dan neraka  Jahanam tiada menggelegak padanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Berkata Ka’ab ra.,” Bahwa Alah ‘Azza wa Jalla melebihkan Mekah dari  segala negri, Ramadhan dari segala bulan, Jumat dari segala hari dan  Lailatul Qadar dari segala malam. Dan dikatakan bahwa burung dan hewan  yang berjumpa satu sama lain pada hari Jumat mengucapkan:’Selamat…selam&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;at …hari yang baik.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggal pada hari  Jumat atau malamnya, niscaya dituliskan oleh Allah SWT baginya pahala  syahid dan terpelihara dari fitnah kubur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah…, para sahabt2ku , demikianlah Allah dan Rasul-Nya mengutamakan hari  Jumat sebagai hari yang diutamakan, skrg .. bagaimana dengan kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia Keutamaan Hari Jumat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata Rasulullah masih hidup, beliau pasti membenci sineas Indonesia  yang menjadikan hari Jumat seolah hari menakutkan dan horor...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novelis Ayu Sutrisna (diperankan Suzanna) sering mengalami tangan  gemetar dan keringat dingin keluar karena mengidap phobia tertentu.  Anton (diperankan Alan Nuari), psikiater dan sekaligus pacar yang  merawatnya, menganjurkan hidup santai dan menghindari suasana sibuk dan  bising.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun menyepi di sebuah rumah tua milik ayah Anton. Namun dua penjaga  rumah tua itu mati mengerikan ketika mencoba memperkosa Ayu. Mereka  diperkirakan dibunuh setan. Akhirnya tabir terbuka, ayah Anton mengaku  bahwa istrinya telah melahirkan bayi di malam Jumat Kliwon dan terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun  1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi  antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun  1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi  antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, di atas era 80-an dan seterusnya, para sineas lain di Indonesia  menjadikan hari Jumat sebagai hari menakutkan. Hampir bisa disaksikan  di semua TV atau film-film horor, menjadikan hari Jumat sebagai hari  “kebangkitan” para setan. Walhasil, hari Jumat adalah hari menyeramkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah para sineas Indonesia yang telah ikut menyumbang keburukan  dengan menjadikan Hari Jumat seolah-oleh hari paling sial dan  menakutkan. Andai Rasulullah masih hidup di tengah-tengah kita, mungkin  baginda akan marah besar. Betapa tidak, karena baginda Rasulullah sangat  memuliakan hari Jumat. Dalam banyak riwayat, Rasulullah bahkan meminta  kita memuliakan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda. “Hari terbaik di mana  matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihis  Salam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan  kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama  bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di  dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat  berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi  tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk  memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya doa, yaitu  saat-saat terakhir setelah shalat ashar (seperti yang dijelaskan dalam  banyak hadits) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat  berkhutbah Jumat sampai shalat selesai ditunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan Mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengkhususkan hari Jumat ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh  kaum dari umat-umat terdahulu. Di dalamnya banyak rahasia dan keutamaan  yang datangnya langsung dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa rahasia keagungan hari Jumat adalah sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Hari Keberkahan. Di mana di hari Jumat berkumpul kaum Muslimin  di masjid-masjid untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua  khutbah Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta  nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya  mengandung manfaat agama dan dunia. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah  rahimahullah menyebut hari Jumat memiliki 33 keutamaan. Bahkan Imam  as-Suyuthi menyebut ada 1001 keistimewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Hari Dikabulkannya doa. Di antara rahasia keutamaan hari Jumat  lain adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim  melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala,  niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat  dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [HR.Bukhari dan  Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya pada hari Jumat  terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat  dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan  mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat. Rasulullah bersabda,  “Hendaklah kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan shalat Jumat. Atau  (jika tidak) Allah pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka  pasti menjadi orang-orang yang lalai.” [Muslim]. Dalam riwayat lain  Rasulullah menyebutkan, “Shalat Jumat adalah hak yang diwajibkan kepada  setiap Muslim kecuali empat orang; budak atau wanita, atau anak kecil,  atau orang sakit.” [Abu Daud]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat,  maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual  beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [QS:  Al-Jumu'ah:9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar  khutbah dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat  dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka  baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan  shalatnya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;,Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non-Muslim. Hari Jumat adalah  hari istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk  membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda: "Allah telah memalingkan  orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya  mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan  hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan  bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya,  sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat,  Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita  seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang  terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang  akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk." [HR. Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Hari Allah menampakkan diri. Dalam sebuah riwayat  disebutkan,Hari Jumat Allah menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang  beriman di Surga. Dari Anas bin Malik dalam mengomentari ayat: "Dan  Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan  diri kepada mereka setiap hari Jumat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak keistimewan hari Jumat. Di antaranya adalah; Dalam  "al-Musnad" dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi  Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di  sisi Allah Subhanahu Wata'ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu  Wata'ala dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari Jumat  tersebut terdapat lima keistimewaan: Hari itu, bapak semua umat manusia,  Nabi Adam 'Alaihissalam diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat.  Hari kiamat tak akan terjadi kecuali hari Jum’at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, sangat memuliakan  hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah  dibandingkan hari-hari lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika Menyambut Hari Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandi Jum’at [jenabat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang baligh  berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah bersabda,  yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang  baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi  setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak,  wanita, orang sakit, dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum  berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya  mandi jenabat biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barangsiapa  mandi Jumat seperti mandi jenabat.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Berpakaian Bersih dan Memakai Wangi-Wangian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah berkata, "Siapa yang mandi pada hari Jumat, bersuci sesuai  kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke  masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk  dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam  berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at." [HR.  Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Menghentikan Aktivitas Jual-Beli dan Menyegerakan ke Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur  siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhari). Al Hafidz Ibnu Hajar  berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada  awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka  pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih  dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.” (Lihat  Fathul Bari II/388)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Sholat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa mandi kemudian  datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam  mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka  akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya ditambah  tiga hari.” [HR. Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Membaca Surat Al Kahfi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi  pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Memperbanyak Shalawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas ra, Rasulullah bersabda: "Perbanyaklah shalawat pada hari  Jumat dan malam Jumat." [HR. Baihaqi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Aus Radhiallahu 'anhu, dia mengatakan, Rasulullah Shallallahu  'Alaihi Wasallam, bersabda: "Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jumat:  pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada  hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur,  maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat  kalian akan diperlihatkan kepadaku", para shahabat bertanya: "wahai  Rasulullah, bagaimana diperlihatkan kepada engkau sedangkan tubuh engkau  sudah hancur (sudah menyatu dengan tanah ketika sudah wafat), Beliau  menjawab: "sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala mengharamkan kepada  bumi untuk memakan (menghancurkan) jasad para Nabi." [HR, "al-Khamsah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai Apa yang Dicintai Nabi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Muhammad adalah orang pilihan dan kekasih Allah SWT. Apapun  amalan yang disukai Nabi adalah hal yang paling disukai Allah dan setiap  amalan yang dibenci Nabi juga dimurkai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kesungguhan kita mencintai Rasulullah Saw adalah berlomba-lomba  dan bersungguh-sungguh mengikuti dan meneladani apa yang telah beliau  lakukan. Sebagaimana firman Allah SWT, وَمَا ءَاتَاكُمُ الرَّسُولُ  فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا. Artinya, ”Apa saja yang  dibawa oleh Rasul untuk kalian, ambillah, dan apa saja yang dilarangnya  atas kalian, tinggalkanlah.” [QS. al-Hasyr [59]: 7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain disebutkan, Katakanlah, “Jika kalian benar-benar  mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi kalian dan  mengampuni dosa-dosa kalian.” [Qs. Ali-Imran [3]: 31].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, apapun yang sudah ditetapkan Nabi –termasuk memuliakan hari  Jumat-- adalah sesuatu yang sudah pasti disukai Allah SWT. Sangatlah  tidak pantas bagi kita sekalian mengada-adakan dan mengarang-ngarang  sesuatu yang sesungguhnya tidak ada dan tidak pernah dilakukan Nabi  kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga setelah ini kita ikut menjadikan dan memuliakan hari Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; [nih ana himpun .. dari berbagai sumber/www.hidayatullah.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Berdo’a Pada Hari Jum’at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Berdo’a Pada Hari Jum’atHari Jum'at adalah hari yang paling  utama dalam sepekan. Allah ta'ala telah mengkhususkan untuk kaum  muslimin yang belum pernah diberikan kepada ummat-ummat sebelumnya  sebagai karunia dan pemuliaan terhadap ummat ini. Pada hari tersebut  terdapat ibadah-ibadah yang khusus (yang paling agung adalah Shalat  Jum'at).&lt;br /&gt;Di bawah ini akan disampaikan dalil-dalil yang menyebutkan keutamaannya  dan sunnah-sunnah serta kewajiban yang diperintahkan dalam rangka  memuliakan hari Jum'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah  mengatakan, artinya: "Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari  adalah hari Jum'at. Pada hari itu diciptakan Adam ‘alaihissalam,  dimasukkan dan dikeluarkan dari surga pada hari itu dan kiamat akan  terjadi pada hari Jum'at pula." (HR. Muslim, Abu Dawud, Annasa'i,  Tirmidzi dan dishahihkannya. Lihat Fiqhussunnah oleh Sayyid Sabiq bab  Jum'ah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah disebutkan di muka bahwa ibadah khusus yang mulia pada  hari Jum'at adalah shalat Jum'at. Barangsiapa yang meninggalkannya  tanpa ada alasan syar'i akan mendapatkan dosa besar adan akan diadzab  dengan adzab yang pedih.&lt;br /&gt;Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam mengatakan tentang suatu kaum  yang meninggalkan shalat Jum'at, artinya : "Sungguh aku berkeinginan  untuk memerintahakan seorang laki-laki shalat bersama dengan manusia  kemudian aku membakar rumah-rumah mereka yang tidak melakukan shalat  Jum'at." (HR. Muslim, Ad Darimi dan Al Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu riwayat yang bersumber dari Muhammad bin Abdurrahman bin  Zahrah, aku mendengar pamanku berkata, Rasulullah bersabda, artinya :  "Barangsiapa mendengan panggilan adzan pada hari Jum'at dan tidak  mendatanginya, kemudian mendengar dan tidak mendatanginya, kemudian  mendengar dan tidak mendatanginya, kemudian mendengar dan tidak  mendatanginya, maka Allah akan menutup hatinya dan menjadikan hatinya  seperti hati orang munafik." (HR. Al Baihaqi, Abu Ya'la, dishahihkan  oleh Ibnu Hajar dan Ibnu Mundzir, hadits ini dihasankan oleh Masyhur  Hasan Salman dalam Al Qulul Mubin fii Akhtha'il Mushollin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa hal yang disunnahkan berkenaan dengan keutamaan  hari Jum'at :&lt;br /&gt;1. Disunnnahkan berdo'a karena berdo'a pada hari itu akan dikabulkan  terutama pada waktu / saat mustajab (mudahj terkabul do'a).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terdapat hadits bersumber dari Jabir bin Abdillah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir bin Abdillah dari Raslullah bahwasanya beliau berkata,  artinya : "Pada hari Jum'at ada dua belas waktu. Tidak ditemukan seorang  muslim yang sedang memohon sesuatu kepada Allah ‘Azza wa jalla kecuali  pasti Dia memberinya. Maka carilah waktu itu, yaitu akhir waktu setelah  ‘Ashr." (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan  Abu Dawud, hadits 926 hal. 196)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'a yang paling disukai oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  adalah meminta kebaikan di dunia dan akhirat dan meminta perlindungan  dari neraka. Dalam suatu hadits disebutkan: "Barangsiapa yang meminta  dimasukkan ke dalam surga, maka surga mengatakan : "Ya, Allah, masukkan  dia ke dalam surga". Dan barangsiapa yang meminta perlindungan dari api  neraka kepada Allah subhanahu wata'ala, maka neraka akan berkata : "Ya  Allah, lindungilah dia dari neraka." (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh  Al-Albani dalam Shahihul Jaami' no. 6151/, lihat Shifatun Naar fil Kitab  was Sunnah oleh Mahmud bin Khalifah Al Jasim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Disunnahkan memperbanyak bacaan shalawat Nabi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aus bin Aus radliyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu  alaihi wasallam pernah bersabda, artinya: "Seutama-utama hari adalah  hari Jum'at. Padanya diciptakan dan dimatikannya Adam ‘alaihissalam,  ditiup sangkakala dan dibinasakannya manusia. Oleh karena itu  perbanyaklah shalawat atasku pada hari itu karena shalawatmu akan sampai  kepadaku." Para sahabat bertanya : "Bagaimana bisa sampai kepadamu  sedangkan jasadmu telah dimakan tanah?" Rasulullah berkata : "Allah  subhanahu wata'ala mngharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi."  (HR. Abu Dawud, Shahih, Lihat Shahih Sunan Abu Dawud hal. 196 hadits no.  925 oleh Syaikh Nashiruddin Al Abani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Disunnahkan membaca Surat Al Kahfi pada siang atau malam harinya  (Lihat Al Adzkar oleh Imam An Nawawi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang menghafal sepuluh atau tiga ayat pertama dari surat  Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal. Juga barangsiapa yang membaca  sepuluh ayat terakhir dan sepuluh ayat dari Surat Al Kahfi akan terjaga  dari fitnah Dajjal. Dalilnya adalah hadits dari Abu Darda' radliyallahu  ‘anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam berkata : "Barangsiapa yang  menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat Al Kahfi terjaga dari fitnah  Dajjal." (HR. Muslim, Abu Dawud, Nasa'i dan Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada lafadz Tirmidzi : "Barangsiapa menghafal tiga surat Al Kahfi akan  terjaga dari fitnah Dajjal ." Dia berkata : "Hadits Hasan". Pada hadits  yang diriwayatkan dari Imam Ahmad dari Abu Darda' radliyallahu ‘anhu  bahwa Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam berkata : "Barangsiapa yang  membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi akan terjaga dari  fitnah Dajjal". Hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Muslim dari  Nasa'i dari Qatadah radliyallahu ‘anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada lafadz Nasa'i menyatakan : "Barangsiapa membaca sepuluh ayat  (mana saja) dari surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadits yang marfu' (sanadnya bersambung sampai Rasulullah.) dari  Ali bin Abi Thalib : "Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari  Jum'at maka ia akan dijaga dari setiap fitnah sampai delapan hari  walaupun Dajjal keluar ia akan tetap terjaga dari fitnahnya". (Lihat  tafsir Ibnu Katsir Surat Al Kahfi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disunnahkan pula membaca surat Ali Laam Miim tanziil - assajdah dan Hal  ata ‘alal insan pada shalat fajar (shubuh). Abu Hurairah mengatakan :  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam membaca surat Alif Laam Miim  tanziil assajdah dan Hal ata ‘alal insan pada shalat subuh hari Jum'at.  (Muttafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Thabrani dari Ibnu Mas'ud bahwa Nabi terus-menerus membaca kedua  surat tersebut . Menurut riwayat dari Ibnu Abbas dan Abi Hurairah  radliallahu'anhuma berkata bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam  membaca Surat Al Jum'ah dan Munafiqun pada hari Jum'at . (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula Nabi membaca surat Sabbihisma dan Al Ghasyiah pada shalat  Jum'at. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir surat Al-A'la dan Al Ghasyiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Silahturohim ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-2419961107277234684?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/2419961107277234684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/e-utamaan-hari-jumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/2419961107277234684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/2419961107277234684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/e-utamaan-hari-jumah.html' title='e Utamaan Hari Jum&apos;ah ..'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-8712518556261320434</id><published>2010-04-07T08:21:00.001-07:00</published><updated>2010-04-07T08:21:31.393-07:00</updated><title type='text'>NOMOR TELEPHONE / HP MASYAIKH ATAU ULAMA2 KIBAR</title><content type='html'>لمن لديه سؤال في الدين أو استفسار أو نحو ذلك ..&lt;br /&gt;و حياكم...&lt;br /&gt;ملحوظة : الأرقام كلها من المملكة العربية السعودية ..&lt;br /&gt;لذا استبدلوا الصفر في بداية كل رقم برقم فتح الخط السعودي&lt;br /&gt;( 00966 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: أرقام المشايخ ::&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز بن عبد الله آل الشيخ&lt;br /&gt;4829730/4810005/4828390/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن عبد الرحمن الجبرين&lt;br /&gt;(رحمه الله)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; 4596520/4253050/4250416/01&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;  فاكس&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صالح بن محمد اللحيدان&lt;br /&gt;4829802/4655279/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بكر بن عبد الله أبو زيد&lt;br /&gt;(رحمه الله)&lt;br /&gt;4511541/4655279/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد المحسن العباد&lt;br /&gt;8475207/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صالح بن فوزان الفوزان&lt;br /&gt;4588570/4787840/4767420/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن عبد الرحمن الغديان&lt;br /&gt;4111729/4113796/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن محمد الغنيمان&lt;br /&gt;3694401/3230526/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أبو بكر الجزائري&lt;br /&gt;8254837/8371500/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فيحان بن شالي المطيري&lt;br /&gt;8363309/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;علي بن سعيد الغامدي&lt;br /&gt;8282071/8384093/04 جوال 054593813&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد المحسن بن عبد الله الزامل&lt;br /&gt;4240870/4037628/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن سليمان المنيع&lt;br /&gt;5561712/5586254/02 جوال 055501731&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز بن عبد الله الراجحي&lt;br /&gt;2582939/4915930/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الرحمن بن ناصر البراك&lt;br /&gt;2582899/2410428/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن محمد المطلق&lt;br /&gt;2584837/4214086/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صالح بن عبد الله بن حميد&lt;br /&gt;5580639/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد السبيل&lt;br /&gt;5733277/5565503/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعود الشريم&lt;br /&gt;5746004/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الرحمن السديس&lt;br /&gt;5275819/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;علي بن عبد الرحمن الحذيفي&lt;br /&gt;8253596/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الباري الثبيتي&lt;br /&gt;8370300/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد المحسن القاسم&lt;br /&gt;8292028/04 جوال 055372032&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صلاح البدير&lt;br /&gt;055470866&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سليمان العلوان&lt;br /&gt;3816716/06 جوال 055151311&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صالح بن غانم السدلان&lt;br /&gt;4643083/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;احمد بن عبد الله العمري&lt;br /&gt;8411883/04 جوال 053334044&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أنيس بن احمد طاهر&lt;br /&gt;8486115/04 جوال 055300229&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سلمان بن فهد العودة&lt;br /&gt;3820789/06 جوال 054250250&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الوهاب بن ناصر الطريري&lt;br /&gt;4622706/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعيد بن مسفر القحطاني&lt;br /&gt;5571424/02 بعد صلاة المغرب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ناصر عبد الكريم العقل&lt;br /&gt;2318972/01 جوال 055142120&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعد بن عبد الله البريك&lt;br /&gt;جوال 055441178&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سفر بن عبد الرحمن الحوالي&lt;br /&gt;5281050/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد بن سعيد القحطاني&lt;br /&gt;5281141/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إبراهيم بن عبد الله الغيث&lt;br /&gt;4210696/01 جوال 055419565&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ناصر العمر&lt;br /&gt;2491455/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عائض بن عبد الله القرني&lt;br /&gt;فاكس 4196663/01 جوال 054222000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إبراهيم بن عبد الله الدويش&lt;br /&gt;3337191/3333003/06 يوم الثلاثاء بعد المغرب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد بن صالح المنجد&lt;br /&gt;فاكس 8825737/03 جوال 055802296&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;علي عبد الخالق القرني&lt;br /&gt;02/5376142&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد عبد الرحمن العريفي&lt;br /&gt;2460368/01 جوال 055845140&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إبراهيم الفارس&lt;br /&gt;4910307/4912482/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعيد بن علي بن وهف القحطاني&lt;br /&gt;4984380/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عمر بن سعود العيد&lt;br /&gt;4259612/01 جوال 055457377&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يحي اليحي&lt;br /&gt;8344095/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز بن محمد السدحان&lt;br /&gt;4250470/01 جوال 055469946&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الرحمن المحمود&lt;br /&gt;2326327/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد حسن الدريعي&lt;br /&gt;4630858/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد بن عبد الرحمن الدخيل&lt;br /&gt;8380022/04 جوال 055308749&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الرحمن الفريان&lt;br /&gt;4312090/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز بن إبراهيم القاسم&lt;br /&gt;4240734/01 جوال 055484807&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;خالد بن علي المشيقح&lt;br /&gt;3248076/06 جوال 055148076&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صالح بن عواد المغامسي&lt;br /&gt;جوال 055319008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الكريم بن إبراهيم الغيضة&lt;br /&gt;جوال 055304127&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبيد بن سالم العمري&lt;br /&gt;جوال 055321442&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبيد الله بن احمد القحطاني&lt;br /&gt;جوال 054549596&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;منصور بن عبد العزيز السماري&lt;br /&gt;4923434/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سلطان العويد&lt;br /&gt;8412749/03&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الرزاق عبد المحسن العباد&lt;br /&gt;8471810/04 جوال 055308367&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله الجلالي&lt;br /&gt;3642705/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد جميل زينو&lt;br /&gt;5561827/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;موسى بن حسن ميان&lt;br /&gt;8640407/04 جوال 055315688&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عابد السفياني&lt;br /&gt;5565220/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سليمان اللحيدان&lt;br /&gt;055667261&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محمد بن عبد العزيز المسند&lt;br /&gt;2390210/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن عبد الوهاب سرداد&lt;br /&gt;جوال 055314323&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إبراهيم بن صالح الخضيري&lt;br /&gt;4216724/01 جوال 055404373&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز بن محمد الداود&lt;br /&gt;4595956/4412103/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن صالح القصير&lt;br /&gt;جوال 055255565&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صالح الأطرم&lt;br /&gt;2328798/4585443/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعد بن ناصر الشثري&lt;br /&gt;4886247/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الكريم بن عبد الله الخضير&lt;br /&gt;2330025/2330056/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد المحسن بن ناصر العبيكان&lt;br /&gt;4259762/4260616/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;علي الجمعة&lt;br /&gt;3810560/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز العقل&lt;br /&gt;3242111/3246576/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله بن صالح الفوزان&lt;br /&gt;3234178/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعيد الدعجاني&lt;br /&gt;6831669/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد الله الحبيشي&lt;br /&gt;054362202&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سعد بن سعيد الحجري&lt;br /&gt;2270479/07 جوال 053752282&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد العزيز السويدان&lt;br /&gt;جوال 055804137&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبد المجيد الزنداني&lt;br /&gt;009671341733 - 009671256690&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ياسر بن عبدالرحمن المحميد&lt;br /&gt;39331322 - 00973&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: أرقام هواتف مكاتب الدعوة والإرشاد في السعودية ::&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رئاسة البحوث العلمية والإفتاء&lt;br /&gt;4595555/01 7320900/02 5589825/5589824/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بمكة&lt;br /&gt;5360594/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بالمدينة&lt;br /&gt;8212423/8252664/8220825/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد ببريدة&lt;br /&gt;3248980/06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بالرياض&lt;br /&gt;4010211/01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بجدة&lt;br /&gt;6637643/6656994/02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بأبها&lt;br /&gt;2240038/07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بينبع&lt;br /&gt;3913620/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بتبوك&lt;br /&gt;4211315/04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مركز الدعوة والإرشاد بالدمام&lt;br /&gt;8263535/03&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: الإيميلات للمشايخ و العلماء و الدعاة و طلاب العلم ::&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مشرف موقع الشيخ عبدالعزيز بن باز (رحمه الله)&lt;br /&gt;ahmad@ibnbaz.org.sa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الأستاذ / عصام العطار&lt;br /&gt;alattar-web@ifrance.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الدكتور / فاروق الدسوقي&lt;br /&gt;ask@aldesouky.com.kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / ناصر الفهد&lt;br /&gt;alssalaf@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / عبدالمحسن بن ناصر العبيكان&lt;br /&gt;al-obikan@maktoob.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ الدكتور / محمد بن حسين الجيزاني&lt;br /&gt;maljezane@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / محمد المختار الشنقيطي&lt;br /&gt;webmaster@shankeety.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ سلمان بن فهد العودة&lt;br /&gt;salman@aloadah.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / عائض بن عبدالله القرني&lt;br /&gt;AAlqarni@al-islam.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / سليمان بن ناصر العلوان&lt;br /&gt;snallwan@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / علي بن خضير الخضير&lt;br /&gt;khodair_site@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / عبدالرحمن عبدالخالق&lt;br /&gt;supervisor@salafi.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ محمد الحمود النجدي&lt;br /&gt;alathry@alathry.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ عثمان الخميس&lt;br /&gt;almanhaj@almanhaj.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / محمد المنجد&lt;br /&gt;questions@islam-qa.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / سعد البريك&lt;br /&gt;sogian@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / موسى بن حسن ميان&lt;br /&gt;almyyan@al-islam.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / محمد الدويش&lt;br /&gt;dweesh@dweesh.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / مازن الفريح&lt;br /&gt;mazen@sheikh-mazen.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / عبد الرحمن بن محمد الهرفي&lt;br /&gt;a_alharfi@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / حامد بن عبدالله العلي&lt;br /&gt;hamed_alali@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / نشأت بن أحمد&lt;br /&gt;nashatnet@ayna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / فيصل مولوي&lt;br /&gt;fatawa@mawlawi.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الدكتور / صلاح صالح الراشد&lt;br /&gt;salah@alrashed.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الدكتور / مازن مطبقاني&lt;br /&gt;&lt;span&gt; mazen_mutabagani@hotmail.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الدكتور / طارق السويدان&lt;br /&gt;tareq_suwaidan@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ الدكتور/ جعفر شيخ إدريس&lt;br /&gt;a@jaafaridris.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ الدكتور/ فالح بن محمد الصغير&lt;br /&gt;falehmalsgair@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / محمد بن عبد الرحمن العريفي&lt;br /&gt;arefe5@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الداعية / قيس الكلبي&lt;br /&gt;a1kkaa@aol.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / عبدالكريم الغضية&lt;br /&gt;gdyyah@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الشيخ / سعد بن سعيد الحجري&lt;br /&gt;hjry@naseej.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عبدالله بن سليمان الحبيشي&lt;br /&gt;alhobieshi@hotmail.com&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=196032&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=382337111711&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=382337111711&amp;amp;id=1752889223"&gt;&lt;img style="width: 460px;" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs484.snc3/26499_1105559856533_1752889223_196032_7855694_n.jpg" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() {  adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-8712518556261320434?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/8712518556261320434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/nomor-telephone-hp-masyaikh-atau-ulama2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/8712518556261320434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/8712518556261320434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/nomor-telephone-hp-masyaikh-atau-ulama2.html' title='NOMOR TELEPHONE / HP MASYAIKH ATAU ULAMA2 KIBAR'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-6431350915567101287</id><published>2010-04-07T08:19:00.001-07:00</published><updated>2010-04-07T08:19:56.802-07:00</updated><title type='text'>Bisikan Setan</title><content type='html'>Setan menurut al-Qur'an surah al-An'am ayat 112 dan surah an-Naas dan  juga menurut berbagai teks hadits adalah terdiri dari jin dan manusia.  Keduanya aktif bekerja menjalankan misi mereka masing-masing. Salah satu  tugas setan adalah membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia,  sebagaimana firman Allah di dalam surah an-Naas, artinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah, "Aku berlindung kepada Rabb (Tuhan yang memelihara dan  menguasai) manusia. Raja manusia. Ilaah (sembahan) manusia, dari  kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan  (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat-ayat di atas, Allah memerintahkan manusia agar  beristi-'adzah (memohon perlindungan kepadaNya) dari bisikan jahat setan  jin dan setan manusia. Alwaswas adalah bisikan-bisikan setan yang halus  sedang al-khannas terambil dari kata khanasa, yang berarti kembali  mundur, melempem, bersembunyi serta timbul tenggelam. Maksudnya adalah  setan kembali menggoda manusia pada saat manusia lengah dan melupakan  Allah, kemudian dia mundur dan melempem pada saat manusia berdzikir  mengingat Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi Setan Memperdaya Manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi dan pekerjaan setan itu ada dua, pertama, menyuruh manusia  melakukan dosa dan kejahatan, dan yang ke dua, menghalang-halangi  manusia dari segala macam bentuk perbuatan baik yang diridlai Allah  Ta'ala. Di dalam Sahih Muslim nomor ke 5109 bersumber dari 'Iyad bin  Himar al-Mujasyi'i, disebutkan bahwa Rasulullah Shalallaahu alaihi  wasalam bersabda,Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku menciptakan  hamba-hambaKu dalam keadaan hanif (cenderung kepada kebenaran), lalu  setan-setan mendatangi mereka, dan menyelewengkannya dari agama mereka  dan (setan-setan itu) mengharamkan terhadap mereka apa yang Aku halalkan  bagi mereka dan menyuruh mereka mempersekutukan Aku…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hadits ini, dapat dikatakan, bahwa yang menyeleweng-kan  manusia dari dien (Islam) adalah setan, termasuk menggelincirkan manusia  kepada perbuatan syirik. Namun manusia yang dapat dikuasai setan, hanya  mereka yang tak memperdulikan tuntunan Allah dan menjadikan setan itu  sebagai pembimbing jalan hidupnya. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengemukakan  enam tahapan yang dilalui setan dalam menyesatkan dan mem-perdaya  manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap pertama ialah pengafiran atau pemusyrikan manusia. Kalau yang  diajak setan itu muslim, yang beriman teguh, yang tak dapat dikafirkan  dan dimusyrikkan, setan akan melangkah ke tahapan dakwah ke dua, yaitu  pem-bid'ahan. Setan pada tahapan ke dua ini berupaya menjadikan orang  Muslim sebagai ahlul bid'ah. Kalau yang didakwahi setan itu kalangan  Ahlus Sunnah, yang teguh dan istiqamah memegang Sunnah, setan melangkah  pada tahap yang ke tiga, yaitu menjebak orang Islam kepada kaba’ir  (dosa-dosa besar). Kalau yang bersangkutan beriman teguh, sehingga tak  mau melakukan dosa-dosa besar, setan tetap tidak berputus asa, untuk  terus berupaya mencari taktik lain, dengan melangkah ke tahap yang ke  empat, yaitu menjebak manusia dengan dosa-dosa kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tahap ke empat ini gagal juga, setan melangkah ke tahap ke lima,  yaitu menyibukkan manusia kepada masalah-masalah yang mubah (boleh),  sehingga yang bersangkutan menghabiskan waktunya untuk urus-an-urusan  yang mubah, yang dampaknya, lupa menunaikan perbuatan-perbuatan yang  dicintai Allah Ta'ala, yang berpahala, yang semua Muslim diperintahkan  mengamalkannya. Kalau tahap ke lima ini gagal juga, setan melanjutkan  strategi gandanya ke tahapan yang ke enam, yaitu menyi-bukkan manusia  dalam urusan-urusan kurang bermanfaat atau yang man-faatnya lebih kecil,  sehingga dampak persoalan-persoalan yang lebih penting dan yang lebih  baik jadi tertinggalkan dan terabaikan. Misalnya, sibuk dengan amalan  sunnah, sehingga amalan wajib tertinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun perangkap atau jerat-jerat yang dipasang setan tidak terhitung  jenis dan jumlahnya, di antaranya ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mengadu Domba Sesama Muslim dan Buruk Sangka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Di dalam hadits yang diriwayatkan al-Bukhari, Rasulullah bersabda  yang artinya, “Sesungguhnya iblis telah berputus asa untuk disembah oleh  orang-orang yang sholeh, tetapi ia berusaha mengadu domba di antara  mereka.".&lt;br /&gt;      Caranya ialah menciptakan dan menyebarkan permusuhan, kebencian  dan fitnah di antara mereka. Sikap buruk sangka (terhadap Allah maupun  manusia) biasanya datang dari setan. Dalilnya antara lain ialah hadits  Shafiyyah binti Huyay (istri Rasulullah) ia berkata yang artinya,  "Ketika Rasulullah sedang beri'tikaf di masjid, saya mendatanginya pada  suatu malam dan bercerita. Kemudian saya pulang diantar beliau. Ada dua  orang Anshar berjalan dan ketika keduanya melihat Rasulullah, mereka  mempercepat langkah. Rasulullah berkata, "Pelan-pelanlah. Dia adalah  Shafiyah binti Huyay". Mereka berkata, "Subhanallah (Maha Suci Allah),  Rasulullah!" Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya setan berjalan di tubuh  manusia pada peredaran darah, aku khawatir setan itu melontarkan  kejahatan di hati kamu berdua , sehingga timbul prasangka yang buruk."  (HR. Al-Bukhari 240, Muslim 2174-2175).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Menganggap Baik dan Indah Kebid'ahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ibadah yang sudah baik dari Nabi, oleh setan dimodifikasi, antara  lain dilakukan penambahan-penambahan di sana sini atau pun  pengurangan-pengurangan. Apa yang tidak disunnahkan Nabi, dilakukan,  sebaliknya yang disunnahkan Nabi justru ditinggalkan.&lt;br /&gt;      Sebagian manusia dibisiki agar merekayasa hadits palsu yang  disandar kan kepada Rasulullah sambil berdalih, “Kami memang berdusta  mengarang hadits, namun bukan dengan niat menentang Rasulullah  Shalallaahu alaihi wasalam , melainkan membela beliau. Tak terhitung  jumlah hadits yang direkayasa untuk menakut-nakuti manusia dari neraka,  agar melakukan amal kebaikan atau pun menggambarkan surga dengan cara  aneh pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Membisikkan Bahwa Islam Hanyalah Muamalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Terkadang setan membisikkan ke dalam hati manusia, "Dien (Islam)  adalah muamalah (pergaulan/akhlak yang baik). Yang penting dalam  beragama adalah cukup berbuat baik saja terhadap sesama manusia, jangan  mendustai atau menipu mereka walaupun kamu tidak shalat. Bukankah  Rasulullah mengatakan, bahwa agama adalah muamalah?" Sebagai hasilnya,  banya orang yang berprinsip, tak shalat tak mengapa, asal tidak jahat  terhadap sesama manusia. Kepada yang lain, dibisikinya pula, "Yang  penting adalah hati dan niat baik, sepanjang engkau lalui waktu malammu  tanpa menyimpan dengki dan kebencian terhadap manusia, cukuplah sudah”.  Akibatnya yang bersangkutan meninggalkan banyak amal shaleh, karena  mencu-kupkan diri dengan niat baik saja!&lt;br /&gt;      Kepada kalangan yang berkecim-pung di politik, setan jin  membisikkan, "Yang penting adalah kita harus mengenal keadaan riil kaum  muslimin dan keadaan musuh-musuh mereka. Dengan demikian hal paling  penting adalah masalah-masalah politik. Ibadah biarlah dilakukan  kalangan ahli ibadah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Membisikkan bahwa Islam Hanya Mengatur Hubungan dengan Allah Saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kepada mereka, setan membisik-kan, "Engkau zuhud dengan  mening-galkan semua urusan dunia, termasuk urusan politik." Urusan  pemerintahan, biarlah orang kafir saja yang mengatur, karena itu adalah  masalah keduniaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan agama, sedang  agama hanya mengatur hubungan dengan Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Membisikkan Bahwa yang Penting Bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Datang pula kelompok lain dengan pendapat, "Yang paling penting  adalah menyatukan barisan kaum muslimin. Kelompok ini menjadikan  persatuan sebagai hal paling penting, walaupun dibandingkan masalah  aqidah! Dasar mereka ialah musuh-musuh Allah sedang gencar ingin  menghabisi Islam. Memang benar umat Islam harus bersatu, tetapi harus di  atas dasar dien, bukan bersatu dalam kekacauan dan perbedaan aqidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Menunda Kebaikan atau Melakukannya Secara Asal-Asalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Salah satu bisikan jahat setan ialah agar umat Islam dalam  melakukan kebaikan bersikap menunda-nunda atau sebaliknya melakukannya,  namun dengan tergesa-gesa tanpa perhitungan. Sehingga akibatnya banyak  kebaikan yang tidak terlaksana atau dilakukan namun secara serampangan  dan asal-asalan, baik itu amal yang bersifat individual maupun kolektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. Membisiki Manusia Sebagai Orang yang Terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Di sisi lain, setan membisikkan di dalam hati manusia, "Engkau  lebih baik dari orang lain, engkau melakukan shalat, sementara orang  lain banyak yang tidak shalat." Setan membisiki setiap orang yang  beribadah agar memperhatikan kelakuan orang-orang yang berada di  bawahnya dalam beramal shaleh, untuk mencegahnya dari beramal lebih  baik. Padahal yang dituntut dari kita adalah sebaliknya yaitu merasa  kurang di dalam kebaikan, misalnya kita perhatikan orang yang berpuasa  sunah Senin dan Kamis ketika kita tidak melakukannya. Tetapi setan  sangat jahat dan lihai, dengan berbagai cara, ia memperdayakan kita agar  kita merasa sudah cukup, sudah hebat dan sempurna, sehingga kita merasa  tak perlu belajar dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. Menjadikan Satu Kebaikan Sebagai Penghalang Kebaikan yang Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Untuk menjauhkan kita dari tugas dakwah, setan terkadang membisiki  hati kita, "Kamu harus tawadhu, siapa yang tawadhu karena Allah,  niscaya akan ditinggikan-Nya. Bukan level kamu melibatkan diri dalam  tugas da'wah! Urusan da'wah hanya untuk orang berilmu tinggi saja! Kalau  kamu melibat-kan diri juga dalam tugas da'wah, kamu berarti sombong,  tak tahu diri."&lt;br /&gt;      Setan terus menekan kita sampai mencapai derajat di mana kita  merasa tak berguna dan tak mampu memikul tugas da'wah'. Padahal kita  akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kemampuan yang seharusnya kita  pergunakan untuk tugas da'wah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Allah senantiasa membantu kita mengalahkan musuh nyata  kita, yaitu setan, baik setan jin maupun manusia. Akhirnya, marilah kita  sama-sama berdo’a dengan do’a yang diajarkan Allah. Terapinya,  membiasakan melakukan dzikir pagi dan sore, banyak-banyak membaca  al-Qur’an, dan selalu berdzikir memohon perlindungan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Rabbku!, aku berlindung kepadaMu dari bisikan-bisikan jahat setan  dan aku berlindung kepadamu Rabbku mereka mendatangiku…" (Al-Mu'minun  ayat 97-98). Wallaahu ‘a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-6431350915567101287?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/6431350915567101287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/bisikan-setan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6431350915567101287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6431350915567101287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/bisikan-setan.html' title='Bisikan Setan'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-8596280072728034341</id><published>2010-04-07T08:18:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:19:23.501-07:00</updated><title type='text'>TEMPAT FAVORIT SETAN BERGENTAYANGAN</title><content type='html'>Tempat-tempat yang banyak ditemukan para syaitan diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tempat peristirahatan unta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits Abdullah bin Mughaffal radiyallohu ‘anhu berkata, bersabda  ..Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صَلُّوا فِى مَرَابِضِ الْغَنَمِ وَلاَ تُصَلُّوا فِى أَعْطَانِ الإِبِلِ  فَإِنَّهَا خُلِقَتْ مِنَ الشَّيَاطِينِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Shalatlah kalian di tempat peristirahatan (kandang) kambing dan  janganlah kalian shalat di tempat peristirahatan (kandang) unta karena  sesungguhnya unta itu diciptakan dari syaitan.” (HR. Ahmad (4/85), Ibnu  Majah (769) dan Ibnu Hibban (5657) dan selainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yang  disebutkan di dalam “Majmu Fatawa” (19/41) ketika menjelaskan tentang  penyebab dilarangnya shalat di tempat peristirahatan unta. Yang benar  bahwa penyebab (dilarangnya shalat) di kamar mandi, tempat  peristirahatan unta dan yang semisalnya adalah karena itu adalah  tempat-tempat para setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tempat buang air besar dan kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits Zaid bin Arqam radiyallohu ‘anhu, dan selainnya yang  diriwayatkan oleh Ahmad (4/373), Ibnu Majah (296), Ibnu Hibban ( 1406),  Al Hakim (1/187) dan selainnya bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi  wasallam, bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ هَذِهِ الْحُشُوشَ مُحْتَضَرَةٌ ، فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ  فَلْيَقُلْ : اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ  وَالْخَبَائِثِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat ini dihadiri (oleh para setan,  pen), maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi (WC),  ucapkanlah “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari setan  laki-laki dan setan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْخُبُثِ adalah setan laki-laki dan الْخَبَائِثِ adalah setan  perempuan. Demikian banyak orang yang terkena gangguan jin adalah di  tempat-tempat buang hajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lembah-lembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya jin dan setan ditemukan di lembah-lembah dan tidak  ditemukan di pegunungan. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah  Rahimahullah dalam “Majmu Fatawa” (19/33) : “Lembah-lembah adalah  tempatnya kaum jin karena sesungguhnya mereka lebih banyak ditemukan di  lembah-lembah daripada di dataran tinggi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tempat sampah dan kotoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dalam “Majmu Fatawa”  (19/41) : “(Para Setan) ditemukan di tempat-tempat bernajis seperti  kamar mandi dan WC, tempat sampah, kotoran serta pekuburan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pekuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah datang dari hadits Abu Said Al Khudri radiyallohu ‘anhu bahwa  Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam, bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الأَرْضُ كُلُّهَا مَسْجِدٌ إِلاَّ الْمَقْبَرَةَ وَالْحَمَّامَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Permukaan bumi itu semuanya masjid (bisa dijadikan tempat untuk  shalat, pen) kecuali pekuburan dan kamar mandi.” (HR. Ahmad (3/83), Abu  Daud (492), Tirmidzi (317), Ibnu Hibban (1699), Al Hakim (1/251) serta  yang lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah sebagaimana yang  disebutkan di dalam “Majmu Fatawa” (19/41) ketika berbicara tentang  tempat-tempat jin : “Pada pekuburan itu terdapat sarana menuju  kesyirikan sebagaimana pekuburan juga menjadi tempat mangkalnya para  syaitan Lihat ucapan beliau sebelumnya. Para syaitan menuntut orang yang  hendak menjadi tukang sihir untuk selalu tinggal di pekuburan. Dan  disanalah para syaitan turun mendatanginya dan tukang sihir itu bolak  balik ke tempat ini. Para syaitan menuntutnya untuk memakan sebagian  orang-orang mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tempat yang telah rusak dan kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam “Al Adab Al Mufrad” (579) dari  Tsauban radiyallohu ‘anhu berkata : Rasulullah Shallallohu ‘alaihi  wasallam, berkata kepadaku :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا تسكن الكفور فإِن ساكن الكفوركساكن القبور&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Janganlah kamu tinggal di tempat yang jauh dari pemukiman karena  tinggal di tempat yang jauh dari pemukiman itu seperti tinggal di  kuburan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini hasan. Berkata lebih dari satu ulama bahwa Al Kufuur adalah  tempat yang jauh dari pemukiman manusia dan hampir tidak ada seorang pun  yang lewat di situ. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagaimana  yang disebutkan dalam “Majmu Fatawa” (19/40-41) ketika berbicara tentang  jin : “Oleh karena itu, (para syaitan) banyak ditemukan di tempat yang  telah rusak dan kosong.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits Jabir radiyallohu ‘anhu berkata : Bersabda Rasulullah  Shallallohu ‘alaihi wasallam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن إبليس يضع عرشه على البحر ثم يبعث سراياه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas lautan dalam  riwayat lain di atar air dan kemudian dia pun mengutus pasukannya. (HR.  Muslim: 2813).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga datang dari hadits Abu Musa radiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan  oleh Ibnu Hibban dan yang lainnya dan hadits ini shahih. Sebagian ulama  menyebutkan bahwa lautan yang dimaksud adalah samudera “Al Haadi”  karena di sanalah tempat berkumpulnya semua benua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Celah-celah di bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah datang hadits Ibnu Sarjis radiyallohu ‘anhu dia berkata: bersabda  Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لايبلون أَحدكم في الجحر&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Janganlah salah seorang diantara kalian kencing di lubang…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata kepada Qatadah: “Apa yang menyebabkan dibencinya kencing  di lubang?”, dia berkata : “Disebutkan bahwa itu adalah tempat  tinggalnya jin”. Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad (5/82), Abu Daud  (29), An Nasaai (34), Al Hakim (1/186) dan Al Baihaqi (1/99). Lebih dari  satu ulama yang membenarkan bahwa Qatadah mendengar dari Abdullah bin  Sarjis radiyallohu ‘anhu,. Lihat ktab “Jami’ At Tahshiil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini dishahihkan oleh Al Walid Al Allamah Al Wadi’i dalam “Ash  Shahih Al Musnad Mimma Laisa fii Ash Shahihain” (579).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tempat-tempat kesyirikan, bid’ah dan kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para setan ditemukan di setiap tempat yang di dalamnya manusia melakukan  kesyirikan, bid’ah dan kemaksiatan. Tidaklah dilakukan kebid’ahan dan  penyembahan kepada selain Allah Subhaanahu wat’ala, kecuali syaitan  memiliki andil yang cukup besar di dalamnya dan terhadap para pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Rumah-rumah yang di dalamnya dilakukan kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasalla, bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أن الملائكة لا تدخل بيتا فيه كلب ولا صورة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya  terdapat anjing dan gambar.” (HR. Al Bukhari: 3226 dan Muslim : 2106  dari hadits Abu Thalhah dan Aisyah Radhiyallahu ‘anhuma dan datang pula  dari para sahabat yang lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika malaikat tidak masuk ke dalam rumah, maka syaitanlah yang masuk  adalah syaitan karena malaikat adalah tentara-tentara Allah Subhaanahu  wata’ala yang diutus untuk menjaga kaum mukminin dan menolak  kemudharatan dari mereka. Termasuk kebodohan adalah jika seorang muslim  mengusir malaikat dari rumahnya yang menyebabkan masuknya jin dan setan  ke dalamnya. Maka makmurkanlah rumah itu dengan dzikir kepada Allah  Subhaanhu wata’ala, ibadah, dan membaca Al Qur’an. Rasulullah  Shallallohu ‘alaihi wasallam, bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا تجعلوا بيوتكم مقابر إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة  البقرة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai pekuburan karena  sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surat  Al Baqarah.” (HR. Muslim (780), Ahmad (2/337), Tirmidzi (2877) dan  selainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Pasar-pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah datang dari Salman radiyallohu ‘anhu, yang diriwayatkan oleh Imam  Muslim (2451) dan selainnya berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا تكونن إن استطعت أول من يدخل السوق ولا آخر من يخرج منها فإنها معركة  الشيطان وبها ينصب رايته&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Janganlah engkau menjadi orang pertama yang masuk pasar jika engkau  mampu dan jangan pula menjadi orang paling terakhir yang keluar darinya  pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan  disanalah ditancapkan benderanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan ini memiliki hukum marfu (disandarkan kepada Rasululla  Shallallohu ‘alaihi wasallam, pen). Yang dimaksud dengan ا لمعر كة dalam  kata “ معركة الشيطان “ adalah tempat peperangan para syaitan dan mereka  menjadikan pasar sebagai tempat perang tersebut karena dia mengalahkan  mayoritas penghuninya disebabkan karena mereka lalai dari dzikrullah dan  gemar melakukan kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ucapannya ” وبها ينصب رايته ” (dan dengannya dipasang benderanya),  merupakan isyarat ditemukannya para syaitan untuk mengadu domba sesama  manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pasar merupakan tempat yang dibenci oleh Alla  Subhaanahu wata’ala. Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أ حب البلا د إلى الله مساجدها وأبغض البلا د إلى الله أ سواقها&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tempat yang paling disukai oleh Allah adalah masjid dan tempat yang  paling dibenci oleh Allah adalah pasar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim (671) dan selainnya dari hadits  Abu Hurairah radiyallohu ‘anhu. Demikianlah para setan berkumpul di  tempat-tempat yang di dalamnya gemar dilakukan perbuatan maksiat dan  kemungkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Jin dan para setan berkeliaran di jalan-jalan dan lorong-lorong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits Riwayat Bukhari (3303) dan Muslim (2012) dari Jabir  radiyallohu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam  bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إذا كان جنح الليل فكفوا صبيانكم فإن للجن انتشارا وخطفة وأطفئوا المصابيح  عند الرقاد فإن الفويسقة ربما اجترت الفتيلة فأحرقت أهل البيت&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Jika telah datang malam, maka cegahlah anak-anak kalian untuk keluar  karena sesungguhnya jin itu berkeliaran dan melakukan penculikan.  Matikan lentera di saat tidur karena sesungguhnya binatang fasik (tikus,  pen) itu kadang menarik sumbu lampu sehingga membakar penghuni rumah  tersebut”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.salafybpp.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;02864d1987672a603aa6b9fae0dcd5a4&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafybpp.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-8596280072728034341?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/8596280072728034341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/tempat-favorit-setan-bergentayangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/8596280072728034341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/8596280072728034341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/tempat-favorit-setan-bergentayangan.html' title='TEMPAT FAVORIT SETAN BERGENTAYANGAN'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-6497160035643279969</id><published>2010-04-07T08:17:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:18:26.065-07:00</updated><title type='text'>" SEBELUM KAMU MENGELUH "</title><content type='html'>* hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan  tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makanan mu,&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk di makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di  dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk di berikan  teman hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang rumah tangga mu { suami atau istri anda  },&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang telah bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang anak-anak anda,&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak.&lt;br /&gt;Tetapi dirinya mandul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang rumah mu yang kotor, karena pembantu mu  tidak mengerjakan tugasnya,&lt;br /&gt;pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidup mu,&lt;br /&gt;pikirkan tentamg seseorang yang meninggal terlalu cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh dengan kesulitan mu,&lt;br /&gt;pikirkan tentang orang-orang yang lebih sulit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang pelajaran mu di sekolah,&lt;br /&gt;pikirkan tentang orang-orang yang ingin sekolah,&lt;br /&gt;tapi dia tidak mampu untuk membiayai sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh karena kesalahan teman atau saudara anda,&lt;br /&gt;pikirkan tentang orang-orang yang tidak punya teman atau saudara, karena  di kucilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,&lt;br /&gt;pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan  berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* dan di saat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaan mu,&lt;br /&gt;pikirkan tentang pengangguran,&lt;br /&gt;orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,&lt;br /&gt;ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* dan ketika kamu sedang bersedih dan hidup mu dalam kesusahan,&lt;br /&gt;tersenyum dan berterimakasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sebelum anda mengeluh tentang apa saja, lihatlah, renungkan, dan  pikirkan di sekitar anda dulu apa dan bagaimana dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* di saat kita mau menunjuk jari dan menyalahkan orang lain,&lt;br /&gt;pernahkah kita berfikir dan ingat bahwa tidak ada seorang pun di dunia  ini yang tidak pernah salah dan berdosa sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* maka ni'mat Robb kamu yang mana kah yang kamu dustakan. { Q.S. 55 : 13  }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* jangan menghitung berapa kali diri mu terjatuh,&lt;br /&gt;lalu berusaha bangkit kembali di saat berlari mendekati-Nya.&lt;br /&gt;Sebab cinta-Nya hanya di berikan kepada orang yang RIDHO menjalani  kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* keselamatan hati bermuara pada keridhoan dan ketenangan jiwa  tergantung pada sikap rela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sifat muslim sejati adalah bersabar ketika di timpa musibah dan  bersyukur ketika mendapat nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* seorang mu'kmin itu jika dia melihat, maka dia mengambil pelajaran,  jika dia diam maka dia berfikir, jika dia bicara maka dia mengingat,  jika dia di beri sesuatu dia bersyukur dan jika dia di coba dia  bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* barang siapa yang akan memperoleh limpahan kebaikan dari Allah, maka  terlebih dahulu ia akan di beri cobaan. { H.R. Bukhari }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya  Allah 'Azza Wa Jalla bila menyayangi suatu kaum Allah menguji mereka.  Barang siapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barang siapa  murka maka baginya muka Allah. { H.R. Tirmidzi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tiada seorang mukmin di timpa rasa sakit, kelelahan {kepayahan}, di  serang penyakit atau kesedihan {kesusahan} sampaipun duri yang menusuk  {tubuhnya} kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya. { H.R.  Bukhari }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tidaklah seseorang wafat kecuali dia menyesal, apa bila dia orang yang  baik dia menyesal kenapa tidak lebih baik dan apa bila dia orang jahat  dia menyesal kenapa dia tidak bertobat. { H.R. Tirmidzi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ujian dan cobaan memberi kekuatan spiritual yang tidak terukur dan  tidak terhitung. Air mata yang menyucikan jiwa, membersihkan kotoran,  dan menerangi hati serta pikiran. Ketika jiwa yang takut kepada Allah  subhanahu wata'ala. Taat menangis saat bersujud kepada-Nya. Saat itulah  sebenarnya keberadaan lebih berhak mendapat balasan kebaikan di akhirat.  Dari pada para pecinta kemungkaran dan kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* jangan mau di hancurkan oleh hal-hal yang sepele tapi juga jangan  memperlakukan masalah lebih besar dari kenyataan yang sebenarnya.  Berhati-hatilah jangan terlalu takut menghadapi masalah dan janganlah  terlalu membesar-besarkan maslah. Perlakukan semua sesuai dengan  kapasitasnya.&lt;br /&gt;Sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan setelah kesusahan ada  jalan keluar dan itu adalah sunnatullah-Nya yang pasti berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hati yang paling Allah kasihi ialah hati yang paling lembut terhadap  saudaranya, paling bersih dalam keyakinannya dan paling baik dalam  agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sesuatu lebih terasa berharga ketika kita sudah tidak memilikinya,  maka hargai dan jagalah segala yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* usah gelisah apa bila di benci manusia, karena masih banyak yang  menyayangi mu di dunia ini.&lt;br /&gt;Tapi gelisah lah apa bila di benci Allah karena tiada lagi yang  mengasihi mu di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* cintailah apa yang kamu cintai sekedarnya saja, karena apa yang kamu  cintai hari ini bisa kamu benci pada hari esok.&lt;br /&gt;Dan bencilah apa yang kamu benci sekedarnya saja, karena apa yang kamu  benci hari ini bisa juga kamu cinta pada hari esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* di setiap kesulitan pasti ada kemudahan, bkan hanya berarti di setiap  ada lalu Allah menggantinya dengan kemudahan, tapi lebih kepada  bagaimana kita lebih sabas dalam menghadapi kesulitan, lalu akhirnya  kita lebih dewasa dalam menyelesaikan setiap permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* terkadang kita merasa bertindak bodoh hanya karena terlalu berharap  dan di sisi lain, harapan sangat di perlukan untuk bisa menjadi  penyemangat hidup, tapi harapan-harapan akan menjadi basi ketika tak  lagi bisa melihat mana yang baik dan buruk. Mana yang menyakitkan dan  mana yang bisa menunjukkan pola pikir yang sebenarnya, mana yang  menyakitkan pola pikir yang sebenarnya, kenapa harus berdalih karena  keadaan? Dan kenapa keadaan yang mesti di salahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* menangis adalah haq, namun menangislah dengan haq, untuk yang haq, dan  tangisilah dunia untuk sesuatu yang haq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sabar adalah pilar kebahagian seorang hamba, dengan kesabaran itulah  seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan  ketaan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ibnu qoyyim rahimahullah mengatakan,&lt;br /&gt;" kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apa bila  kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tidak ada pemberian yang lebih baik dari Allah subhanahu wa ta'ala  selain pemberian berupa sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tahanlah kesedihan hatimu karena kesedihan itu hanyalah fatamorgana  rasa yang tercipta dari harubiru hatimu yang mudah berubah-ubah.&lt;br /&gt;Jika engkau menurutinya maka takkan ada habisnya.&lt;br /&gt;Yang engkau butuhkan hanya keteguhan hati yang akan melahirkan ketengan,  berlayar mengarungi samudra nan luas penuh debusan ombak. Dan muaranya  adalah negri kedamaian tempat peristirahatan terakhirmu. Temukanlah  keteguhan hati mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ketenangan mempunyai banyak kegunaan?&lt;br /&gt;Seperti di katakan ibnu qoyyim,&lt;br /&gt;ketengangan bisa melahirkan kekusyukan dalam ketaan dan kesadaran dalam  beribadah.&lt;br /&gt;Ketenangan bisa berintrapeksi, menerima terhadap ketetapan Allah.  Bersikap hati-hath, menempatkan akal di depan lidahnya, berbicara dengan  pertimbangan, meredam nafsu dan emosi, bertindak dengan penuh arif dan  bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kebenaran itu berat dan lezat, batil itu ringan dan membawa laknat,  betapa banyak nafsu dan syahwat telah menyebabkan duka yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* manusia selalu menganggap baik apa yang di lakukannya tapi belum tentu  menganggapnya benar apa yang di lakukannya.&lt;br /&gt;Sesuatu yang baik belum tentu benar dan yang benar sudah pasti baik.&lt;br /&gt;Apa yang baik menurut kita bisa jadi buruk menurut Allah.&lt;br /&gt;Dan apa yang buruk menurut kita bisa jadi baik menurut Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kebahagian itu sering nampak ada pada orang lain, sehingga begitu  ingin kita memiliki seperti yang ada pada orang lain itu.&lt;br /&gt;Padahal bisa jadi orang lain juga melihat yang serupa yang ada pada  kita.&lt;br /&gt;Och... Sanaw sinawang bikin hati resah gelisah setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kalau engkaukehilangan sesuatu, lebih baik diam saja, dari pada  berteriak-teriak agar di dengar orang lain. Menjaga apa yang ada di  tangan mu lebih baik dari pada engkau berupaya mendapatkan apa yang ada  di tangan orang lain,&lt;br /&gt;rasa pedih kalau kita gagal mendapatkan sesuatu atau kita kehilangan  harapan adalah lebih baik, dari pada meminta-meminta kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ketahuilah semua yang telah terjadi itu adalah kehendak Allah, dan  tidak ada yang sia-sia apa yang menjadi kehendak Allah Subhanahu Wa  Ta'ala, bersyukur dan bersabarlah dengan apa yang telah menjadi  kehendak-Nya. Sebelum engkau mengeluh lihat orang-orang di sekitar mu  dulu, apa yang engkau alami masih ada lagi yang lebih berat mengalami  apa yang engkau alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* minta tolonglah kepada Allah dan jangan menjadi manusia lemah. Jika  engkau di timpa sesuatu maka janganlah mengatakan ; ' seandainya aku  mengerjakan begini maka akan menjadi begitu! ' tetapi katakanlah ; itu  semua adalah takdir Allah, apa yang di kehendaki-Nya di kerjakan-Nya '  sebab kalimat ' seandainyai... Itu akan membuka pintu buat setan. {  Al-Hadits }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* seseorang akan di uji sesuai dengan kondisi agamanya, apa bila  agamanya begitu kokoh, maka ia akan di uji sesuai dengan kualitas  agamanya, seorang hamba senantiasa mendapat cobaan hingga dia berjalan  di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa. { H.R. Tirmidzi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* lihatlah kepada orang yang berada di bawah mu dan janganlah melihat  orang yang ada di atas mu, karena hal demikian lebih patut agar kalian  tidak merendahkan nikmat Allah yang telah di berikan kepada mu. {  Muttafaqun 'Alaihi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* angan berangkat sebelum tahu tujuan mu, jangan menyuap sebelum  mencicipinya, tahu hanya berawal dari bertanya, bisa berpangkal dari  meniru , sesuatu terwujud hanya dari tindakan janganlah bagai orang  gunung membeli emas, baru mendapat besi kuningan pun puas di kira emas  bila tanpa dasar, bakti membutapun akan bisa menyesatkan dan  menyengsarakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sabar dalam menghadapi semua perjalanan hidup, tak perlu banyak orang  yang tau dalam hidup yang kita jalani, tak perlu banyak orang yang  merasa membanggakan diri kita dalam kesabaran yang kita jalani, tak ada  pengecualian dalam hidup walapun ini sulit. Ikuti perjalanan yang Allah  ridhoi selagi itu masih dalam kebaikan dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* jika Allah menahan pemberian-Nya pada mu, maka pahammilah bahwa itu  adalah suatu kemuliaan untuk mu, selama engkau pertahankan ke islaman  dan ke imanan mu, hingga segenap apa yang di lakukan Allah kepada diri  mu menjadi karunia pula kepada mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* selagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala menginginkan perjalanan ini, selagi  itulah kita berjalan.&lt;br /&gt;Sehingga di suatu hari Dia ingin kita berhenti maka dengan rela hati  kita pergi tanpa harus memikirkan apa-apa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* selalu ada berkah dalam keluarga, selalu ada ketabahan dalam  kesabaran, selalu ada hikmah dalam kesyukuran, selalu ada harapan dalam  keyakinan, dan selalu ada do'a dalam iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** kemana lagi kita mencari ketenangan selain kepada-Nya. Kemana lagi  kita meminta dan memohon pertolongan selain dari pada kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* pada hakekatnya tak ada penyejuk yang benar-benar menyegarkan, dan tak  ada obat yang paling mujarab selain taqwa. kepada-Nya lah satu-satu-Nya  jalan keluar dari berbagai problem kehidupan, yang mendatangkan  keberkahan hidup, serta menyelamatkan dari adzab-Nya di dunia maupun di  akhirat nanti, karena taqwa jualah seseorang akan mewarisi surga Allah  Subhanahu Wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kesedihan hanya akan membuat hati menjadi kecut, wajah berubah muram,  dan harapanpun kian menghilang. Jangan biarkan diri kita di kuasai masa  lalu yang kelam. Bangkitlah esok masih ada matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*jarak antara kesulitan dan kemudahan adalah nikmat dari Allah. Pada  saat manusia mengalami kesulitan maka hakekat kenikmatan bukan pada  kesulitan itu, begitu pula sebaliknya di saat di beri kemudahan maka  hakekat nikmat itu bukan pada kemudahannya, tapi hakekat kesulitan dan  kemudahan kenikmatannya terletak tak kala manusia mengingat atau  berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tak ada penyelamat yang lebih utama selain tobat, dan tak ada  kebahagiaan yang sempurna selain pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* hidup ini begitu singkat, siapa yang menjamin anda bisa hidup sampai  terbenamnya matahari, alangkah bodohnya kita bila berpegang pada hal-hal  duniawi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tak ada yang tau apa yang akan terjadi esok, yang bisa kita lakukan  adalah berbuat yang terbaik untuk hari ini. Tak ada yang pasti di dunia  ini selain dari pada mati. Tak ada yang abadi di dalam diri kita kecuali  amal kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ada dua perkara yang akan membuat manusia terlena, membuat merugi,  membuat manusia binasa kalau tidak memanfaatkan karunia ini. Yaitu  karunia waktu luang dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* cukuplah kematian sebagai peringatan, cukuplah kematian sebagai  nasehat, cukuplah kematian menjadikan hati bersedih, menjadikan mata  menangis, perpisahan dengan orang-orang tercinta penghilang segala  kenikmatan, pemutus segala cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* aku tidak peduli apakah aku yang harus menjemput kematian atau  kematian yang menjemput ku. { Imam Ali Bin Abi Thalib }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ketahuilah bahwa dunia ini adalah sama seperti bangkai keledai. {  Al-Hadits }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kalaulah dunia ini berharga di sisi Allah 'Azza Wa Jalla sebelah sayap  nyamuk saja, maka Allah tidak akan memberi kekayaan walaupun peteguk  minuman kepada orang-orang kafir. { H.R. Ahmad dan Tirmidzi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* sesungguhnya Allah lebih mengetahui siapa jodoh kita, bagaimana rizki  kita, berapa umur kita dan perjalanan menuju matlamat itu di hiasi  dengan beribu dugaan. Allah pasti memberikan yang terbaik untuk yang  terbaik, insya Allah. Yakinlah dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* antara pejaman mata dan keterjagaan mata, Allah selalu merubah keadaan  menjadi berbagai peristiwa yang menimpa kita. Betapapun sulit dan  pahitnya sesungguhnya Allah lah yang memberitahukan kepada kita nikmat  yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ujian itu adalah binatang buas, dia tidak akan pernah memakan bangkai,  dia adalah mahkota yang tidak pernah di pakai oleh para pelayan, dia  adalah pedang yang tidak pernah di jinjing pada pengecut. Dia adalah  mimbar yang tidak pernah di naiki oleh orang lemah dan lembek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Bin Abi Thalib berkata setiap bencana yang datang, pasti karena  dosa. Dan bencama itu akan hilang dengan bertaubat kepada Allah  Subhanahu Wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* pada saat mengeluh, bagai melihat rajutan benang-benang hidup dari  bawah, tampaknya memang kusut dan berantakan, tapi yakinlah bahwa  sesungguhnya Tuhan telah membuat rajutan yang hndah, bagai melihat hasil  rajutannya dari sisi atas dan kelak akan melihat bahwa pengalaman manis  dan pahit yang di rasakan ternyata turut memberikan warna bagi rajutan  hidup dan kita akan sangat bersyukur atas warna itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pertolongan itu datang sesudah bersabar, jalan keluar itu datang  sesudah adanya bencana kesulitan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada  kemudahan. { H.R Ibnu Najjar }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya.  Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian {cobaan}, kalau  menggunjinnya dia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah  dia ikut melakukannya. { H.R. Dailami }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* debu-debu perjalanan mulai menempel dan perlahan membuat kita  terhalang pandangan akan keindahan hati yang sesungguhnya, tapi ada  senjata pamungkas yang selalu menyapu debu-debu itu yaitu dengan kalimat  tauhid-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ciri cinta kepada Allah senang cinta dzikrullah, ciri benci kepada  Allah benci dzikir kepada-Nya. { H.R. Baihaqi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* segala yang di langit dan di bumi secara serasi bersujud patuh tiap  pagi dan petang, justru manusia yang sering tidak kompak dengan  bayang-bayangnya. Bertanyalah kita, adakah bayang-bayang kita lebih taat  dari diri kita? Atokah kita hanya menjadi penindas bayang-bayang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* di hari ku yang mana aku dapat melarikan diri dari maut? Di hari yang  tidak di takdirkan? Atau, di hari yang di takdirkan? Hari yang tidak di  takdirkan, aku tidak kuatir terhadapnya. Dan hari yang tidak di  takdirkan, sikap kuatir tidak lah menyelamatkan. { Ali Bin Abi Thalib }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* setiap penglihatan yang tidak di tunjukkan untuk mengambil ibrah  {pelajaran} adalah kesia-siaan, diam yang tidak di sertai pemikiran  {tafakur} adalah kelalaian, seadangkan pembicaraan yang bukan dzikir itu  juga merupakan kesia-kesiaan, beruntunglah orang yang pandangannya di  tunjukkan untuk mengambil ibrah, diamnya karena berfikir, dan  pembicaraannya berisikan dzikir. { Ali Bin Abi Thalib }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* hai hamba-hamba Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa pada malam dan  siang hari, oleh karena itu, mohonlah ampun kepada-Ku. Niscaya Aku  mengampuni kalian. { H.R. Muslim }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* wahai para hamba Allah yang sedang meniti jalan menuju Robb nya,  janganlah luasnya rahmat dan ampunan Allah menjadikan kita merasa aman  dari siksa dan adzab-Nya. Jangalah kita merasa bahwa segala amalan yang  kita kerjakan pasti di terima oleh-Nya. Siapakah yang bisa menjamin itu  semua?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kadang naik, kadang turun, kadang dekat, kadang jauh, kadang taat,  kadang maksiat, semoga berujung pada taubat, hingga selamat dunia  akhirat. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" DIA BERSAMA MU...! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* wahai kawan...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Engkau merasa sepi...&lt;br /&gt;- tapi sebenarnya engkau tak sendiri.&lt;br /&gt;* engkau merasa di persimpangan...&lt;br /&gt;- tapi sebenarnya engkau dalam perjalanan ujian...&lt;br /&gt;* engkau merasa ragu dalam banyak keinginan...&lt;br /&gt;- tapi sebenarnya engkau hanya punya satu pilihan.&lt;br /&gt;* engkau merasa samar dalam memandang...&lt;br /&gt;- tapi sebenarnya engkau tajam dalam penglihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* wahai kawan...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* mendekatlah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala...&lt;br /&gt;- maka engkau kenal yang sebenarnya.&lt;br /&gt;* taatlah dalam amalan sunnah Rasul-Nya...&lt;br /&gt;- maka engkau akan paham kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* istiqomahlah...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* maka engkau tak kan, pernah merasa sendiri lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" DIA BERSAMA MU...! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* di manapun engkau berada...&lt;br /&gt;- Dia lah yang Awwal.&lt;br /&gt;- Dia lah yang akhir.&lt;br /&gt;- Dia lah yang Dzahir.&lt;br /&gt;- Dia lah yang Bathin.&lt;br /&gt;* maka bertasbihlah kepada- Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Subhaanallah...!&lt;br /&gt;* Alhamdulillah...!&lt;br /&gt;* Allahu Akbar...!&lt;br /&gt;* La Ilaha Illallah...!&lt;br /&gt;* Astaghfirullah...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tak pernah ku merasakan aroma kematian yang begitu dekat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kemana kau akan lari saat datang malaikat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* apa yang akan kau kata atas apa yang kau buat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* tidak kah kau tau di dalam kubur tak ada syafaat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* lantas apa arti dunia di bandingkan akhirat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* saat itu terjadi harta dan keluarga mu seolah tak terlihat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* och...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ampuni kami sang pemilik rahmat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* meskipun telah kami balas anugrah-Mu dengan sikap khianat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kami masih berharap menjadi penghuni firdaus-Mu yang nikmat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* bkan jahanam-Mu yang terlaknat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Allahummaghfirlana wal muslimin. Ya Allah, ampuni kami dan kaum  muslimin. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jazakallhu khairan katsiran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Wallahu 'alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-6497160035643279969?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/6497160035643279969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/sebelum-kamu-mengeluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6497160035643279969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6497160035643279969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/sebelum-kamu-mengeluh.html' title='&quot; SEBELUM KAMU MENGELUH &quot;'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-3844160054332435855</id><published>2010-04-07T08:14:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:16:49.299-07:00</updated><title type='text'>karena Agamanya Kunikahi Dia, Upaya Menjaga Diri dari Fitnah Syahwat-Ust Armen, Telah Datang Zamannya</title><content type='html'>Karena Agamanya Kunikahi Dia (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=62858cd8fc80dc6954155b9b9dddf9dd&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D340637103772%26h%3D6dfd290636e21b39a155b3dbd7961c2e%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Funcategorized%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-1.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=340637103772&amp;amp;h=6dfd290636e21b39a155b3dbd7961c2e&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Funcategorized%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-1.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agamanya Kunikahi Dia (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=b867f0ed3c662e28b81caf72e86d3761&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D342680678772%26h%3Dde076964bd680ff8b2eb2a9f72542b0a%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-2.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=342680678772&amp;amp;h=de076964bd680ff8b2eb2a9f72542b0a&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-2.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agamanya Kunikahi Dia (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=8c53a133a1100823aea2dadee9e23252&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D344724558772%26h%3Dd220e4763430dd4fb682268d25c3d50b%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-2-2.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=344724558772&amp;amp;h=d220e4763430dd4fb682268d25c3d50b&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-2-2.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agamanya Kunikahi Dia (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=fd265bd1afa25a533ba546965bf66190&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D347176673772%26h%3D309467390f91c3d25ab80443dad099cf%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-1-2.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=347176673772&amp;amp;h=309467390f91c3d25ab80443dad099cf&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-1-2.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agamanya Kunikahi Dia (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=fde40fd1bac5cee13a3ba62e9833656b&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D349315453772%26h%3Dcd489032d85ceb12d0a0b37ae245c8bb%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-5.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=349315453772&amp;amp;h=cd489032d85ceb12d0a0b37ae245c8bb&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-5.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agamanya Kunikahi Dia (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=a59827e74f5cbc92dbcb935d270f550f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D351493238772%26h%3D51ede6b2aa5c9d15dd4f8e66af758d1f%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-6.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=351493238772&amp;amp;h=51ede6b2aa5c9d15dd4f8e66af758d1f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-6.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;arena Agamanya Kunikahi Dia (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=bcdb0ba02547dfa2238cd263f4f27d93&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D353744158772%26h%3Dc571262fb4de81827880507073098beb%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-3.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=353744158772&amp;amp;h=c571262fb4de81827880507073098beb&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fkarena-agamanya-kunikahi-dia-3.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadirkan Hati yang Khusyuk dalam Berdo’a kepada Allah-Ust Armen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=1cfaaf425f65a57e75ef5989d310aeaf&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D364448923772%26h%3De415b2991f0ee465ea37fc3a9b8d6ba8%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fmenghadirkan-hati-yang-khusyuk-dalam-berdoa-kepada-allah-ust-armen.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=364448923772&amp;amp;h=e415b2991f0ee465ea37fc3a9b8d6ba8&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fmenghadirkan-hati-yang-khusyuk-dalam-berdoa-kepada-allah-ust-armen.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerapkan Hati yang Hanif Di Lingkungan Ahli Maksiat-Ust Armen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=2f9615a518e9e0209dc71790bd74325e&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D361795583772%26h%3D05cd22ee66676f814f62cda7761aa91e%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fmenerapkan-hati-yang-hanif-di-lingkungan-ahli-maksiat-ust-armen.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=361795583772&amp;amp;h=05cd22ee66676f814f62cda7761aa91e&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fmenerapkan-hati-yang-hanif-di-lingkungan-ahli-maksiat-ust-armen.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya Menjaga Diri dari Fitnah Syahwat-Ust Armen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=4a0e126cab37a14855371fc71c69229d&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D359874588772%26h%3Dc41daf3f78b6e3ec1ed528297c92b446%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fupaya-menjaga-diri-dari-fitnah-syahwat-ust-armen.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=359874588772&amp;amp;h=c41daf3f78b6e3ec1ed528297c92b446&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fupaya-menjaga-diri-dari-fitnah-syahwat-ust-armen.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadai Su’ul Khotimah-Ust Armen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=55bb67acbca1b89a3583238a2d1326c2&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D361795668772%26h%3D09b6bbbce1cadface6a36e5f16f07426%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Fwaspadai-suul-khotimah-ust-armen.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=361795668772&amp;amp;h=09b6bbbce1cadface6a36e5f16f07426&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Fwaspadai-suul-khotimah-ust-armen.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=ad062d62ae5d108670075e792ac4f3d0&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D339064883772%26h%3Db71ef12221dc1a54ce7ecbb489a14d8c%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-9.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=339064883772&amp;amp;h=b71ef12221dc1a54ce7ecbb489a14d8c&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-9.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=cdc0ac3f69b0a6414b642151f70ce372&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D336497513772%26h%3D6fd9559423b349c4f763ba1aaf212964%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-8.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=336497513772&amp;amp;h=6fd9559423b349c4f763ba1aaf212964&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-8.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=4701ee364fbb2abbfb1bc9da7876608f&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D334239338772%26h%3D1af715c1ca3febd3988079f971386fc8%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-7.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=334239338772&amp;amp;h=1af715c1ca3febd3988079f971386fc8&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-7.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=e9003b8398b215be2a6b867d60faa122&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D332273668772%26h%3D2a3b4ba3bbd7fbe1842c5393acb14174%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-5-2.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=332273668772&amp;amp;h=2a3b4ba3bbd7fbe1842c5393acb14174&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-5-2.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=7012e08e8800a3b60407c4acb4d9ab3c&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D329950923772%26h%3Df55225ea4a819c9d524159e19890ed25%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-5.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=329950923772&amp;amp;h=f55225ea4a819c9d524159e19890ed25&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-5.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=5fc01a8e135c06529ce011ca7c7b3a68&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D328131773772%26h%3D51216db139245104580718a1f840ad3e%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-4.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=328131773772&amp;amp;h=51216db139245104580718a1f840ad3e&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-4.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=243ca2750bc8da6e88a0aaa65c7283a7&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fnote_redirect.php%3Fnote_id%3D326188813772%26h%3D424c2e005f13d1176fb1f29fd94830a2%26url%3Dhttp%253A%252F%252Fmuslim.or.id%252Fvideo%252Ftelah-datang-zamannya-3.html" target="_blank" title="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=326188813772&amp;amp;h=424c2e005f13d1176fb1f29fd94830a2&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-3.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Datang Zamannya (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=071743667759ce402e117f17ea55e925&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-2.html" target="_blank" title="http://muslim.or.id/video/telah-datang-zamannya-2.html"&gt;Click  here to view the embedded video&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Telah Datang Zamannya (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=427762179007&amp;amp;h=09fa147a80329cefd83aed2587194fe3&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fmuslim.or.id%2Fvideo%2Ftelah-datang-zamannya-1.html" target="_blank" title="http://muslim.or.id/video/telah-datang-zamannya-1.html"&gt;Click  here to view the embedded video.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-3844160054332435855?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/3844160054332435855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/karena-agamanya-kunikahi-dia-upaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/3844160054332435855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/3844160054332435855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/karena-agamanya-kunikahi-dia-upaya.html' title='karena Agamanya Kunikahi Dia, Upaya Menjaga Diri dari Fitnah Syahwat-Ust Armen, Telah Datang Zamannya'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-5342815514976380482</id><published>2010-04-07T08:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T08:14:13.796-07:00</updated><title type='text'>Do'a 70.000 malaikat untukmu ketika mengunjungi saudara muslim yang sakit</title><content type='html'>Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda, yang artinya ,” Tidaklah  seorang muslim mengunjungi orang muslim lain ( yang sedang sakit) pada  pagi hari (awal siang) melainkan ada 70 ribu malaikat yang bershalawat  (mendoakan) kepadanya hingga sore hari. Jika ia mengunjunginya pada  petang hari , maka ada 70 ribu malaikat yang bershalawat kepadanya  hingga pagi hari, dan ia mendapatkan buah di surga ,” (Hr. At-tirmidzi  dan Abu dawud, shahih at –Targhib wat Tarhib 3476).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjenguk orang lain yang sedang menderita sakit, adalah sunnah mulia  yang sudah selayaknya untuk kita laksanakan. Bahkan menjenguk orang  sakit menjadi wajib hukumnya apabila yang sakit adalah kerabat, saudara  kandung atau tetangga. Hal ini adalah salah satu hak dari hak-hak orang  yang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Tsauban, bahwa Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda, yang  artinya ,” Jika seorang menjenguk saudaranya sesama muslim (yang sedang  sakit), ia berada dalam Khurfatul Jannah.” Ketika ditanya,” Apakah  Khurfatul Jannah itu, wahai Rasulullah ?”, Rasulullah menjawab ,” Kebun  buah yang siap dipetik “, (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, tidak diragukan lagi bahwa menjalankan perintah Allah dan  Rasul-Nya akan mendatangkan manfaat yang sangat mulia.&lt;br /&gt;Sebagaimana Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda dalam hadits  Qudsi, yang artinya ,” Sesungguhnya , Allah berfirman pada hari kiamat, “  Wahai anak adam, Aku sakit. Mengapa engkau tidak menjenguk-Ku ?”&lt;br /&gt;Berkatalah anak adam, ‘ Bagaimana aku menjenguk-Mu , padahal Engkau  adalah Rabb semesta alam ?’&lt;br /&gt;Allah menjawab, “ Apakah engkau tidak mengerti bahwa hamba-Ku si fulan  sakit dan engkau tidak menjenguknya ?” Apakah engkau tidak mengerti  bahwa seandainya engkau menjenguknya, niscaya akan engkau dapati Aku  bersamanya ,” .(HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, begitu besarnya Kasih Sayang Allah kepada hamba-Nya. Allah  turut sakit ketika seorang hamba menderita sakit. Allah memuliakan  hamba-Nya yang sedang menderita sakit. Dan Allah tentu akan memuliakan  juga seorang hamba yang sedang menjenguk orang yang sedang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ketika mengunjungi saudara kita yang sedang sakit, kita bisa  menghiburnya dan berlemah lembut, membuatnya gembira , meringankan  bebannya, membuat harapan yang baik, serta menyingkirkan  kekhawatirannya. Menyampaikan kepadanya bahwa sakit yang dideritanya  bukanlah suatu kehinaan dihadapan Allah, akan tetapi sebaliknya, seorang  yang sakit menjadi mulia dihadapan-Nya.&lt;br /&gt;Sebagaimana Rasulullah bersabda, yang artinya ,” Tidaklah seorang muslim  tertusuk duri atau sesuatu selainnya (benda yang lebih kecil dari itu),  kecuali akan ditetapkan untuknya satu derajad dan dihapuskan untuknya  satu kesalahan “. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika engkau menemui si sakit, kabarkanlah harapan agar ia panjang umur,  hal seperti itu tidak dapat menolak takdir, tetapi akan menentramkan  jiwa si sakit. Dan shalawat dan salam dari Allah akan melimpah  padanya...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang akan memperoleh limpahan kebaikan dari Allah, maka  terlebih dahulu ia akan di beri cobaan. ( H.R. Bukhari ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali Allah menurunkan penyakit, pasti Allah menurunkan (pula)  obatnya. { H.R. Bukhari }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim yang menjenguk muslim lainnya di waktu pagi, akan di  do'akan oleh 70.000 malaikat hingga sore, dan jika ia menjenguknya di  waktu sore, akan di do'akan 70.000 malaikat hingga di waktu pagi, sedang  dalam surga tersedia buah-buahan yang telah di petik. { H.R. Tirmidzi  }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau datang menjenguk si sakit, mintalah ia berdo'a untuk mu  karena do'a nya seperti do'a malaikat, yakni besar kemungkinan di  kabulkan Allah. { H.R. Ibnu Majah }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya  Allah 'Azza Wa Jalla bila menyayangi suatu kaum Allah menguji mereka.  Barang siapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barang siapa  muka maka baginya murka Allah. { H.R. Tirmidzi }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada seorang mukmin di timpa rasa sakit, kelelahan {kepayahan}, di  serang penyakit atau kesedihan {kesusahan} sampaipun duri yang menusuk  {tubuhnya} kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya. { H.R.  Bukhari }.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak muslim atas muslim yang lainnya ada 6 di katakan, apa yang 6 yang  itu ya Rasullah? 1. Bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam, 2.  Bila ia mengundang mu, maka penuhilah, 3. Bila dia meminta nasehat  kepadamu, nasehatilah, 4. Bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah  bacalah yarhamukallah, (artinya : semoga Allah memberi rahmat kepada  mu), 5. Bila dia sakit jenguklah, 6. Dan bila dia meninggal dunia  hantarkanlah (jenasahnya). { H.R. Muslim }.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-5342815514976380482?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/5342815514976380482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/doa-70000-malaikat-untukmu-ketika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/5342815514976380482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/5342815514976380482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/doa-70000-malaikat-untukmu-ketika.html' title='Do&apos;a 70.000 malaikat untukmu ketika mengunjungi saudara muslim yang sakit'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-8392282973976238841</id><published>2010-04-07T06:57:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T06:58:00.423-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana meraih Lezat-Nya Qiyamul lail (Shalat Tahajud) .....</title><content type='html'>...Dengan qiyamul-lail, Allah akan memberi kekuatan. Dengan  qiyamul-lail, Allah mengabulkan doa. Dengan qiyamul-lail, dapat  menghapus keburukan, mencegah dosa dan menangkal penyakit. Dengan  qiyamul-lail, dapat semakin mendekatkan kepada Allah.  Dengan  qiyamul-lail, Allah akan menggolongkan dalam ibaadurrahman. Dengan  qiyamul-lail, Allah akan mengangkat ke tempat yang terpuji. Dengan  qiyamul-lail, Allah akan memasukkan ke surga-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda,  “Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang  muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia  dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu  setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qiyamul-lail adalah sarana berkomunikasi seorang hamba dengan Rabbnya.  Sang hamba merasa lezat di kala munajat dengan Penciptanya. Ia berdoa,  beristighfar, bertasbih, dan memuji Sang Pencipta. Dan Allah Yang Maha  Pengasih lagi Maha Penyayang, sesuai dengan janjinya, akan mencintai  hamba yang mendekat kepadanya. Kalau Allah swt. mencintai seorang hamba,  maka Ia akan mempermudah semua aspek kehidupan hambaNya. Dan memberi  berkah atas semua aktivitas sang hamba, baik aktivitas di bidang dakwah,  pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. Sang hamba akan  dekat dengan Rabbnya, diampuni dosanya, dihormati oleh sesama, dan  menjadi penghuni surga yang disediakan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang kontinu mengerjakan qiyamullail, pasti dicintai dan  dekat dengan Allah swt. Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan kepada  kita, “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi  orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus  dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mendapat kemuliaan di sisi Allah dan di mata manusia,  amalkanlah qiyamul-lail secara kontinu. Dari Sahal bin Sa’ad r.a., ia  berkata, “Malaikat Jibril a.s. datang kepada Nabi saw. lalu berkata,  ‘Wahai Muhamad, hiduplah sebebas-bebasnya, akhirnya pun kamu akan mati.  Berbuatlah semaumu, pasti akan dapat balasan. Cintailah orang yang  engkau mau, pasti kamu akan berpisah. Kemuliaan orang mukmin dapat  diraih dengan melakukan shalat malam, dan harga dirinya dapat ditemukan  dengan tidak minta tolong orang lain.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang shalat kala orang lain lelap tertidur, diganjar dengan masuk  surga. Kabar ini sampai kepada kita dari hadits yang diriwayatkan oleh  Imam Tirmidzi dari Abdullah bin Salam dari Nabi saw., beliau bersabda,  “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan shalat  malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan  selamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang tabi’in berkata, “Sungguh jika tiada sepertiga malam terakhir,  aku tidak betah hidup di dunia ini”. Mereka benar-benar mereguk  kenikmatan tiada tara saat berkhalwat dengan Tuhannya. Namun mengapa  kita belum bisa merasakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai keutamaan qiyamul-lail sudah kita baca atau kita dengar dari  para ulama. Kita pun sudah beberapa kali mencoba melaksanakannya, dengan  mujahadah (kesungguhan) melawan kantuk dan dinginnya malam. Namun,  berkali-kali juga kita mengalami futur (lalai), tidak dapat lagi  melaksanakan qiyamul-lail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklumat dan pemahaman perihal keutamaan Qiyamul-Lail sudah sama-sama  mafhum. Jika belum silakan googling saja dengan keyword “qiyamul lail”,  atau mampir toko buku maka akan kita jumpai puluhan buku tentang  keutamaan qiyamul-lail. Namun mengapa demikian berat untuk taf’il  (melaksanakan) Qiyamul Lail tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, sebabnya adalah karena kita belum dapat menikmatinya.  Sehingga pikiran bawah sadar kita masih merasakan bahwa qiyamul-lail itu  beban yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sepertiga malam, saat dimana bumi mengeluarkan gelombang  kekhusyu’an (alfa), sebagaimana firman Allah “Sesungguhnya bangun di  waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu  lebih berkesan” (Al-Muzammil 6). Seharusnya, saat-saat inilah dzikir dan  bacaan Al-Quran kita lebih berkesan, hati lebih mudah bergetar ketika  Asma Allah disebut. Jiwa kita lebih bening sebening embun pagi di  dedaunan. Air mata lebih mudah meleleh bahkan tertumpah dan tak kuasa  kita hentikan. Hati menjadi halus dan lembut, sehingga hijab kita dengan  Allah semakin transparan. Pendeknya inilah surga dunia yang telah  dinikmati oleh para sahabat, tabi’in dan salafus saleh. Maukah kita  memperolehnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita belum bisa menikmati Qiyamul Lail? Mungkin karena kita  kurang “Mujahadah” (memaksakan diri). Ya, betul… Namun bukan itu maksud  saya. Bisa jadi pada waktu-waktu yang lalu kita sudah mujahadah, namun  lagi-lagi giliran futur itu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sulit qiyamul-lail dan hati kita mati karena kita masih melakukan  banyak maksiat dan dosa. Bukankah maksiat dan dosa akan menimbulkan  noktah hitam di hati hingga hati kita menjadi kasat dan mati. Doa yang  kita panjatkan tidak di istijabah oleh Allah SWT. Ya, betul sekali,  sangat tepat…! Tapi saya ingin berangkat dari perspektif lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perspektif lain itu adalah, kita tidak dapat menikmati qiyamul-lail, dan  masih banyak melakukan maksiat adalah karena “kita belum mengenal dan  mendekatkan diri kepada Allah SWT”. Hati kita masih diisi oleh selain  Allah, masih jauh dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari pertama-tama kita niatkan dan azzamkan diri kita bahwa kita sangat  ingin untuk taqarrub mendekatkan diri kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah  bersabda, ‘Aku menuruti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya  ketika ia mengingat-Ku. Kalau ia mengingat-Ku dalam hati, Aku  mengingatnya dalam diri-Ku. Kalau ia mengingat-Ku di tengah kerumunan  orang, Aku pun akan mengingatnya di tengah kerumunan yang lebih baik  daripada mereka. Kalau ia mendekat diri kepada-Ku sejengkal, Aku pun  mendekatkan Diri kepadanya sehasta. Kalau ia mendekatkan diri pada-Ku  sehasta. Aku pun akan mendekatkan Diri padanya sedepa. Jika ia  mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari  kecil”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu-waktu di keseharian kita, masih sunyi dari dzikir kepada Allah.  Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang duduk dalam suatu tempat, lalu di  situ ia tak berdzikir kepada Allah, maka kelak ia akan mendapat kerugian  dan penyesalan” (HR Abu Dawud). Dalam keseharian kita, di ketika mandi,  di perjalanan kantor, istirahat, hati dan pikiran kita tidak dzikir  kepada Allah dan lantas diisi oleh selainnya. Bahkan! bangun tidur kita  lupa berdoa, masuk dan keluar kamar mandi lupa berdzikir, selesai makan  lupa memuji dan berterima kasih kepada-Nya. Astaghfirullah…  beristighfarlah berulang kali saudaraku. Rasakanlah penyesalan dan  biarkan air matamu meleleh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai detik ini isilah setiap relung hati dan celah pikiran dengan  dzikir kepada Allah. Di setiap waktu dalam 24 jam hidup kita isilah  dengan dzikir. Jika kita melakukannya, bahkan dalam tidur pun kita tetap  bermimpi berdzikir dan bershalawat. Banyak dzikir-dzikir singkat,  seperti dua kalimat yang paling berat di sisi Allah, yaitu,  “SubhanaLlahi wabihamdihi… SubhanaLlahil-azhiem…”. Atau dengan  beristighfar, “Astaghfirullah… astaghfirullah…”, bertasbih,  “Subahanallahi… subhanallahi”. Bahkan cukup dengan menyebut asma Allah,  “Allah… Allah… atau Yaa Allah.. Ya Allah”. Lakukanlah di manapun, dan  kapan pun, bahkan multitasking sambil melakukan pekerjaan-pekerjaan  sehari-hari. Jika ada waktu senggang, dzikir yang paling utama adalah  Al-Quran. Membaca Al-Quran, mentadabburinya, menghafalnya, mengulang  hafalan atau bahkan sekadar mendengarkan kaset murattal Al-Qur’an sambil  kita mengendarai kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir ini akan mengikis dosa dan kotoran jiwa, seperti mengikis karat  hingga kemilau emas muncul kembali. Dengan sendirinya, dzikir akan  mencegah kita berbuat dosa dan maksiat lagi. Ketika kita akan berbuat  sesuatu yang dilarang Allah, hati yang telah dipenuhi Asma Allah akan  otomatis menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir akan semakin menghaluskan hati kita. Semakin memudahkan kita  menangis dalam berbagai kondisi. Semakin memahami hakikat dan semakin  ma’rifat kepada Allah. Suatu ketika ada sekelompok sahabat yang telah  mengalami kehausan karena kehabisan minuman dalam perjalanan safar  berhari-hari. Ketika mereka menemukan sebuah sumber air, segera mereka  minum dan membasahi muka sepuas-puasnya. Namun ada seorang sahabat yang  justru ketika ia akan mengambil air ia menangis sesenggukan. Sahabat  lain pun bertanya, “Mengapa engkau menangis padahal Allah memberikanmu  minuman pada saat kehausan?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat tersebut berkata, “Ketika aku membaca doa “Allahumma bariklana  fii maa razaqtana waqina adzabannaar”, terbayang olehku penduduk neraka  yang lebih haus dariku namun diharamkan padanya meminum air sedikit pun.  Firman Allah: “Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga:  “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah  direzekikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab:  “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang  kafir, (Al-A’raaf: 50). Subhanallah, sahabat tersebut mampu menangkap  hakikat kalimat “waqina adzabannar” dalam doa mau makan dan minum,  karena ia selalu berdzikir mengingat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam setiap tarikan nafas kita selalu berdzikir, dalam setiap  langkah kita diikuti dengan dzikir, maka akan muncul banyak keajaiban  dalam hidup kita. Allah akan mengaruniai limpahan kenikmatan yang  menisbikan kenikmatan dunia. Barulah kita bisa memahami kisah dalam  hadits berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa Haritsah RA berkata kepada Rasulullah SAW, “Pagi ini,  saya menjadi mukmin yang sebenarnya”. Beliau berkata kepadanya,  “Seorang Mukmin yang benar itu memiliki hakikat. Lantas apa hakikat dari  keimananmu?” Ia menjawab, “Saya jauhkan diriku dari dunia, hingga di  mataku BATU dan PERMATA terlihat sama….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah… batu dan permata terlihat sama. Espass dan Alphard terlihat  sama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lanjutkan haditsnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“… Saya seakan-akan melihat singgasana Tuhanku tampak nyata. Saya  seakan-akan melihat penduduk surga bersenang-senang di dalam surga dan  penduduk neraka disiksa di dalam neraka.” Beliau SAW berkata, “Hai  Haritsah, kamu telah mengetahuinya. Karena itu, istiqomahlah”. Inilah  mungkin yang dalam tasawuf disebut “Kasyaf”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, mari hidupkan hati, lembutkan jiwa dengan selalu berdzikir  kepada Allah SWT. Barulah kita bisa menikmati indahnya dan nikmatnya  Qiyamul Lail. Berikutnya kita akan merasakan berbagai kenikmatan  spiritual dan ayat-ayat keajaiban Allah dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari penuhi hidup kita dengan dzikir, dan perhatikan apa yang akan  terjadi. []&lt;div class="photo photo_right"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=309347&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=380606349559&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=380606349559&amp;amp;id=1788986620"&gt;&lt;img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs448.snc3/25675_1158879550695_1788986620_309347_5131132_a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merataplah karena ratapanmu dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbuat banyak hal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahajudlah, karenanya seratus bahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhindarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hapuslah amarah Allah dengan cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setetes air mata cintamu padaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampu memadamkan api nerakaNya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah di malam hari wahai hamba Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena para kekasih Allah membisikan rahasia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka di penghujung malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah wahai hamba Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sucikan diri, dan hadapkan wajahmu kepadaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah sunyinya dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika yang lain masih lelap dengan mimpi dan harapannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahajudlah wahai hamba Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menantimu dengan Cinta…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanti untaian harapanmu untuk di penuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanti ungkapan hatimu untuk di hiburNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanti lantunan tobatmu untuk di ampuni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kah kalian ingin menjadi salah satu kekasihNya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kah  kalian ingin menatap wajahNya kelak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah wahai hamba Allah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua pintu tertutup rapat di malam hari…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya pintuNya yang terbuka lebar untuk kau masuki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kah kau dengar panggilan lembutNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menyapamu untuk datang dan bermunajat padaNya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lalai, wahai hamba Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah segera untuk datang padaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung malam, ketika yang lain enggan hadir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan memilih tetap terlelap dalam mimpi indahnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lalai, wahai hamba Allah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin kita mengabaikan tawaranNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin kita melewatkan kesempatan indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat bermesraan denganNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua doa, harapan, dan tobat …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di janjikan untuk di penuhi olehNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayam – ayam berkokok di pagi buta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya untuk bermunajat padaNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah wahai hamba Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munajatmu di nanti olehNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang hadir di penghujung malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibuk bermunajat kepada Tuhannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kah kau dengar panggilan lembutNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia turun ke langit dunia, hanya untuk menantikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran hamba – hambaNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah dari tidurmu, wahai hamba Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah para pencintaNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabila kau cuci hatimu dengan air mata tulusmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niscaya para malaikat akan turut membersihkan hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robeklah keheningan malam dengan ratapan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah jalan menuju padaNya dengan munajatmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doamu kan di ijabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintamu kan di kabulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taubat mu pun kan di terima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah wahai hamba Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gapailah keberkahanNya dengan bangun di penghujung malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balaslah sapa lembutnya dengan munajatmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qiyamul lail lah…. Wahai hamba Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenggelamkan dirimu dalam kekhusyu’an bermesraan denganNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga dapat kau dengar sapa lembutNya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ya Allah, akal, hati dan jiwaku telah kuhadapkan padaMu, akal yang  penuh keyakinan terhadapMu, hati yang penuh dengan keimanan padaMu,  serta jiwa yang senantiasa mencintaiMu. Ku bergantung padaMu untuk  setiap langkah yang kubuat. Aku hanyalah hamba yang tak memiliki  kemampuan apapun bila tanpa kuasaMu. Sholatku, hidupku dan matiku, ku  akui hanya Egkaulah Tuhanku. Ku bersaksi hingga akhir nanti hanya  Engkaulah Tuhanku, dan hanya Engkaulah tempatku menyembah. Tuntun aku ya  Allah, agar senantiasa mampu selalu mensyukuri nikmatMu. Agar dapat  selalu memperbaiki ibadah – ibadah kepadaMu. Agar aku pulang kepadaMu  kelak dalam keadaan KAU cintai.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-8392282973976238841?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/8392282973976238841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/bagaimana-meraih-lezat-nya-qiyamul-lail.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/8392282973976238841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/8392282973976238841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/bagaimana-meraih-lezat-nya-qiyamul-lail.html' title='Bagaimana meraih Lezat-Nya Qiyamul lail (Shalat Tahajud) .....'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-6917994375102543139</id><published>2010-04-07T06:39:00.001-07:00</published><updated>2010-04-07T06:39:26.993-07:00</updated><title type='text'>Radio As-Sunnah</title><content type='html'>&lt;script src="http://assunnah.web.id/radiobox/radiobox.js" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;embed allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" flashvars="width=205&amp;amp;height=120&amp;amp;file=http://assunnah.web.id/radiobox/playlist.xml&amp;amp;displaywidth=100&amp;amp;shuffle=false&amp;amp;overstretch=fit&amp;amp;showeq=true&amp;amp;showstop=true" height="120" src="http://assunnah.web.id/radiobox/mediaplayer.swf" width="205"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://forantum.blogspot.com/2009/11/memasang-radio-di-blog-2.html" target="_blank"&gt;Pasang radiobox ini di blog  anda!&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-6917994375102543139?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/6917994375102543139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/radio-as-sunnah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6917994375102543139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/6917994375102543139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/radio-as-sunnah.html' title='Radio As-Sunnah'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-5876016882699906298</id><published>2010-04-03T07:22:00.000-07:00</published><updated>2010-04-03T07:23:06.473-07:00</updated><title type='text'>Website" yg insyaAllah bermanfaat:</title><content type='html'>WEBSITE ILMIAH (BAHASA INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Al-Manhaj (&lt;a href="http://almanhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://almanhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Daarus Sunnah (&lt;a href="http://www.daarussunnah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.daarussunnah.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.nr/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Fatwa Ulama (&lt;a href="http://www.fatwa-ulama.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-ulama.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Forum Studi Unand Padang (&lt;a href="http://forum-unand.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://forum-unand.blogspo&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Islam Download (&lt;a href="http://www.islam-download.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islam-download.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Majalah Nikah (&lt;a href="http://majalah-nikah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://majalah-nikah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Manhaj.or.id (&lt;a href="http://www.manhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.manhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Perpustakaan Islam (&lt;a href="http://www.perpustakaan-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.perpustakaan-is&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;lam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Sholat Kita (&lt;a href="http://sholat-kita.cjb.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://sholat-kita.cjb.net&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Starter Page (&lt;a href="http://www.salafi.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafi.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Villa Baitullah (&lt;a href="http://vbaitullah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://vbaitullah.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Hakekat Syi’ah Imamiyah (&lt;a href="http://hakekat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://hakekat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Kursus Bahasa Arab Online (&lt;a href="http://badar.muslim.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://badar.muslim.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Yayasan Dar el-Iman Padang (&lt;a href="http://www.dareliman.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.dareliman.or.id&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Google Assunnah (&lt;a href="http://google.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://google.assunnah.web&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Tarbiyah Singapore (&lt;a href="http://tarbiyah-sg.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://tarbiyah-sg.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Feed Situs As Sunnah (&lt;a href="http://situs.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://situs.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Forum Assunnah (&lt;a href="http://forum.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://forum.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Majalah EL-FATA (&lt;a href="http://majalah-elfata.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://majalah-elfata.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Majalah Assaliim (&lt;a href="http://majalah-assaliim.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://majalah-assaliim.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ngaji Online (&lt;a href="http://ngaji-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://ngaji-online.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Buletin At-Tauhid (&lt;a href="http://buletin.muslim.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://buletin.muslim.or.i&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;d/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE ILMIAH (BAHASA ARAB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadits wal Atsar (&lt;a href="http://www.alathar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alathar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Al-Menhaj (&lt;a href="http://almenhaj.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://almenhaj.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Majalah Al-Ashalah (&lt;a href="http://asaala.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://asaala.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Maktabah Misykatul Islamiyyah (&lt;a href="http://www.almeshkat.net/books/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almeshkat.net/b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ooks/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Maktabah Ruuhul Islam (&lt;a href="http://islamspirit.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://islamspirit.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Maktabah Sahab Salafiyyah (&lt;a href="http://www.sahab.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Maktabah Shayidul Fawaid (&lt;a href="http://saaid.net/book/index.php" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://saaid.net/book/inde&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;x.php&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Markaz Albani (&lt;a href="http://albanicenter.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://albanicenter.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Multaqo Salafiyyah (&lt;a href="http://www.salafiyat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafiyat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Muntadiyat al-Barq (&lt;a href="http://www.al-barq.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-barq.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Syabakah Thoriqotis Salaf (&lt;a href="http://alsalafway.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://alsalafway.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE ILMIAH (BAHASA INGGRIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Ra’uf Shakir (&lt;a href="http://www.islamlecture.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlecture.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ahlul Hadeeth (&lt;a href="http://www.ahlulhadeeth.net/php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ahlulhadeeth.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Al Baseerah (&lt;a href="http://www.albaseerah.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.albaseerah.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Al Ibanah (Ismail al-Arcoon) (&lt;a href="http://al-ibaanah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://al-ibaanah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Al-Muflihoon (&lt;a href="http://www.almuflihoon.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almuflihoon.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Albani Center (&lt;a href="http://www.asaala.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.asaala.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Call to Islam (&lt;a href="http://calltoislam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://calltoislam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Darul Ihsan (&lt;a href="http://www.darulehsaan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.darulehsaan.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Darul Kitab wal Hikmah (&lt;a href="http://www.dkh-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dkh-islam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* DR. Bilal Philips (&lt;a href="http://bilalphilips.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://bilalphilips.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* DR. Salih as-Saalih (&lt;a href="http://www.understand-islam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.understand-isla&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Fatwa Online (&lt;a href="http://www.fatwa-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Islamic Knowledge (&lt;a href="http://www.islamicknowledge.co.uk/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamicknowledg&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;e.co.uk/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Jalal Abu Alrub (&lt;a href="http://www.islamlife.com/news.php" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlife.com/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews.php&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Madeenah (&lt;a href="http://www.madeenah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.madeenah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Nadir Ahmad (&lt;a href="http://www.examinethetruth.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.examinethetruth&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Riyadhus Salihin (&lt;a href="http://www.ryadussalihin.org/en/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ryadussalihin.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/en/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Salafi Manhaj (&lt;a href="http://salafimanhaj.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://salafimanhaj.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Umm Junayd (&lt;a href="http://ummjunayd.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://ummjunayd.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE MUSLIMAH (INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslimah.or.id (&lt;a href="http://www.muslimah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslimah.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Jilbab (&lt;a href="http://www.jilbab.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.jilbab.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ummu Salma (&lt;a href="http://ummusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://ummusalma.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akhwat Salafiyyah (&lt;a href="http://akhwat.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://akhwat.web.id&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE RADIO ONLINE ISLAMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Rodja Online (&lt;a href="http://www.radiorodja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.radiorodja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Radio Hang Batam (&lt;a href="http://www.hang106.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hang106.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Radio Muslim (&lt;a href="http://radiomuslim.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://radiomuslim.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Radio As Sunnah Cirebon (&lt;a href="http://radioassunnah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://radioassunnah.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Radio Suara Qur’an (&lt;a href="http://suaraquran.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://suaraquran.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INFORMASI KAJIAN ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jadwal Kajian (&lt;a href="http://jadwal.kajian.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://jadwal.kajian.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Info Kajian Muslim (&lt;a href="http://muslim.or.id/infokajian/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://muslim.or.id/infoka&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;jian/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had Imam Bukhari Solo (&lt;a href="http://bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://bukhari.or.id&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ma’had ‘Ali Al-Irsyad Surabaya (&lt;a href="http://mahad.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://mahad.info&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Madrasah Imam Ahmad bin Hanbal Semarang (&lt;a href="http://binhambal.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://binhambal.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* PP Hidayatunnajah (&lt;a href="http://hidayatunnajah.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://hidayatunnajah.word&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;press.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Yayasan Al Kahfi Batam (&lt;a href="http://alkahfi.co.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://alkahfi.co.id&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Al Madinah International University (&lt;a href="http://mediujogja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://mediujogja.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE USTADZ (INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ustadz Abu Ali Nur Ahmad (&lt;a href="http://noorakhmad.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://noorakhmad.blogspot&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ustadz Abu Zubair Al Hawari (&lt;a href="http://abuzubair.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://abuzubair.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ustadz Abu Ukasyah (&lt;a href="http://abu-ukkaasyah.co.cc/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://abu-ukkaasyah.co.cc&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ustadz Kholid Syamhudi (&lt;a href="http://ustadzkholid.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://ustadzkholid.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ustadz Abu Salma (&lt;a href="http://abusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://abusalma.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLOG ILMIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Akh Abu Faris Adni Kurniawan (&lt;a href="http://adniku.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://adniku.wordpress.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Muhammad Abduh Tuasikal (&lt;a href="http://rumaysho.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://rumaysho.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Bambang Wahono (&lt;a href="http://wahonot.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://wahonot.wordpress.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Amir UNPAD (&lt;a href="http://salafiyunpad.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafiyunpad.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Syababussunnah (&lt;a href="http://www.syabaabussunnah.co.cc/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.syabaabussunnah&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.co.cc/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Ari Wahyudi (&lt;a href="http://abu0mushlih.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://abu0mushlih.wordpre&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ss.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Andi Abu Thalib (&lt;a href="http://abuthalib.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://abuthalib.blogspot.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Apri Hernowo (&lt;a href="http://albamalanjy.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://albamalanjy.wordpre&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ss.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Herry Septiadi (&lt;a href="http://herryseptiadi.multiply.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://herryseptiadi.multi&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ply.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Akh Eko Mas Uri Rohman (&lt;a href="http://ekomasurirochman.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://ekomasurirochman.bl&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ogspot.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBSITE PARA ULAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Azhim Badawi (&lt;a href="http://www.ibnbadawy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbadawy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Alu Syaikh (&lt;a href="http://www.sahab.ws/5600/news/3399.html" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sahab.ws/5600/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews/3399.html&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rajihi (&lt;a href="http://www.sh-rajhi.com/rajhi/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sh-rajhi.com/ra&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;jhi/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rayyis (&lt;a href="http://islamancient.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://islamancient.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Aziz bin Bazz (&lt;a href="http://www.ibnbaz.org.sa/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbaz.org.sa/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Bura’i (&lt;a href="http://www.alburaie.com/new/index.php" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alburaie.com/ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;w/index.php&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Karim Al Khudhair (&lt;a href="http://www.khudheir.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.khudheir.com/&lt;/a&gt;)  BARU&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Abbad (&lt;a href="http://www.alabad.jeeran.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alabad.jeeran.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Ubaikan (&lt;a href="http://www.obaykan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.obaykan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdullah al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfuzan.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfuzan.islamli&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ght.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdullah azh-Zhafiri (&lt;a href="http://www.sahab.ws/6111" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/6111&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdullah Jibrin (&lt;a href="http://www.ibn-jebreen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibn-jebreen.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdur Razaq Afifi (&lt;a href="http://www.afifyy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.afifyy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abdus Salam Barjas (&lt;a href="http://www.burjes.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.burjes.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abu Abdil Muiz Firkuz (&lt;a href="http://www.ferkous.com/rep/index.php" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ferkous.com/rep&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/index.php&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abu Ashim al-Ghomidi (&lt;a href="http://www.abouassim.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abouassim.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abu Bakr al-Mishri (&lt;a href="http://www.abu-bkr.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abu-bkr.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abu Ishaq Al Huwaini (&lt;a href="http://www.al-heweny.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-heweny.com&lt;/a&gt;)  BARU&lt;br /&gt;* Abu Islam Shalih Thaha (&lt;a href="http://www.abuislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abuislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abu Malik al-Juhanni (&lt;a href="http://abumalik.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://abumalik.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Abu Umar al-Utaibi (&lt;a href="http://www.otiby.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.otiby.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ahmad Yahya Najmi (&lt;a href="http://njza.net/web/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://njza.net/web/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ali Hasan al-Halabi (&lt;a href="http://www.alhalaby.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhalaby.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ali Ridha (&lt;a href="http://www.albaidha.net/vb/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albaidha.net/vb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ali Yahya al-Haddadi (&lt;a href="http://www.haddady.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.haddady.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Alwi as-Saqqof (&lt;a href="http://www.dorar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dorar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Hisyam al-Arifi (&lt;a href="http://www.aqsasalafi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aqsasalafi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Imam al-Ajurri (&lt;a href="http://www.ajurry.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ajurry.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Kholid al-Mushlih (&lt;a href="http://www.almosleh.com/index.shtml" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almosleh.com/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;dex.shtml&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Lajnah Daimah Saudi Arabia (&lt;a href="http://www.alifta.com/default.aspx" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alifta.com/defa&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ult.aspx&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* M Ismail Muqoddam (&lt;a href="http://www.m-ismail.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.m-ismail.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* M. Abdillah al-Imam (&lt;a href="http://www.sh-emam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-emam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* M. al-Hamud an-Najdi (&lt;a href="http://www.al-athary.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-athary.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* M. Aman al-Jami (&lt;a href="http://www.aljami.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aljami.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* M. Ibrahim al-Hamd (&lt;a href="http://toislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://toislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* M. Khalifah Tamimi (&lt;a href="http://www.mediu.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediu.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Majdi Arafat (&lt;a href="http://www.magdiarafat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.magdiarafat.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Masyaikh Sudan (&lt;a href="http://www.marsed.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.marsed.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Masyhur Hasan Salman (&lt;a href="http://www.mashhoor.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mashhoor.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Muhammad Al-Maghrawi (&lt;a href="http://maghrawi.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://maghrawi.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Muhammad al-Utsaimin (&lt;a href="http://www.ibnothaimeen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibnothaimeen.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Muhammad Hassan (&lt;a href="http://www.mohamedhassan.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.mohamedhassan.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg&lt;/a&gt;) BARU&lt;br /&gt;* Muhammad Husain Ya’qub (&lt;a href="http://www.yaqob.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.yaqob.com&lt;/a&gt;)  BARU&lt;br /&gt;* Muhammad Musa Nashr (&lt;a href="http://www.m-alnaser.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.m-alnaser.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Muhammad Said Ruslan (&lt;a href="http://www.rslan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rslan.com/&lt;/a&gt;)  BARU&lt;br /&gt;* Muqbil bin Hadi (&lt;a href="http://www.muqbel.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muqbel.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Musthofa al-Adawi (&lt;a href="http://aladawy.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://aladawy.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Nashir al-Barrak (&lt;a href="http://albarrak.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://albarrak.islamlight&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Nashirudin al-Albani (&lt;a href="http://www.alalbany.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alalbany.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Robi’ al-Madkholi (&lt;a href="http://www.rabee.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rabee.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Sa’ad al-Hushayin (&lt;a href="http://www.saad-alhusayen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saad-alhusayen.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Said Abdul Azhim (&lt;a href="http://www.al-fath.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-fath.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Salim al-Ajmi (&lt;a href="http://sahab.ws/3250" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://sahab.ws/3250&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Salim Ied al-Hilali (&lt;a href="http://islamfuture.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://islamfuture.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Shalih al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfawzan.ws/alfawzan/default.aspx" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfawzan.ws/alf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;awzan/default.aspx&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Shalih as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.assuhaimi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assuhaimi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Shalih Sa’ad as-Suhaimi (&lt;a href="http://sahab.ws/4435" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://sahab.ws/4435&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Sulthan al-Ied (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3147" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3147&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Taqiyudin al-Hilali (&lt;a href="http://www.alhilali.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhilali.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Ulama Yaman (&lt;a href="http://www.olamayemen.com/html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.olamayemen.com/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Wahid Abd Salam Bali (&lt;a href="http://www.waheedbaly.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.waheedbaly.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;* Yahya al-Hajuri (&lt;a href="http://www.sh-yahia.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-yahia.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link ini disalin dari : www.ustadzkholid.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-5876016882699906298?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/5876016882699906298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/website-yg-insyaallah-bermanfaat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/5876016882699906298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/5876016882699906298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/website-yg-insyaallah-bermanfaat.html' title='Website&quot; yg insyaAllah bermanfaat:'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-1562599465361327612</id><published>2010-04-03T07:21:00.002-07:00</published><updated>2010-04-03T07:22:40.976-07:00</updated><title type='text'>Situs-situs Sunnah</title><content type='html'>Situs-situs Sunnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ULAMA AHLUSSUNNAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Azhim Badawi (&lt;a href="http://www.ibnbadawy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbadawy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Alu Syaikh (&lt;a href="http://www.sahab.ws/5600/news/3399.html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sahab.ws/5600/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews/3399.html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rajihi (&lt;a href="http://www.sh-rajhi.com/rajhi/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sh-rajhi.com/ra&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;jhi/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rayyis (&lt;a href="http://www.islamancient.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamancient.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz bin Bazz (&lt;a href="http://www.ibnbaz.org.sa/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbaz.org.sa/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Bura’i (&lt;a href="http://www.alburaie.com/new/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alburaie.com/ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;w/index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Abbad (&lt;a href="http://www.alabad.jeeran.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alabad.jeeran.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Ubaikan (&lt;a href="http://www.obaykan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.obaykan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfuzan.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfuzan.islamli&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ght.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah azh-Zhafiri (&lt;a href="http://www.sahab.ws/6111/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/6111/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah Jibrin (&lt;a href="http://www.ibn-jebreen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibn-jebreen.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Razaq Afifi (&lt;a href="http://www.afifyy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.afifyy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdus Salam Barjas (&lt;a href="http://www.burjes.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.burjes.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Abdil Muiz Firkuz (&lt;a href="http://www.ferkous.com/rep/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ferkous.com/rep&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Ashim al-Ghomidi (&lt;a href="http://www.abouassim.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abouassim.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Bakr al-Mishri (&lt;a href="http://www.abu-bkr.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abu-bkr.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Islam Shalih Thaha (&lt;a href="http://www.abuislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abuislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Malik al-Juhanni (&lt;a href="http://www.abumalik.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abumalik.net&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Umar al-Utaibi (&lt;a href="http://www.otiby.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.otiby.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahmad Yahya Najmi (&lt;a href="http://www.njza.net/web/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.njza.net/web/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Hasan al-Halabi (&lt;a href="http://www.alhalaby.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhalaby.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Ridha (&lt;a href="http://www.albaidha.net/vb/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albaidha.net/vb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Yahya al-Haddadi (&lt;a href="http://www.haddady.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.haddady.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Alwi as-Saqqof (&lt;a href="http://www.dorar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dorar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hisyam al-Arifi (&lt;a href="http://www.aqsasalafi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aqsasalafi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Imam al-Ajurri (&lt;a href="http://www.ajurry.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ajurry.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kholid al-Mushlih (&lt;a href="http://www.almosleh.com/index.shtml/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almosleh.com/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;dex.shtml/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lajnah Daimah (&lt;a href="http://www.alifta.com/default.aspx/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alifta.com/defa&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ult.aspx/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M Ismail Muqoddam (&lt;a href="http://www.m-ismail.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.m-ismail.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Abdillah al-Imam (&lt;a href="http://www.sh-emam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-emam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. al-Hamud an-Najdi (&lt;a href="http://www.al-athary.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-athary.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Aman al-Jami (&lt;a href="http://www.aljami.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aljami.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Ibrahim al-Hamd (&lt;a href="http://www.toislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.toislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Khalifah Tamimi (&lt;a href="http://www.mediu.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediu.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majdi Arafat (&lt;a href="http://www.magdiarafat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.magdiarafat.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masyaikh Sudan (&lt;a href="http://www.marsed.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.marsed.org&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masyhur Hasan Salman (&lt;a href="http://www.mashhoor.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mashhoor.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Al-Maghrawi (&lt;a href="http://www.maghrawi.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.maghrawi.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad al-Utsaimin (&lt;a href="http://www.ibnothaimeen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibnothaimeen.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Musa Nashr (&lt;a href="http://m-alnaser.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://m-alnaser.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Said Ruslan (&lt;a href="http://www.rslan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rslan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muqbil bin Hadi (&lt;a href="http://www.muqbel.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muqbel.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Musthofa al-Adawi (&lt;a href="http://www.aladawy.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aladawy.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nashir al-Barrak (&lt;a href="http://albarrak.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://albarrak.islamlight&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nashirudin al-Albani (&lt;a href="http://www.alalbany.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alalbany.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Robi’ al-Madkholi (&lt;a href="http://www.rabee.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rabee.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sa’ad al-Hushayin (&lt;a href="http://www.saad-alhusayen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saad-alhusayen.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Said Abdul Azhim (&lt;a href="http://www.al-fath.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-fath.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salim al-Ajmi (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3250/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3250/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salim Ied al-Hilali (&lt;a href="http://www.islamfuture.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamfuture.net&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfawzan.ws/alfawzan/default.aspx/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfawzan.ws/alf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;awzan/default.aspx/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.assuhaimi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assuhaimi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih Sa’ad as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.sahab.ws/4435/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://WWW.sahab.ws/4435/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sulthan al-Ied (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3147/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3147/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Taqiyudin al-Hilali (&lt;a href="http://www.alhilali.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhilali.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ulama Yaman (&lt;a href="http://www.olamayemen.com/html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://WWW.olamayemen.com/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Wahid Abd Salam Bali (&lt;a href="http://www.waheedbaly.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.waheedbaly.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yahya al-Hajuri (&lt;a href="http://www.sh-yahia.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-yahia.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (BAHASA ARAB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadits wal Atsar (&lt;a href="http://www.alathar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alathar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Menhaj (&lt;a href="http://www.almenhaj.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.almenhaj.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Al-Ashalah (&lt;a href="http://www.asaala.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.asaala.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Misykatul Islamiyyah (&lt;a href="http://www.almeshkat.net/books/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almeshkat.net/b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ooks/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Ruuhul Islam (&lt;a href="http://www.islamspirit.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamspirit.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Sahab Salafiyyah (&lt;a href="http://www.sahab.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Shayidul Fawaid (&lt;a href="http://www.saaid.net/book/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saaid.net/book/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Markaz Albani (&lt;a href="http://www.albanicenter.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albanicenter.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Multaqo Salafiyyah (&lt;a href="http://www.salafiyat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafiyat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muntadiyat al-Barq (&lt;a href="http://www.al-barq.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-barq.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (BAHASA INGGRIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Ra’uf Shakir (&lt;a href="http://www.islamlecture.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlecture.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadeeth (&lt;a href="http://www.ahlulhadeeth.net/php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ahlulhadeeth.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Baseerah (&lt;a href="http://www.albaseerah.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.albaseerah.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Ibanah (Ismail al-Arcoon) (&lt;a href="http://www.al-ibaanah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-ibaanah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Muflihoon (&lt;a href="http://www.almuflihoon.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almuflihoon.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Albani Center (&lt;a href="http://www.aasaala.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aasaala.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Call to Islam (&lt;a href="http://www.calltoislam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.calltoislam.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Darul Ihsan (&lt;a href="http://www.darulehsaan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.darulehsaan.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Darul Kitab wal Hikmah (&lt;a href="http://www.dkh-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dkh-islam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DR. Bilal Philips (&lt;a href="http://www.bilalphilips.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.bilalphilips.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DR. Salih as-Saalih (&lt;a href="http://www.understand-islam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.understand-isla&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fatwa Online (&lt;a href="http://www.fatwa-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Islamic Knowledge (&lt;a href="http://www.islamicknowledge.co.uk/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamicknowledg&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;e.co.uk/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jalal Abu Alrub (&lt;a href="http://www.islamlife.com/news.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlife.com/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Madeenah (&lt;a href="http://www.madeenah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.madeenah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nadir Ahmad (&lt;a href="http://www.examinethetruth.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.examinethetruth&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Riyadhus Salihin (&lt;a href="http://www.ryadussalihin.org/en/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ryadussalihin.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/en/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafi Manhaj (&lt;a href="http://www.salafimanhaj.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.salafimanhaj.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Umm Junayd (&lt;a href="http://www.ummjunayd.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ummjunayd.info&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Starter Page (&lt;a href="http://www.salafi.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafi.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Al-Manhaj (&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.almanhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslim.or.id (&lt;a href="http://www.muslim.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslim.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Villa Baitullah (&lt;a href="http://www.vbaitullah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.vbaitullah.or.i&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;d/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fatwa Ulama (&lt;a href="http://www.fatwa-ulama.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-ulama.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Perpustakaan Islam (&lt;a href="http://www.perpustakaan-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.perpustakaan-is&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;lam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sholat Kita (&lt;a href="http://www.sholat-kita.cjb.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sholat-kita.cjb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yayasan Dar el-Iman Padang (&lt;a href="http://www.dareliman.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.dareliman.or.id&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Forum Studi Unand Padang (&lt;a href="http://www.forum-unand.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.forum-unand.blo&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;gspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Daarus Sunnah (&lt;a href="http://www.daarussunnah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.daarussunnah.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.nr/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tarbiyah Singapore (&lt;a href="http://www.tarbiyah-sg.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.tarbiyah-sg.inf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;o/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Manhaj.or.id (&lt;a href="http://www.manhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.manhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hakekat Syi’ah Imamiyah (&lt;a href="http://www.hakekat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hakekat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Google As Sunnah (&lt;a href="http://google.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://google.assunnah.web&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Feed Situs As Sunnah (&lt;a href="http://situs.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://situs.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Forum As Sunnah (&lt;a href="http://forum.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://forum.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK MUSLIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslimah.or.id (&lt;a href="http://www.muslimah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslimah.or.id/&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jilbab Online (&lt;a href="http://www.jilbab.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.jilbab.or.id/&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ummu Salma (&lt;a href="http://www.ummusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ummusalma.wordp&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ress.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RADIO/KAJIAN ONLINE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Audio Salafi (&lt;a href="http://www.assunnah.mine.nu/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.assunnah.mine.n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;u/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ngaji Online (&lt;a href="http://www.ngaji-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ngaji-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Rodja (&lt;a href="http://www.radiorodja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.radiorodja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Hang Batam (&lt;a href="http://www.hang106.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hang106.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Assunnah (&lt;a href="http://www.assunnah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assunnah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Suara Qur'an Sukoharjo (&lt;a href="http://www.radiosuaraquran.co.cc/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.radiosuaraquran&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.co.cc/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADWAL KAJIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jadwal Kajian (&lt;a href="http://www.jadwal.kajian.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.jadwal.kajian.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Info Kajian Muslim (&lt;a href="http://www.muslim.or.id/infokajian/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.muslim.or.id/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;fokajian/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had Imam Bukhari Surakarta (&lt;a href="http://www.bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.bukhari.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had ‘Ali al-Irsyad Surabaya (&lt;a href="http://www.mahad.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mahad.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Madrasah Imam Ahmad bin Hanbal Semarang (&lt;a href="http://binhambal.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://binhambal.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* MEDIU Jogja (&lt;a href="http://www.mediujogja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediujogja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJALAH ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah As Sunnah (&lt;a href="http://www.bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.bukhari.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah elFata (&lt;a href="http://www.majalah-elfata.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-elfata.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Nikah (&lt;a href="http://www.majalah-nikah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-nikah.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Fatawa (&lt;a href="http://fatawa.atturots.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://fatawa.atturots.or.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah al Mawaddah (&lt;a href="http://www.almawaddah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almawaddah.co.n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;r/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Assaliim (&lt;a href="http://www.majalah-assaliim.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-assalii&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBLOG ILMIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Salma (&lt;a href="http://abusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://abusalma.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafy ITB (&lt;a href="http://salafyitb.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafyitb.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Assunnah WEB ID (&lt;a href="http://assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://assunnah.web.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ustadz Kholid Syamhudi (&lt;a href="http://ustadzkholid.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://ustadzkholid.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Faris (&lt;a href="http://adniku.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://adniku.wordpress.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Abduh Tuasikal (&lt;a href="http://rumaysho.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://rumaysho.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bambang Wahono (&lt;a href="http://wahonot.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://wahonot.wordpress.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafiyun UNPAD (&lt;a href="http://salafiyunpad.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafiyunpad.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs-situs Sunnah&lt;br /&gt;Thursday, 01 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ULAMA AHLUSSUNNAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Azhim Badawi (&lt;a href="http://www.ibnbadawy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbadawy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Alu Syaikh (&lt;a href="http://www.sahab.ws/5600/news/3399.html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sahab.ws/5600/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews/3399.html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rajihi (&lt;a href="http://www.sh-rajhi.com/rajhi/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sh-rajhi.com/ra&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;jhi/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rayyis (&lt;a href="http://www.islamancient.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamancient.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz bin Bazz (&lt;a href="http://www.ibnbaz.org.sa/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbaz.org.sa/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Bura’i (&lt;a href="http://www.alburaie.com/new/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alburaie.com/ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;w/index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Abbad (&lt;a href="http://www.alabad.jeeran.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alabad.jeeran.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Ubaikan (&lt;a href="http://www.obaykan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.obaykan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfuzan.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfuzan.islamli&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ght.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah azh-Zhafiri (&lt;a href="http://www.sahab.ws/6111/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/6111/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah Jibrin (&lt;a href="http://www.ibn-jebreen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibn-jebreen.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Razaq Afifi (&lt;a href="http://www.afifyy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.afifyy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdus Salam Barjas (&lt;a href="http://www.burjes.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.burjes.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Abdil Muiz Firkuz (&lt;a href="http://www.ferkous.com/rep/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ferkous.com/rep&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Ashim al-Ghomidi (&lt;a href="http://www.abouassim.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abouassim.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Bakr al-Mishri (&lt;a href="http://www.abu-bkr.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abu-bkr.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Islam Shalih Thaha (&lt;a href="http://www.abuislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abuislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Malik al-Juhanni (&lt;a href="http://www.abumalik.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abumalik.net&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Umar al-Utaibi (&lt;a href="http://www.otiby.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.otiby.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahmad Yahya Najmi (&lt;a href="http://www.njza.net/web/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.njza.net/web/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Hasan al-Halabi (&lt;a href="http://www.alhalaby.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhalaby.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Ridha (&lt;a href="http://www.albaidha.net/vb/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albaidha.net/vb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Yahya al-Haddadi (&lt;a href="http://www.haddady.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.haddady.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Alwi as-Saqqof (&lt;a href="http://www.dorar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dorar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hisyam al-Arifi (&lt;a href="http://www.aqsasalafi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aqsasalafi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Imam al-Ajurri (&lt;a href="http://www.ajurry.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ajurry.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kholid al-Mushlih (&lt;a href="http://www.almosleh.com/index.shtml/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almosleh.com/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;dex.shtml/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lajnah Daimah (&lt;a href="http://www.alifta.com/default.aspx/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alifta.com/defa&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ult.aspx/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M Ismail Muqoddam (&lt;a href="http://www.m-ismail.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.m-ismail.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Abdillah al-Imam (&lt;a href="http://www.sh-emam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-emam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. al-Hamud an-Najdi (&lt;a href="http://www.al-athary.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-athary.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Aman al-Jami (&lt;a href="http://www.aljami.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aljami.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Ibrahim al-Hamd (&lt;a href="http://www.toislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.toislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Khalifah Tamimi (&lt;a href="http://www.mediu.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediu.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majdi Arafat (&lt;a href="http://www.magdiarafat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.magdiarafat.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masyaikh Sudan (&lt;a href="http://www.marsed.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.marsed.org&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masyhur Hasan Salman (&lt;a href="http://www.mashhoor.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mashhoor.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Al-Maghrawi (&lt;a href="http://www.maghrawi.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.maghrawi.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad al-Utsaimin (&lt;a href="http://www.ibnothaimeen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibnothaimeen.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Musa Nashr (&lt;a href="http://m-alnaser.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://m-alnaser.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Said Ruslan (&lt;a href="http://www.rslan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rslan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muqbil bin Hadi (&lt;a href="http://www.muqbel.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muqbel.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Musthofa al-Adawi (&lt;a href="http://www.aladawy.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aladawy.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nashir al-Barrak (&lt;a href="http://albarrak.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://albarrak.islamlight&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nashirudin al-Albani (&lt;a href="http://www.alalbany.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alalbany.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Robi’ al-Madkholi (&lt;a href="http://www.rabee.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rabee.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sa’ad al-Hushayin (&lt;a href="http://www.saad-alhusayen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saad-alhusayen.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Said Abdul Azhim (&lt;a href="http://www.al-fath.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-fath.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salim al-Ajmi (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3250/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3250/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salim Ied al-Hilali (&lt;a href="http://www.islamfuture.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamfuture.net&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfawzan.ws/alfawzan/default.aspx/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfawzan.ws/alf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;awzan/default.aspx/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.assuhaimi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assuhaimi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih Sa’ad as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.sahab.ws/4435/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://WWW.sahab.ws/4435/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sulthan al-Ied (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3147/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3147/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Taqiyudin al-Hilali (&lt;a href="http://www.alhilali.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhilali.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ulama Yaman (&lt;a href="http://www.olamayemen.com/html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://WWW.olamayemen.com/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Wahid Abd Salam Bali (&lt;a href="http://www.waheedbaly.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.waheedbaly.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yahya al-Hajuri (&lt;a href="http://www.sh-yahia.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-yahia.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (BAHASA ARAB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadits wal Atsar (&lt;a href="http://www.alathar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alathar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Menhaj (&lt;a href="http://www.almenhaj.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.almenhaj.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Al-Ashalah (&lt;a href="http://www.asaala.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.asaala.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Misykatul Islamiyyah (&lt;a href="http://www.almeshkat.net/books/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almeshkat.net/b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ooks/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Ruuhul Islam (&lt;a href="http://www.islamspirit.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamspirit.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Sahab Salafiyyah (&lt;a href="http://www.sahab.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Shayidul Fawaid (&lt;a href="http://www.saaid.net/book/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saaid.net/book/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Markaz Albani (&lt;a href="http://www.albanicenter.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albanicenter.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Multaqo Salafiyyah (&lt;a href="http://www.salafiyat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafiyat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muntadiyat al-Barq (&lt;a href="http://www.al-barq.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-barq.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (BAHASA INGGRIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Ra’uf Shakir (&lt;a href="http://www.islamlecture.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlecture.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadeeth (&lt;a href="http://www.ahlulhadeeth.net/php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ahlulhadeeth.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Baseerah (&lt;a href="http://www.albaseerah.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.albaseerah.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Ibanah (Ismail al-Arcoon) (&lt;a href="http://www.al-ibaanah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-ibaanah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Muflihoon (&lt;a href="http://www.almuflihoon.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almuflihoon.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Albani Center (&lt;a href="http://www.aasaala.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aasaala.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Call to Islam (&lt;a href="http://www.calltoislam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.calltoislam.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Darul Ihsan (&lt;a href="http://www.darulehsaan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.darulehsaan.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Darul Kitab wal Hikmah (&lt;a href="http://www.dkh-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dkh-islam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DR. Bilal Philips (&lt;a href="http://www.bilalphilips.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.bilalphilips.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DR. Salih as-Saalih (&lt;a href="http://www.understand-islam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.understand-isla&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fatwa Online (&lt;a href="http://www.fatwa-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Islamic Knowledge (&lt;a href="http://www.islamicknowledge.co.uk/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamicknowledg&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;e.co.uk/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jalal Abu Alrub (&lt;a href="http://www.islamlife.com/news.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlife.com/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Madeenah (&lt;a href="http://www.madeenah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.madeenah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nadir Ahmad (&lt;a href="http://www.examinethetruth.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.examinethetruth&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Riyadhus Salihin (&lt;a href="http://www.ryadussalihin.org/en/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ryadussalihin.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/en/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafi Manhaj (&lt;a href="http://www.salafimanhaj.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.salafimanhaj.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Umm Junayd (&lt;a href="http://www.ummjunayd.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ummjunayd.info&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Starter Page (&lt;a href="http://www.salafi.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafi.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Al-Manhaj (&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.almanhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslim.or.id (&lt;a href="http://www.muslim.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslim.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Villa Baitullah (&lt;a href="http://www.vbaitullah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.vbaitullah.or.i&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;d/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fatwa Ulama (&lt;a href="http://www.fatwa-ulama.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-ulama.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Perpustakaan Islam (&lt;a href="http://www.perpustakaan-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.perpustakaan-is&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;lam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sholat Kita (&lt;a href="http://www.sholat-kita.cjb.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sholat-kita.cjb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yayasan Dar el-Iman Padang (&lt;a href="http://www.dareliman.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.dareliman.or.id&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Forum Studi Unand Padang (&lt;a href="http://www.forum-unand.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.forum-unand.blo&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;gspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Daarus Sunnah (&lt;a href="http://www.daarussunnah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.daarussunnah.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.nr/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tarbiyah Singapore (&lt;a href="http://www.tarbiyah-sg.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.tarbiyah-sg.inf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;o/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Manhaj.or.id (&lt;a href="http://www.manhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.manhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hakekat Syi’ah Imamiyah (&lt;a href="http://www.hakekat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hakekat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Google As Sunnah (&lt;a href="http://google.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://google.assunnah.web&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Feed Situs As Sunnah (&lt;a href="http://situs.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://situs.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Forum As Sunnah (&lt;a href="http://forum.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://forum.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK MUSLIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslimah.or.id (&lt;a href="http://www.muslimah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslimah.or.id/&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jilbab Online (&lt;a href="http://www.jilbab.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.jilbab.or.id/&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ummu Salma (&lt;a href="http://www.ummusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ummusalma.wordp&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ress.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RADIO/KAJIAN ONLINE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Audio Salafi (&lt;a href="http://www.assunnah.mine.nu/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.assunnah.mine.n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;u/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ngaji Online (&lt;a href="http://www.ngaji-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ngaji-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Rodja (&lt;a href="http://www.radiorodja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.radiorodja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Hang Batam (&lt;a href="http://www.hang106.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hang106.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Assunnah (&lt;a href="http://www.assunnah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assunnah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Suara Qur'an Sukoharjo (&lt;a href="http://www.radiosuaraquran.co.cc/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.radiosuaraquran&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.co.cc/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADWAL KAJIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jadwal Kajian (&lt;a href="http://www.jadwal.kajian.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.jadwal.kajian.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Info Kajian Muslim (&lt;a href="http://www.muslim.or.id/infokajian/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.muslim.or.id/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;fokajian/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had Imam Bukhari Surakarta (&lt;a href="http://www.bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.bukhari.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had ‘Ali al-Irsyad Surabaya (&lt;a href="http://www.mahad.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mahad.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Madrasah Imam Ahmad bin Hanbal Semarang (&lt;a href="http://binhambal.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://binhambal.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* MEDIU Jogja (&lt;a href="http://www.mediujogja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediujogja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJALAH ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah As Sunnah (&lt;a href="http://www.bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.bukhari.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah elFata (&lt;a href="http://www.majalah-elfata.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-elfata.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Nikah (&lt;a href="http://www.majalah-nikah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-nikah.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Fatawa (&lt;a href="http://fatawa.atturots.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://fatawa.atturots.or.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah al Mawaddah (&lt;a href="http://www.almawaddah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almawaddah.co.n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;r/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Assaliim (&lt;a href="http://www.majalah-assaliim.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-assalii&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBLOG ILMIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Salma (&lt;a href="http://abusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://abusalma.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafy ITB (&lt;a href="http://salafyitb.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafyitb.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Assunnah WEB ID (&lt;a href="http://assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://assunnah.web.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ustadz Kholid Syamhudi (&lt;a href="http://ustadzkholid.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://ustadzkholid.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Faris (&lt;a href="http://adniku.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://adniku.wordpress.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Abduh Tuasikal (&lt;a href="http://rumaysho.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://rumaysho.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bambang Wahono (&lt;a href="http://wahonot.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://wahonot.wordpress.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafiyun UNPAD (&lt;a href="http://salafiyunpad.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafiyunpad.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs-situs Sunnah&lt;br /&gt;Thursday, 01 January 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ULAMA AHLUSSUNNAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Azhim Badawi (&lt;a href="http://www.ibnbadawy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbadawy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Alu Syaikh (&lt;a href="http://www.sahab.ws/5600/news/3399.html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sahab.ws/5600/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews/3399.html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rajihi (&lt;a href="http://www.sh-rajhi.com/rajhi/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sh-rajhi.com/ra&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;jhi/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz ar-Rayyis (&lt;a href="http://www.islamancient.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamancient.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz bin Bazz (&lt;a href="http://www.ibnbaz.org.sa/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ibnbaz.org.sa/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Aziz Bura’i (&lt;a href="http://www.alburaie.com/new/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alburaie.com/ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;w/index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Abbad (&lt;a href="http://www.alabad.jeeran.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alabad.jeeran.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Muhsin Ubaikan (&lt;a href="http://www.obaykan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.obaykan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfuzan.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfuzan.islamli&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ght.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah azh-Zhafiri (&lt;a href="http://www.sahab.ws/6111/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/6111/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdullah Jibrin (&lt;a href="http://www.ibn-jebreen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibn-jebreen.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Razaq Afifi (&lt;a href="http://www.afifyy.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.afifyy.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdus Salam Barjas (&lt;a href="http://www.burjes.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.burjes.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Abdil Muiz Firkuz (&lt;a href="http://www.ferkous.com/rep/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ferkous.com/rep&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Ashim al-Ghomidi (&lt;a href="http://www.abouassim.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abouassim.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Bakr al-Mishri (&lt;a href="http://www.abu-bkr.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abu-bkr.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Islam Shalih Thaha (&lt;a href="http://www.abuislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abuislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Malik al-Juhanni (&lt;a href="http://www.abumalik.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.abumalik.net&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Umar al-Utaibi (&lt;a href="http://www.otiby.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.otiby.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahmad Yahya Najmi (&lt;a href="http://www.njza.net/web/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.njza.net/web/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Hasan al-Halabi (&lt;a href="http://www.alhalaby.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhalaby.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Ridha (&lt;a href="http://www.albaidha.net/vb/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albaidha.net/vb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ali Yahya al-Haddadi (&lt;a href="http://www.haddady.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.haddady.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Alwi as-Saqqof (&lt;a href="http://www.dorar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dorar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hisyam al-Arifi (&lt;a href="http://www.aqsasalafi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aqsasalafi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Imam al-Ajurri (&lt;a href="http://www.ajurry.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ajurry.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kholid al-Mushlih (&lt;a href="http://www.almosleh.com/index.shtml/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almosleh.com/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;dex.shtml/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lajnah Daimah (&lt;a href="http://www.alifta.com/default.aspx/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alifta.com/defa&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ult.aspx/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M Ismail Muqoddam (&lt;a href="http://www.m-ismail.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.m-ismail.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Abdillah al-Imam (&lt;a href="http://www.sh-emam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-emam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. al-Hamud an-Najdi (&lt;a href="http://www.al-athary.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-athary.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Aman al-Jami (&lt;a href="http://www.aljami.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aljami.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Ibrahim al-Hamd (&lt;a href="http://www.toislam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.toislam.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* M. Khalifah Tamimi (&lt;a href="http://www.mediu.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediu.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majdi Arafat (&lt;a href="http://www.magdiarafat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.magdiarafat.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masyaikh Sudan (&lt;a href="http://www.marsed.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.marsed.org&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masyhur Hasan Salman (&lt;a href="http://www.mashhoor.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mashhoor.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Al-Maghrawi (&lt;a href="http://www.maghrawi.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.maghrawi.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad al-Utsaimin (&lt;a href="http://www.ibnothaimeen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ibnothaimeen.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Musa Nashr (&lt;a href="http://m-alnaser.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://m-alnaser.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Said Ruslan (&lt;a href="http://www.rslan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rslan.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muqbil bin Hadi (&lt;a href="http://www.muqbel.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muqbel.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Musthofa al-Adawi (&lt;a href="http://www.aladawy.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aladawy.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nashir al-Barrak (&lt;a href="http://albarrak.islamlight.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://albarrak.islamlight&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nashirudin al-Albani (&lt;a href="http://www.alalbany.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alalbany.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Robi’ al-Madkholi (&lt;a href="http://www.rabee.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.rabee.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sa’ad al-Hushayin (&lt;a href="http://www.saad-alhusayen.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saad-alhusayen.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Said Abdul Azhim (&lt;a href="http://www.al-fath.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-fath.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salim al-Ajmi (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3250/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3250/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salim Ied al-Hilali (&lt;a href="http://www.islamfuture.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamfuture.net&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih al-Fauzan (&lt;a href="http://www.alfawzan.ws/alfawzan/default.aspx/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.alfawzan.ws/alf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;awzan/default.aspx/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.assuhaimi.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assuhaimi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Shalih Sa’ad as-Suhaimi (&lt;a href="http://www.sahab.ws/4435/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://WWW.sahab.ws/4435/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sulthan al-Ied (&lt;a href="http://www.sahab.ws/3147/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.ws/3147/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Taqiyudin al-Hilali (&lt;a href="http://www.alhilali.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alhilali.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ulama Yaman (&lt;a href="http://www.olamayemen.com/html/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://WWW.olamayemen.com/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;html/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Wahid Abd Salam Bali (&lt;a href="http://www.waheedbaly.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.waheedbaly.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yahya al-Hajuri (&lt;a href="http://www.sh-yahia.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sh-yahia.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (BAHASA ARAB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadits wal Atsar (&lt;a href="http://www.alathar.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alathar.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Menhaj (&lt;a href="http://www.almenhaj.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.almenhaj.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Al-Ashalah (&lt;a href="http://www.asaala.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.asaala.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Misykatul Islamiyyah (&lt;a href="http://www.almeshkat.net/books/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almeshkat.net/b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ooks/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Ruuhul Islam (&lt;a href="http://www.islamspirit.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamspirit.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Sahab Salafiyyah (&lt;a href="http://www.sahab.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.sahab.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Maktabah Shayidul Fawaid (&lt;a href="http://www.saaid.net/book/index.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.saaid.net/book/&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;index.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Markaz Albani (&lt;a href="http://www.albanicenter.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.albanicenter.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Multaqo Salafiyyah (&lt;a href="http://www.salafiyat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafiyat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muntadiyat al-Barq (&lt;a href="http://www.al-barq.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-barq.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (BAHASA INGGRIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdur Ra’uf Shakir (&lt;a href="http://www.islamlecture.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlecture.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ahlul Hadeeth (&lt;a href="http://www.ahlulhadeeth.net/php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ahlulhadeeth.ne&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;t/php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Baseerah (&lt;a href="http://www.albaseerah.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.albaseerah.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Ibanah (Ismail al-Arcoon) (&lt;a href="http://www.al-ibaanah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.al-ibaanah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* al-Muflihoon (&lt;a href="http://www.almuflihoon.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almuflihoon.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Albani Center (&lt;a href="http://www.aasaala.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.aasaala.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Call to Islam (&lt;a href="http://www.calltoislam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.calltoislam.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Darul Ihsan (&lt;a href="http://www.darulehsaan.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.darulehsaan.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abdul Qadir al-Arnauth (&lt;a href="http://www.alarnaut.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.alarnaut.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Darul Kitab wal Hikmah (&lt;a href="http://www.dkh-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.dkh-islam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DR. Bilal Philips (&lt;a href="http://www.bilalphilips.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.bilalphilips.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* DR. Salih as-Saalih (&lt;a href="http://www.understand-islam.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.understand-isla&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fatwa Online (&lt;a href="http://www.fatwa-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Islamic Knowledge (&lt;a href="http://www.islamicknowledge.co.uk/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamicknowledg&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;e.co.uk/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jalal Abu Alrub (&lt;a href="http://www.islamlife.com/news.php/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.islamlife.com/n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ews.php/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Madeenah (&lt;a href="http://www.madeenah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.madeenah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Nadir Ahmad (&lt;a href="http://www.examinethetruth.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.examinethetruth&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Riyadhus Salihin (&lt;a href="http://www.ryadussalihin.org/en/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ryadussalihin.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/en/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafi Manhaj (&lt;a href="http://www.salafimanhaj.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.salafimanhaj.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Umm Junayd (&lt;a href="http://www.ummjunayd.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.ummjunayd.info&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK ILMIAH (INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Starter Page (&lt;a href="http://www.salafi.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.salafi.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Al-Manhaj (&lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.almanhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslim.or.id (&lt;a href="http://www.muslim.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslim.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Villa Baitullah (&lt;a href="http://www.vbaitullah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.vbaitullah.or.i&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;d/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fatwa Ulama (&lt;a href="http://www.fatwa-ulama.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.fatwa-ulama.com&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Perpustakaan Islam (&lt;a href="http://www.perpustakaan-islam.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.perpustakaan-is&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;lam.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sholat Kita (&lt;a href="http://www.sholat-kita.cjb.net/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.sholat-kita.cjb&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yayasan Dar el-Iman Padang (&lt;a href="http://www.dareliman.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.dareliman.or.id&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Forum Studi Unand Padang (&lt;a href="http://www.forum-unand.blogspot.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.forum-unand.blo&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;gspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Daarus Sunnah (&lt;a href="http://www.daarussunnah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.daarussunnah.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.nr/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tarbiyah Singapore (&lt;a href="http://www.tarbiyah-sg.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.tarbiyah-sg.inf&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;o/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Manhaj.or.id (&lt;a href="http://www.manhaj.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.manhaj.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hakekat Syi’ah Imamiyah (&lt;a href="http://www.hakekat.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hakekat.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Google As Sunnah (&lt;a href="http://google.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://google.assunnah.web&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Feed Situs As Sunnah (&lt;a href="http://situs.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://situs.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Forum As Sunnah (&lt;a href="http://forum.assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://forum.assunnah.web.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINK MUSLIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muslimah.or.id (&lt;a href="http://www.muslimah.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.muslimah.or.id/&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jilbab Online (&lt;a href="http://www.jilbab.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.jilbab.or.id/&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ummu Salma (&lt;a href="http://www.ummusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ummusalma.wordp&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ress.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RADIO/KAJIAN ONLINE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Audio Salafi (&lt;a href="http://www.assunnah.mine.nu/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.assunnah.mine.n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;u/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ngaji Online (&lt;a href="http://www.ngaji-online.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.ngaji-online.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Rodja (&lt;a href="http://www.radiorodja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.radiorodja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Hang Batam (&lt;a href="http://www.hang106.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.hang106.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Assunnah (&lt;a href="http://www.assunnah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.assunnah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Radio Suara Qur'an Sukoharjo (&lt;a href="http://www.radiosuaraquran.co.cc/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.radiosuaraquran&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.co.cc/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADWAL KAJIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jadwal Kajian (&lt;a href="http://www.jadwal.kajian.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.jadwal.kajian.o&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;rg/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Info Kajian Muslim (&lt;a href="http://www.muslim.or.id/infokajian/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.muslim.or.id/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;fokajian/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had Imam Bukhari Surakarta (&lt;a href="http://www.bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.bukhari.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ma’had ‘Ali al-Irsyad Surabaya (&lt;a href="http://www.mahad.info/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mahad.info/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Madrasah Imam Ahmad bin Hanbal Semarang (&lt;a href="http://binhambal.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://binhambal.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* MEDIU Jogja (&lt;a href="http://www.mediujogja.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.mediujogja.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJALAH ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah As Sunnah (&lt;a href="http://www.bukhari.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://www.bukhari.or.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah elFata (&lt;a href="http://www.majalah-elfata.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-elfata.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Nikah (&lt;a href="http://www.majalah-nikah.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-nikah.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Fatawa (&lt;a href="http://fatawa.atturots.or.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://fatawa.atturots.or.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah al Mawaddah (&lt;a href="http://www.almawaddah.co.nr/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.almawaddah.co.n&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;r/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Assaliim (&lt;a href="http://www.majalah-assaliim.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://www.majalah-assalii&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBLOG ILMIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Salma (&lt;a href="http://abusalma.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://abusalma.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafy ITB (&lt;a href="http://salafyitb.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafyitb.wordpress&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Assunnah WEB ID (&lt;a href="http://assunnah.web.id/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;http://assunnah.web.id/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ustadz Kholid Syamhudi (&lt;a href="http://ustadzkholid.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://ustadzkholid.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abu Faris (&lt;a href="http://adniku.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://adniku.wordpress.co&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;m&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Muhammad Abduh Tuasikal (&lt;a href="http://rumaysho.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://rumaysho.wordpress.&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bambang Wahono (&lt;a href="http://wahonot.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://wahonot.wordpress.c&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;om/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Salafiyun UNPAD (&lt;a href="http://salafiyunpad.wordpress.com/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://salafiyunpad.wordpr&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ess.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mki-sman1g.co.cc/index.php/2009010114/situs-sunnah/situs-situs-sunnah.html" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://mki-sman1g.co.cc/in&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;dex.php/2009010114/situs-s&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;unnah/situs-situs-sunnah.h&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;tml&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-1562599465361327612?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/1562599465361327612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/situs-situs-sunnah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/1562599465361327612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/1562599465361327612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/situs-situs-sunnah.html' title='Situs-situs Sunnah'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-2626713169793214509</id><published>2010-04-03T07:21:00.001-07:00</published><updated>2010-04-03T07:21:42.176-07:00</updated><title type='text'>10 Adab Agar Doa Dikabulkan</title><content type='html'>Oleh: Ulis Tofa, Lc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com – Ramadhan adalah syahrud du’aa’ –bulan berdoa-. Sehingga  rangkaian ayat-ayat shaum yang panjang itu, disisipi seruan untuk  berdoa. Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka  (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan  orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka  itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman  kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah:  186)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalihan seruan dari orang-orang beriman terkait dengan hukum-hukum  shaum, beralih pada seruan untuk Rasulullah saw. agar beliau mengajarkan  dan mengingatkan orang-orang beriman, apa-apa yang mesti mereka  perhatikan dalam pelaksanaan ibadah, baik berupa ketaatan maupun sikap  ikhlas, juga bersimpuh hanya kepada-Nya dengan doa, doa yang  mengantarkan mereka pada petunjuk dan jalan kebaikan. Ini menunjukkan  betapa pentingnya ibadah doa. Bahkan ada tiga kelompok yang doanya tidak  akan tertolak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ثلاثة لا ترد دعوتهم: الصائم حتى يفطر، والإمام العادل، ودعوة المظلوم  يرفعها الله فوق الغمام وتفتح لها أبواب السماء ويقول الرب: وعزتي وجلالي  لأنصرنك ولو بعد حين ” (رواه أحمد والترمذي)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiga kelompok yang tidak akan ditolak do’anya: Orang yang berpuasa  sampai ia berbuka. Pemimpin yang adil. Dan do’a orang yang teraniaya.  Allah menyibak awan dan membuka pintu-pintu langit seraya berfirman:  “Demi kemulian-Ku dan keagungan-Ku, pasti Aku tolong kamu, walau setelah  beberapa waktu.” Ahmad dan At Tirmidzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa adalah perwujudan rasa cinta seorang hamba kepada Allah swt.,  sekaligus pengakuan akan kebutuhan dan pertolongan-Nya. Hakikat doa  sebenarnya juga meminta kekuatan dan kesanggupan dari Allah swt. Dalam  doa ada makna memuji Allah swt., ada pengakuan bahwa Allah Maha Mulia  lagi Maha Pemurah. Itu semua menjadi ciri pengabdian dan penghambaan.  Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من لم يسأل الله يغضب عليه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, Allah marah padanya.”  Beliau juga bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“أفضل العبادة الدعاء“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baik ibadah adalah doa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Nu’man bin Basyir dari Nabi saw. bersabda: “Doa adalah  ibadah. Dan Tuhan Kalian menyeru: Berdoalah kalian kepada-Ku, Pasti Aku  kabulkan doa kalian.” Rasulullah saw. juga bersabda: “Sesungguhnya  orang yang paling bakhil di antara manusia adalah orang yang pelit  salam. Dan selemah-selemah manusia adalah orang yang tidak mau berdoa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salman berkata, Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(لا يرد القضاء إلا الدعاء ولا يزيد في العمر إلا البر(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Putusan atau qadha’ Allah tidak bisa ditolak kecuali dengan doa. Dan  sesuatu tidak akan menambah umur kecuali kebaikan atau al-birr.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari imam Ahmad, Bazzar dan Abu Ya’la dengan sanad jayyid,  dari Abu Said bahwa Nabi saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن أبي سعيد أن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال: “ما من مسلم يدعو بدعوة  ليس فيها إثم ولا قطيعة رحم إلا&lt;br /&gt;أعطاه الله بها إحدى ثلاث إما أن تعجل له دعوته وإما أن يدخرها له في  الآخرة وإما أن يصرف عنه من السوء مثلها”. قالوا: إذا نكثر. قال: “الله  أكثر”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiada setiap muslim berdoa dengan suatu doa, dalam doa itu tidak ada  unsur dosa dan memutus tali silaturahim, kecuali Allah pasti memberikan  kepadanya salah satu dari tiga hal; adakalanya disegerakan doanya  baginya, adakalanya disimpan untunya diakhirat kelak, dan adakalanya  dirinya dihindarkan dari keburukan.” Para sahabat bertanya: “Jika kami  memperbanyak doa?” Rasulullah saw. bersabda: “Allah lebih banyak  (mengabulkan doa).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: “Tiada di atas permukaan bumi seorang muslim  yang berdoa kepada Allah dengan suatu doa kecuali Allah akan  mendatangkan kepadanya apa yang ia pinta, atau Allah palingkan darinya  keburukan. Ketika ia tidak berbuat dosa atau sedang memutus hubungan  silaturahim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga bersabda dalam hadits Qudsi, Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وقال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: “إن الله يقول: أنا عند ظن عبدي بي  وأنا معه إذا دعاني”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tergantung persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika ia  berdoa kepada-Ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab Berdoa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Memakan makanan dan memakai pakaian dari yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Seorang  laki-laki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat kedua  tanganya ke langit tinggi-tinggi dan berdoa : Ya Rabbi, ya Rabbi,  sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan  dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimana doanya bisa  terkabulkan.?” Imam Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Hendaknya memilih waktu dan keadaan yang utama, seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. tengah malam,&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: قال صلى الله عليه وسلم: “أقرب ما يكون الرب من العبد في جوف الليل الآخر  فإن استطعت أن تكون ممن يذكر الله في تلك الساعة فكن”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keadaan yang paling dekan antara Tuhan dan hambanya adalah di waktu  tengah malam akhir. Jika kamu mampu menjadi bagian yang berdzikir kepada  Allah, maka kerjakanlah pada waktu itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya bagian dari  malam ada waktu yang apabila seorang hamba muslim meminta kebaikan  kepada Allah dan sesuai dengan waktu itu, pasti Allah mengabulkannya.”  Imam Ahmad menambah: “Itu terjadi di setiap malam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. saat sujud.&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: “Dan adapun ketika sujud, maka  bersungguh-sungguhlah kalian berdoa, niscaya akan diijabahi doa kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ketika adzan.&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: “Ketika seorang muadzin mengumandangkan adzan,  maka pintu-pintu langit dibuka, dan doa diistijabah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. antara adzan dan iqamat.&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: “Doa antara adzan dan iqamat mustajab, maka  berdoalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. ketika bertemu musuh.&lt;br /&gt;Dari Sahl bin Saad, dari Nabi saw. bersabda: “Dua keadaan yang tidak  tertolak atau sedikit sekali tertotak; doa ketika adzan dan doa ketika  berkecamuk perang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. ketika hujan turun.&lt;br /&gt;Dari Sahl bin Saad dari Nabi saw. bersabda: “Dan ketika hujan turun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. potongan waktu akhir di hari Jum’at.&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: “Hari Jum’at 12 jam tiadalah seorang muslim  yang meminta kepada Allah sesuatu, kecuali pasti Allah akan memberinya.  Maka carilah waktu itu di akhir waktu bakda shalat Ashar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. doa seseorang untuk saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya.&lt;br /&gt;Dalam riwayat Imam Muslim dari Abu Darda’ berkata: “Rasulullah saw.  bersabda: “Tiada seorang muslim yang berdoa bagi saudaranya tanpa  sepengetahuan saudaranya itu, kecuali Malaikat berkata, bagimu seperti  apa yang kamu doakan untuk saudaramu.” Dalam kesempatan yang lain  Rasulullah saw. bersabda: “Doa seorang al-akh bagi saudaranya tanpa  sepengetahuan dirinya tidak tertolak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. hendaknya ketika tidur dalam kondisi dzikir, kemudian ketika bangun  malam berdoa.&lt;br /&gt;Dari Muadz bin Jabal dari Nabi saw. bersabda: “Tiada seorang muslim yang  tidur dalam keadaan dzikir dan bersuci, kemudian ketika ia bangun di  tengah malam, ia meminta kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat,  kecuali Allah pasti mengabulkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Berdoa menghadap kiblat dan mengangkat doa tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salman Al-Farisi berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya  Allah Maha Hidup lagi Maha Pemurah. Dia malu jika ada seseorang yang  mengangkat kedua tangannya berdoa kepada-Nya, Dia tidak menerima doanya,  nol tanpa hasil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Dengan suara lirih, tidak keras dan tidak terlalu pelan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya Dzat yang kalian  berdoa kepada-Nya tidak tuli dan juga tidak tidak ada / gaib.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Tidak melampaui batas dalam berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman: “Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan penuh rendah  diri dan takut (tidak dikabulkan). Sesungguhnya Dia tidak menyukai  orang yang melampaui batas.” Al-A’raf:55. Contoh melampai batas dalam  berdoa adalah minta disegerakan adzab, atau doa dalam hal dosa dan  memutus silaturahim dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, Rendah diri dan khusyu’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”  Al-Araf:55.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman dalam surat Al-Anbiya’:90:&lt;br /&gt;“Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya  dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah  orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan)  perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap  dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, Sadar ketika berdoa, yakin akan dikabulkan dan benar dalam  pengharapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن أبى هريرة قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: “ادعوا الله وأنتم  موقنون بالإجابة واعلموا أن الله لا يستجيب دعاء من قلب غافل لاه”،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Berdoalah  kepada Allah, sedangkan kalian yakin akan dikabulkan doa kalian.  Ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” Imam  Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga bersabda: “Jika salah satu di antara kalian berdoa,  maka jangan berkata: “Ya Allah ampuni saya jika Engkau berkenan. Akan  tetapi hendaknya bersungguh-sungguh dalam meminta, dan menunjukkan  kebutuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sufyan bin ‘Uyainah berkata: “Janganlah salah seorang dari kalian  menahan doa apa yang diketahui oleh hatinya (dikabulkan), karena Allah  swt. mengabulkan doa makhluk terkutuk, iblis laknatullah alaih. Allah  swt. berfirman: “Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri  tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan. Allah berfirman:  “(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi  tangguh.” Al-Hijr:36-37&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, Hendaknya ketika berdoa memelas, menganggap besar apa yang  didoakan dan diulang tiga kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud bekata: “Adalah Rasulullah saw. jika berdoa, berdoa tiga  kali. Dan ketika meminta, meminta tiga kali. Rasulullah saw. bersabda:  “Jika salah satu di antara kalian meminta, maka perbanyaklah atau  ulangilah, karena ia sedang meminta kepada Tuhannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, Hendaknya ketika berdoa dimulai dengan dzikir kepada Allah  dan memujinya dan agar mengakhirinya dengan shalawat atas nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh, Taubat dan mengembalikan hak orang yang dizhalimi, menghadap  Allah dengan ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Umar bin Khattab ra. berkata: “Sesungguhnya saya tidak memikul  beban ijabah, akan tetapi memikul doa, maka ketika saya telah berupaya  dalam doa, maka ijabah atau dikabulkan akan bersamanya.”&lt;br /&gt;Ia melanjutkan: “Dengan sikap hati-hati dari apa yang diharamkan Allah  swt. Allah akan mengabulkan doa dan tasbih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abdullah bin Mas’ud ra berkata: “Sesungguhnya Allah tidak akan  mengabulkan kecuali orang yang sadar dalam berdoa. Sesungguhnya Allah  tidak mengabulkan dari orang yang mendengar, melihat, main-main,  sendau-gurau, kecuali orang yang berdoa dengan penuh keyakinan dan  kemantapan hati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Darda’ berkata: “Mintalah kepada Allah pada hari di mana kamu  merasa senang. Karena boleh jadi Allah mengabulkan permintaanmu di saat  susah.” Dia juga berkata: “Bersungguhlah dalam berdoa, karena siapa yang  memperbanyak mengetok pintu, ia yang akan masuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hudzaifah berkata: “Akan datang suatu zaman, tidak akan selamat  pada zaman itu, kecuali orang yang berdoa dengan doa seperti orang yang  akan tenggelam.”&lt;br /&gt;Menghindari kesalahan dalam berdoa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa praktek doa yang disebagian umat muslim masih terus  berlangsung, padahal itu menjadi penghalang doa dikabulkan. Di antaranya  adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Berdoa untuk keburukan keluarga, harta dan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian  berdoa untuk kemadharatan diri kalian, dan jangan berdoa untuk keburukan  anak-anak kalian. Jangan berdoa bagi keburukan harta-harta kalian.  Janganlah kalian meminta kepada Allah di satu waktu yang diijabah Allah,  padahal doa kalian membawa keburukan bagi kalian.” Imam Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Terlalu keras dalam berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang  mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al-Asmaaul Husna (nama-nama yang  terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu (doamu)  dan janganlah pula merendahkannya. Dan carilah jalan tengah di antara  kedua itu.” Al-Isra’:110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Melampau batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti berdoa agar disegerakan adzab, doa dengan dicampuri dosa dan  memutus tali silaturahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Berdoa dengan pengecualian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: “Ya Allah, ampuni saya jika Engkau berkenan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Tergesa-gesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Akan diijabahi  doa kalian, jika tidak tergesa-gesa. Sungguh kamu telah berdoa, maka  atau kenapa tidak diijabahi?” Imam Bukhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, uraian singkat tentang keutamaan doa di bulan Ramadhan, adab  berdoa, waktu-waktu yang istijabah, dan hal-hal yang harus dihindari  ketika berdoa. Semoga kesungguhan doa kita, terutama di bulan suci ini  didengar Allah swt., Amin. Allahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-2626713169793214509?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/2626713169793214509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/10-adab-agar-doa-dikabulkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/2626713169793214509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/2626713169793214509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/10-adab-agar-doa-dikabulkan.html' title='10 Adab Agar Doa Dikabulkan'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-337888405463807271</id><published>2010-04-03T07:20:00.000-07:00</published><updated>2010-04-03T07:21:13.009-07:00</updated><title type='text'>BELAJAR BAHASA ARAB MUDAH</title><content type='html'>Sekarang tidak ada alasan lagi bagi yang tidak bisa bahasa arab untuk  beralasan bahwa bahasa arab sulit. Alhamdulillah ketika saya browsing  cari-cari ilmu di internet dengan karunia Allah, Allah mempertemukan  dengan sebuah situs yang selama ini saya cari-cari. Situs ini berisikan  materi-materi panduan belajar bahasa arab yang sangat bermanfaat  terutama bagi yang sedikit bisa bahasa inggris meskipun hanya pasif kaya  saya ini. Subhaanallooh ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs ini luar biasa. Kita tinggal mendownload materi-materinya dengan  gratiiiiis .... alias cuma-cuma, insya Allah mayoritasnya gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini dia linknya: &lt;a href="http://al3arabiya.blogspot.com/2009/05/madina-arabic-books-audio.html" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://al3arabiya.blogspot&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;.com/2009/05/madina-arabic&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;-books-audio.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-337888405463807271?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/337888405463807271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/belajar-bahasa-arab-mudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/337888405463807271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/337888405463807271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/belajar-bahasa-arab-mudah.html' title='BELAJAR BAHASA ARAB MUDAH'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-4865487700722838768</id><published>2010-04-03T07:18:00.000-07:00</published><updated>2010-04-03T07:19:05.578-07:00</updated><title type='text'>TEMPAT FAVORIT PARA MALAIKAT ( TIPS AGAR SELALU DIDO'AKAN MALAIKAT</title><content type='html'>Judul Asli : Orang - orang yang Didoakan Malaikat&lt;br /&gt;Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahuwataalla berfirman, "Sebenarnya (malaikat - malaikat itu)  adalah hamba - hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya  dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah - perintah-Nya. Allah  mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang  mereka, dan mereka tidak memberikan syafa'at melainkan kepada orang -  orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati - hati karena takut  kepada-Nya" (QS Al Anbiyaa' 26-28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam Ibnu Hibban meriwayatkan  dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah Sallallahualaihiwassalam  bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan  bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat  berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan  suci'" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At  Targhib wat Tarhib I/37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang duduk menunggu shalat. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu  Hurairah ra., bahwa Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda,  "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat,  selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan  mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'" (Shahih  Muslim no. 469)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang - orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat. Imam  Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., bahwa  Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda, "Sesungguhnya Allah dan  para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada  shaf - shaf terdepan" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani  dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang - orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah  kekosongan di dalm shaf). Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu  Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa  Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda, "Sesungguhnya Allah dan  para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung  shaf - shaf" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih  At Targhib wat Tarhib I/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca  Al Fatihah. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah  radiyallahuanhu., bahwa Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda,  "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh  dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa  ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni  dosanya yang masa lalu" (Shahih Bukhari no. 782)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. Imam  Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah  Sallallahualaihiwassalam bersabda, "Para malaikat akan selalu  bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam  tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal  wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah  ia'" (Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara  berjama'ah. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa  Rasulullah Sallallahualaihiwassalam bersabda, "Para malaikat berkumpul  pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada  malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke  langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka  berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan  pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan  malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah  bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?',  mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat  dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat,  maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Al Musnad no. 9140, hadits ini  dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang  didoakan. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda'  radiyallahuanhu, bahwasannya Rasulullah Sallallahualihiwassalam&lt;br /&gt;bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa  sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.  Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap  kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat  tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia  dapatkan'" (Shahih Muslim no. 2733)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Orang - orang yang berinfak. Imam Bukhari dan Imam Muslim  meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahuanhu, bahwa Rasulullah  Sallallahualihiwassalam bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi  harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya,  salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi  orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta  orang yang pelit'" (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani,  meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar radiyallahuanhu, bahwa Rasulullah  Sallallahualihiwassalam bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para  malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang makan sahur" (hadits  ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat  Tarhiib I/519)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Orang yang menjenguk orang sakit. Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali  bin Abi Thalib radiyallahuanhu, bahwa Rasulullah Sallallahualihiwassalam  bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah  akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya  di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja  hingga shubuh" (Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar,  "Sanadnya shahih")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain. Diriwayatkan  oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily radiyallahuanhu, bahwa  Rasulullah Sallallahualihiwassalam bersabda, "Keutamaan seorang alim  atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling  rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan  semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat  kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (dishahihkan  oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji' :&lt;br /&gt;Disarikan dari Buku Orang - orang yang Didoakan Malaikat, Syaikh Fadhl  Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4445610586561088055-4865487700722838768?l=1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/feeds/4865487700722838768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/tempat-favorit-para-malaikat-tips-agar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/4865487700722838768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4445610586561088055/posts/default/4865487700722838768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/04/tempat-favorit-para-malaikat-tips-agar.html' title='TEMPAT FAVORIT PARA MALAIKAT ( TIPS AGAR SELALU DIDO&apos;AKAN MALAIKAT'/><author><name>www.mawarmerah.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09456337628034471065</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_grxKtHNaphQ/TEvcfZbRgHI/AAAAAAAAAA0/4tDh8qogVcY/S220/bunga.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4445610586561088055.post-135413465671679245</id><published>2010-04-03T07:17:00.001-07:00</published><updated>2010-04-03T07:17:22.678-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Hari Jumat menurut Imam Al-Ghazali....(Edisi lengkap Keutamaan Jumat...)</title><content type='html'>Dinukil dari Terjemah Kitab Ihya Ulumuddin jilid 2 karya Imam Al-Ghazali  (penerjemah Ustadz Ahmad Rofi’ Utsmani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jumat adalah hari Raya, Islam diagungkan oleh Allah SWT karena hari  Jumat dan dikhususkan-Nya kaum Muslimin dengan hari Jumat ini.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” …Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka  bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli…” (QS.  Al-Jumu’ah 62: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian hal-nya pada hari Jumat tidak diperkenankan mengurusi urusan  duniawi (yang berlebihan) dan tiap-tiap perbuatan yang menghalangi dari  berangkat menunaikan shalat Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah SWT mewajibkan atas kalian shalat  Jumat pada hariku ini dan pada tempatku ini.” (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggalkan (shalat) Jumat  tiga kali tanpa ‘udzur niscaya dicapkan oleh Allah pada qalbunya.” (HR.  Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain, “…Sungguh, ia (muslim yang meninggalkan shalat  Jumat tanpa ‘udzur) telah melemparkan Islam ke belakangnya.” (HR.  Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat seorang laki-laki datang kepada Ibn ‘Abbas ra. menanyakan  tentang orang mati yang tidak pernah menunaikan shalat Jumat dan shalat  berjamaah. Jawab beliau,” Di dalam neraka !” Maka orang tersebut  bolak-balik datang kepada Ibn ‘Abbas sebulan lamanya menanyakan  persoalan yang sama, tetapi Ibn ‘Abbas tetap menjawab, “Di dalam neraka  !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah hadist (yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhori) dikemukakan  bahwa Ahli Kitab pernah dikaruniai hari Jumat. Tapi kemudian mereka  berselisih sehingga berpaling dari hari Jumat itu. Lalu kita pun diberi  petunjuk oleh Allah SWT untuk menerima Allah beri petunjuk untuk  menerima hari Jumat. Hari itu dikemudiankan oleh Allah dalam  memberikan-Nya kepada umat Islam ini dan dijadikan sebagai hari Raya  bagi umat Islam. Karena itu umat Islam menjadi umat yang lebih  diutamakan dan didahulukan, sedangkan Ahli Kitab menjadi pengikut  mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist yang diriwayatkan Anas ra., Nabi SAW bersabda, ” Datang  kepadaku Jibril as. dan pada tangannya terdapat sebuah cermin putih,  seraya berkata, ‘Inilah Jumat, yang diwajibkan atasmu oleh Tuhanmu untuk  menjadikannya hari raya bagimu dan umat sesudahmu.’ Lalu aku  bertanya,”Terdapat apakah di dalamnya bagi kami?”&lt;br /&gt;Jibrilpun menjawab,“Kalian mempunyai waktu yang diutamakan. Barangsiapa  berdoa padanya kebajikan, niscaya Allahmenganugrahi kebajikan padanya,  atau jika dia tidak memperoleh kebahagiaan, niscaya kebahagiaan itu  diberikanbahkan yang lebih besar. Atau jika ia berlindung dari  kejahatan, niscaya Allah akan melindungi dengan perlindungan yang lebih  besar daripada kejahatan tersebut.&lt;br /&gt;Hari Jumat adalah sayyidul ayyam(penghulu segala hari), jika Kita  bermohon pada Allah di hari itu, niscaya di akhirat akan menjadi hari  kelebihan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku bertanya, “Mengapa demikian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jibril as. menjawab,“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menjadikan  dalam surga sebuah lembah yang luas dari kesturi putih. Maka apabila  datang hari Jumat, niscaya turunlah Dia dari surga yang tinggi di atas  Kursy-Nya. Lalu jelaslah Dia kepada bagi mereka, sehingga para penghuni  surga memandang kepada Wajah-Nya. (HR Anas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist lainnya Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik hari yang  terbit padanya matahari ialah hari Jumat. Pada hari Jumat, dijadikan  Adam as. Pada hari jumat pula Adam as. dimasukkan ke dalam surga,  diturnkan ke bumi, diterima taubatnya, adam as. meninggal dan pada hari  Jumat itu berdirinya qiamat. Adalah hari Jumat itu pada sisi Allah SWt  merupakan hari keutamaan. Begitulah hari Jumat dinamakan oleh ara  malaikat di langit, yaitu: hari memandang ke Allah Ta’ala dalam di  surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist yang lain, disebutkan bahwa pada tiap-tiap hari Jumat, Allah  ‘Azza wa Jalla mempunyai enam ratus ribu orang yang dimerdekakan dari  api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist lainnya yang diriwayatkan oleh Anas ra. bahwa Nabi SAW  bersabda, “Apabila selamatlah (amal seseorang) di hari Jumat, maka  seamatlah (amal) di hari-hari lainnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabda Rasulullah SAW, ” Bahwa neraka jahim itu menggelegak pada  setiap hari sebelum tergelincir matahari pada tengah hari di puncak  langit. Maka janganlah kamu mengerjakan shaat pada saat itu, kecuali  hari Jumat. Maka hari Jumat itu, adalah shalat seluruhnya dan neraka  Jahanam tiada menggelegak padanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Berkata Ka’ab ra.,” Bahwa Alah ‘Azza wa Jalla melebihkan Mekah dari  segala negri, Ramadhan dari segala bulan, Jumat dari segala hari dan  Lailatul Qadar dari segala malam. Dan dikatakan bahwa burung dan hewan  yang berjumpa satu sama lain pada hari Jumat mengucapkan:’Selamat…selam&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;at …hari yang baik.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggal pada hari  Jumat atau malamnya, niscaya dituliskan oleh Allah SWT baginya pahala  syahid dan terpelihara dari fitnah kubur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah…, sahabats yang budiman, demikianlah Allah dan Rasul-Nya  mengutamakan hari Jumat sebagai hari yang diutamakan, bagaimana dengan  kita?[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/07/04/keutamaan-hari-jumat-menurut-imam-al-ghazali/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this),  &amp;quot;0516bbb8ee7729c59550c085a25b18f9&amp;quot;, event)"&gt;&lt;span&gt;http://serambitashawwuf.bl&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ogsome.com/2009/07/04/keut&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;amaan-hari-jumat-menurut-i&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;mam-al-ghazali/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia Keutamaan Hari Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata Rasulullah masih hidup, beliau pasti membenci sineas Indonesia  yang menjadikan hari Jumat seolah hari menakutkan dan horor...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novelis Ayu Sutrisna (diperankan Suzanna) sering mengalami tangan  gemetar dan keringat dingin keluar karena mengidap phobia tertentu.  Anton (diperankan Alan Nuari), psikiater dan sekaligus pacar yang  merawatnya, menganjurkan hidup santai dan menghindari suasana sibuk dan  bising.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun menyepi di sebuah rumah tua milik ayah Anton. Namun dua penjaga  rumah tua itu mati mengerikan ketika mencoba memperkosa Ayu. Mereka  diperkirakan dibunuh setan. Akhirnya tabir terbuka, ayah Anton mengaku  bahwa istrinya telah melahirkan bayi di malam Jumat Kliwon dan terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun  1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi  antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun  1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi  antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, di atas era 80-an dan seterusnya, para sineas lain di Indonesia  menjadikan hari Jumat sebagai hari menakutkan. Hampir bisa disaksikan  di semua TV atau film-film horor, menjadikan hari Jumat sebagai hari  “kebangkitan” para setan. Walhasil, hari Jumat adalah hari menyeramkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah para sineas Indonesia yang telah ikut menyumbang keburukan  dengan menjadikan Hari Jumat seolah-oleh hari paling sial dan  menakutkan. Andai Rasulullah masih hidup di tengah-tengah kita, mungkin  baginda akan marah besar. Betapa tidak, karena baginda Rasulullah sangat  memuliakan hari Jumat. Dalam banyak riwayat, Rasulullah bahkan meminta  kita memuliakan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda. “Hari terbaik di mana  matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihis  Salam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan  kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling
