Rabu, 07 April 2010

" SEBELUM KAMU MENGELUH "

* hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

* sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makanan mu,
pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk di makan.

* sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

* sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

* sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,
pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk di berikan teman hidup.

* sebelum kamu mengeluh tentang rumah tangga mu { suami atau istri anda },
pikirkan tentang seseorang yang telah bercerai.

* sebelum kamu mengeluh tentang anak-anak anda,
pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak.
Tetapi dirinya mandul.

* sebelum kamu mengeluh tentang rumah mu yang kotor, karena pembantu mu tidak mengerjakan tugasnya,
pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.

* hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidup mu,
pikirkan tentamg seseorang yang meninggal terlalu cepat.

* sebelum kamu mengeluh dengan kesulitan mu,
pikirkan tentang orang-orang yang lebih sulit lagi.

* sebelum kamu mengeluh tentang pelajaran mu di sekolah,
pikirkan tentang orang-orang yang ingin sekolah,
tapi dia tidak mampu untuk membiayai sekolahnya.

* sebelum kamu mengeluh karena kesalahan teman atau saudara anda,
pikirkan tentang orang-orang yang tidak punya teman atau saudara, karena di kucilkan.

* sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

* dan di saat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaan mu,
pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

* sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.


* dan ketika kamu sedang bersedih dan hidup mu dalam kesusahan,
tersenyum dan berterimakasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup.

* sebelum anda mengeluh tentang apa saja, lihatlah, renungkan, dan pikirkan di sekitar anda dulu apa dan bagaimana dia?

* di saat kita mau menunjuk jari dan menyalahkan orang lain,
pernahkah kita berfikir dan ingat bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang tidak pernah salah dan berdosa sama sekali.

* maka ni'mat Robb kamu yang mana kah yang kamu dustakan. { Q.S. 55 : 13 }.

* jangan menghitung berapa kali diri mu terjatuh,
lalu berusaha bangkit kembali di saat berlari mendekati-Nya.
Sebab cinta-Nya hanya di berikan kepada orang yang RIDHO menjalani kehendak-Nya.

* keselamatan hati bermuara pada keridhoan dan ketenangan jiwa tergantung pada sikap rela.

* sifat muslim sejati adalah bersabar ketika di timpa musibah dan bersyukur ketika mendapat nikmat.

* seorang mu'kmin itu jika dia melihat, maka dia mengambil pelajaran, jika dia diam maka dia berfikir, jika dia bicara maka dia mengingat, jika dia di beri sesuatu dia bersyukur dan jika dia di coba dia bersabar.

* barang siapa yang akan memperoleh limpahan kebaikan dari Allah, maka terlebih dahulu ia akan di beri cobaan. { H.R. Bukhari }.

* besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza Wa Jalla bila menyayangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barang siapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barang siapa murka maka baginya muka Allah. { H.R. Tirmidzi }.

* tiada seorang mukmin di timpa rasa sakit, kelelahan {kepayahan}, di serang penyakit atau kesedihan {kesusahan} sampaipun duri yang menusuk {tubuhnya} kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya. { H.R. Bukhari }.

* tidaklah seseorang wafat kecuali dia menyesal, apa bila dia orang yang baik dia menyesal kenapa tidak lebih baik dan apa bila dia orang jahat dia menyesal kenapa dia tidak bertobat. { H.R. Tirmidzi }.

* ujian dan cobaan memberi kekuatan spiritual yang tidak terukur dan tidak terhitung. Air mata yang menyucikan jiwa, membersihkan kotoran, dan menerangi hati serta pikiran. Ketika jiwa yang takut kepada Allah subhanahu wata'ala. Taat menangis saat bersujud kepada-Nya. Saat itulah sebenarnya keberadaan lebih berhak mendapat balasan kebaikan di akhirat. Dari pada para pecinta kemungkaran dan kejahatan.

* jangan mau di hancurkan oleh hal-hal yang sepele tapi juga jangan memperlakukan masalah lebih besar dari kenyataan yang sebenarnya. Berhati-hatilah jangan terlalu takut menghadapi masalah dan janganlah terlalu membesar-besarkan maslah. Perlakukan semua sesuai dengan kapasitasnya.
Sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan setelah kesusahan ada jalan keluar dan itu adalah sunnatullah-Nya yang pasti berlalu.

* Hati yang paling Allah kasihi ialah hati yang paling lembut terhadap saudaranya, paling bersih dalam keyakinannya dan paling baik dalam agamanya.

* sesuatu lebih terasa berharga ketika kita sudah tidak memilikinya, maka hargai dan jagalah segala yang kita miliki.

* usah gelisah apa bila di benci manusia, karena masih banyak yang menyayangi mu di dunia ini.
Tapi gelisah lah apa bila di benci Allah karena tiada lagi yang mengasihi mu di akhirat.

* cintailah apa yang kamu cintai sekedarnya saja, karena apa yang kamu cintai hari ini bisa kamu benci pada hari esok.
Dan bencilah apa yang kamu benci sekedarnya saja, karena apa yang kamu benci hari ini bisa juga kamu cinta pada hari esok.

* di setiap kesulitan pasti ada kemudahan, bkan hanya berarti di setiap ada lalu Allah menggantinya dengan kemudahan, tapi lebih kepada bagaimana kita lebih sabas dalam menghadapi kesulitan, lalu akhirnya kita lebih dewasa dalam menyelesaikan setiap permasalahan.


* terkadang kita merasa bertindak bodoh hanya karena terlalu berharap dan di sisi lain, harapan sangat di perlukan untuk bisa menjadi penyemangat hidup, tapi harapan-harapan akan menjadi basi ketika tak lagi bisa melihat mana yang baik dan buruk. Mana yang menyakitkan dan mana yang bisa menunjukkan pola pikir yang sebenarnya, mana yang menyakitkan pola pikir yang sebenarnya, kenapa harus berdalih karena keadaan? Dan kenapa keadaan yang mesti di salahkan?

* menangis adalah haq, namun menangislah dengan haq, untuk yang haq, dan tangisilah dunia untuk sesuatu yang haq.

* sabar adalah pilar kebahagian seorang hamba, dengan kesabaran itulah seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.

* ibnu qoyyim rahimahullah mengatakan,
" kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apa bila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.

* tidak ada pemberian yang lebih baik dari Allah subhanahu wa ta'ala selain pemberian berupa sabar.

* tahanlah kesedihan hatimu karena kesedihan itu hanyalah fatamorgana rasa yang tercipta dari harubiru hatimu yang mudah berubah-ubah.
Jika engkau menurutinya maka takkan ada habisnya.
Yang engkau butuhkan hanya keteguhan hati yang akan melahirkan ketengan, berlayar mengarungi samudra nan luas penuh debusan ombak. Dan muaranya adalah negri kedamaian tempat peristirahatan terakhirmu. Temukanlah keteguhan hati mu.

* ketenangan mempunyai banyak kegunaan?
Seperti di katakan ibnu qoyyim,
ketengangan bisa melahirkan kekusyukan dalam ketaan dan kesadaran dalam beribadah.
Ketenangan bisa berintrapeksi, menerima terhadap ketetapan Allah. Bersikap hati-hath, menempatkan akal di depan lidahnya, berbicara dengan pertimbangan, meredam nafsu dan emosi, bertindak dengan penuh arif dan bijaksana.

* Kebenaran itu berat dan lezat, batil itu ringan dan membawa laknat, betapa banyak nafsu dan syahwat telah menyebabkan duka yang panjang.

* manusia selalu menganggap baik apa yang di lakukannya tapi belum tentu menganggapnya benar apa yang di lakukannya.
Sesuatu yang baik belum tentu benar dan yang benar sudah pasti baik.
Apa yang baik menurut kita bisa jadi buruk menurut Allah.
Dan apa yang buruk menurut kita bisa jadi baik menurut Allah.

* kebahagian itu sering nampak ada pada orang lain, sehingga begitu ingin kita memiliki seperti yang ada pada orang lain itu.
Padahal bisa jadi orang lain juga melihat yang serupa yang ada pada kita.
Och... Sanaw sinawang bikin hati resah gelisah setiap saat.

* kalau engkaukehilangan sesuatu, lebih baik diam saja, dari pada berteriak-teriak agar di dengar orang lain. Menjaga apa yang ada di tangan mu lebih baik dari pada engkau berupaya mendapatkan apa yang ada di tangan orang lain,
rasa pedih kalau kita gagal mendapatkan sesuatu atau kita kehilangan harapan adalah lebih baik, dari pada meminta-meminta kepada orang lain.

* Ketahuilah semua yang telah terjadi itu adalah kehendak Allah, dan tidak ada yang sia-sia apa yang menjadi kehendak Allah Subhanahu Wa Ta'ala, bersyukur dan bersabarlah dengan apa yang telah menjadi kehendak-Nya. Sebelum engkau mengeluh lihat orang-orang di sekitar mu dulu, apa yang engkau alami masih ada lagi yang lebih berat mengalami apa yang engkau alami.

* minta tolonglah kepada Allah dan jangan menjadi manusia lemah. Jika engkau di timpa sesuatu maka janganlah mengatakan ; ' seandainya aku mengerjakan begini maka akan menjadi begitu! ' tetapi katakanlah ; itu semua adalah takdir Allah, apa yang di kehendaki-Nya di kerjakan-Nya ' sebab kalimat ' seandainyai... Itu akan membuka pintu buat setan. { Al-Hadits }.

* seseorang akan di uji sesuai dengan kondisi agamanya, apa bila agamanya begitu kokoh, maka ia akan di uji sesuai dengan kualitas agamanya, seorang hamba senantiasa mendapat cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa. { H.R. Tirmidzi }.

* lihatlah kepada orang yang berada di bawah mu dan janganlah melihat orang yang ada di atas mu, karena hal demikian lebih patut agar kalian tidak merendahkan nikmat Allah yang telah di berikan kepada mu. { Muttafaqun 'Alaihi }.

* angan berangkat sebelum tahu tujuan mu, jangan menyuap sebelum mencicipinya, tahu hanya berawal dari bertanya, bisa berpangkal dari meniru , sesuatu terwujud hanya dari tindakan janganlah bagai orang gunung membeli emas, baru mendapat besi kuningan pun puas di kira emas bila tanpa dasar, bakti membutapun akan bisa menyesatkan dan menyengsarakan kita.

* sabar dalam menghadapi semua perjalanan hidup, tak perlu banyak orang yang tau dalam hidup yang kita jalani, tak perlu banyak orang yang merasa membanggakan diri kita dalam kesabaran yang kita jalani, tak ada pengecualian dalam hidup walapun ini sulit. Ikuti perjalanan yang Allah ridhoi selagi itu masih dalam kebaikan dan kebenaran.

* jika Allah menahan pemberian-Nya pada mu, maka pahammilah bahwa itu adalah suatu kemuliaan untuk mu, selama engkau pertahankan ke islaman dan ke imanan mu, hingga segenap apa yang di lakukan Allah kepada diri mu menjadi karunia pula kepada mu.

* selagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala menginginkan perjalanan ini, selagi itulah kita berjalan.
Sehingga di suatu hari Dia ingin kita berhenti maka dengan rela hati kita pergi tanpa harus memikirkan apa-apa lagi.

* selalu ada berkah dalam keluarga, selalu ada ketabahan dalam kesabaran, selalu ada hikmah dalam kesyukuran, selalu ada harapan dalam keyakinan, dan selalu ada do'a dalam iman.

** kemana lagi kita mencari ketenangan selain kepada-Nya. Kemana lagi kita meminta dan memohon pertolongan selain dari pada kepada-Nya.

* pada hakekatnya tak ada penyejuk yang benar-benar menyegarkan, dan tak ada obat yang paling mujarab selain taqwa. kepada-Nya lah satu-satu-Nya jalan keluar dari berbagai problem kehidupan, yang mendatangkan keberkahan hidup, serta menyelamatkan dari adzab-Nya di dunia maupun di akhirat nanti, karena taqwa jualah seseorang akan mewarisi surga Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

* kesedihan hanya akan membuat hati menjadi kecut, wajah berubah muram, dan harapanpun kian menghilang. Jangan biarkan diri kita di kuasai masa lalu yang kelam. Bangkitlah esok masih ada matahari.

*jarak antara kesulitan dan kemudahan adalah nikmat dari Allah. Pada saat manusia mengalami kesulitan maka hakekat kenikmatan bukan pada kesulitan itu, begitu pula sebaliknya di saat di beri kemudahan maka hakekat nikmat itu bukan pada kemudahannya, tapi hakekat kesulitan dan kemudahan kenikmatannya terletak tak kala manusia mengingat atau berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

* tak ada penyelamat yang lebih utama selain tobat, dan tak ada kebahagiaan yang sempurna selain pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

* hidup ini begitu singkat, siapa yang menjamin anda bisa hidup sampai terbenamnya matahari, alangkah bodohnya kita bila berpegang pada hal-hal duniawi saja.

* tak ada yang tau apa yang akan terjadi esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat yang terbaik untuk hari ini. Tak ada yang pasti di dunia ini selain dari pada mati. Tak ada yang abadi di dalam diri kita kecuali amal kita.

* ada dua perkara yang akan membuat manusia terlena, membuat merugi, membuat manusia binasa kalau tidak memanfaatkan karunia ini. Yaitu karunia waktu luang dan kesehatan.

* cukuplah kematian sebagai peringatan, cukuplah kematian sebagai nasehat, cukuplah kematian menjadikan hati bersedih, menjadikan mata menangis, perpisahan dengan orang-orang tercinta penghilang segala kenikmatan, pemutus segala cita-cita.

* aku tidak peduli apakah aku yang harus menjemput kematian atau kematian yang menjemput ku. { Imam Ali Bin Abi Thalib }.

* ketahuilah bahwa dunia ini adalah sama seperti bangkai keledai. { Al-Hadits }.

* kalaulah dunia ini berharga di sisi Allah 'Azza Wa Jalla sebelah sayap nyamuk saja, maka Allah tidak akan memberi kekayaan walaupun peteguk minuman kepada orang-orang kafir. { H.R. Ahmad dan Tirmidzi }.


* sesungguhnya Allah lebih mengetahui siapa jodoh kita, bagaimana rizki kita, berapa umur kita dan perjalanan menuju matlamat itu di hiasi dengan beribu dugaan. Allah pasti memberikan yang terbaik untuk yang terbaik, insya Allah. Yakinlah dengan Allah.

* antara pejaman mata dan keterjagaan mata, Allah selalu merubah keadaan menjadi berbagai peristiwa yang menimpa kita. Betapapun sulit dan pahitnya sesungguhnya Allah lah yang memberitahukan kepada kita nikmat yang sebenarnya.

* ujian itu adalah binatang buas, dia tidak akan pernah memakan bangkai, dia adalah mahkota yang tidak pernah di pakai oleh para pelayan, dia adalah pedang yang tidak pernah di jinjing pada pengecut. Dia adalah mimbar yang tidak pernah di naiki oleh orang lemah dan lembek.

* Ali Bin Abi Thalib berkata setiap bencana yang datang, pasti karena dosa. Dan bencama itu akan hilang dengan bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

* pada saat mengeluh, bagai melihat rajutan benang-benang hidup dari bawah, tampaknya memang kusut dan berantakan, tapi yakinlah bahwa sesungguhnya Tuhan telah membuat rajutan yang hndah, bagai melihat hasil rajutannya dari sisi atas dan kelak akan melihat bahwa pengalaman manis dan pahit yang di rasakan ternyata turut memberikan warna bagi rajutan hidup dan kita akan sangat bersyukur atas warna itu.

* Pertolongan itu datang sesudah bersabar, jalan keluar itu datang sesudah adanya bencana kesulitan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. { H.R Ibnu Najjar }.

* perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya. Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian {cobaan}, kalau menggunjinnya dia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah dia ikut melakukannya. { H.R. Dailami }.

* debu-debu perjalanan mulai menempel dan perlahan membuat kita terhalang pandangan akan keindahan hati yang sesungguhnya, tapi ada senjata pamungkas yang selalu menyapu debu-debu itu yaitu dengan kalimat tauhid-Nya.

* ciri cinta kepada Allah senang cinta dzikrullah, ciri benci kepada Allah benci dzikir kepada-Nya. { H.R. Baihaqi }.

* segala yang di langit dan di bumi secara serasi bersujud patuh tiap pagi dan petang, justru manusia yang sering tidak kompak dengan bayang-bayangnya. Bertanyalah kita, adakah bayang-bayang kita lebih taat dari diri kita? Atokah kita hanya menjadi penindas bayang-bayang?

* di hari ku yang mana aku dapat melarikan diri dari maut? Di hari yang tidak di takdirkan? Atau, di hari yang di takdirkan? Hari yang tidak di takdirkan, aku tidak kuatir terhadapnya. Dan hari yang tidak di takdirkan, sikap kuatir tidak lah menyelamatkan. { Ali Bin Abi Thalib }.

* setiap penglihatan yang tidak di tunjukkan untuk mengambil ibrah {pelajaran} adalah kesia-siaan, diam yang tidak di sertai pemikiran {tafakur} adalah kelalaian, seadangkan pembicaraan yang bukan dzikir itu juga merupakan kesia-kesiaan, beruntunglah orang yang pandangannya di tunjukkan untuk mengambil ibrah, diamnya karena berfikir, dan pembicaraannya berisikan dzikir. { Ali Bin Abi Thalib }.

* hai hamba-hamba Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa pada malam dan siang hari, oleh karena itu, mohonlah ampun kepada-Ku. Niscaya Aku mengampuni kalian. { H.R. Muslim }.

* wahai para hamba Allah yang sedang meniti jalan menuju Robb nya, janganlah luasnya rahmat dan ampunan Allah menjadikan kita merasa aman dari siksa dan adzab-Nya. Jangalah kita merasa bahwa segala amalan yang kita kerjakan pasti di terima oleh-Nya. Siapakah yang bisa menjamin itu semua?.

* kadang naik, kadang turun, kadang dekat, kadang jauh, kadang taat, kadang maksiat, semoga berujung pada taubat, hingga selamat dunia akhirat. Amin.


" DIA BERSAMA MU...! "

* wahai kawan...!

*Engkau merasa sepi...
- tapi sebenarnya engkau tak sendiri.
* engkau merasa di persimpangan...
- tapi sebenarnya engkau dalam perjalanan ujian...
* engkau merasa ragu dalam banyak keinginan...
- tapi sebenarnya engkau hanya punya satu pilihan.
* engkau merasa samar dalam memandang...
- tapi sebenarnya engkau tajam dalam penglihatan.

* wahai kawan...!

* mendekatlah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala...
- maka engkau kenal yang sebenarnya.
* taatlah dalam amalan sunnah Rasul-Nya...
- maka engkau akan paham kehendak-Nya.

* istiqomahlah...!

* maka engkau tak kan, pernah merasa sendiri lagi...

" DIA BERSAMA MU...! "

* di manapun engkau berada...
- Dia lah yang Awwal.
- Dia lah yang akhir.
- Dia lah yang Dzahir.
- Dia lah yang Bathin.
* maka bertasbihlah kepada- Nya.

* Subhaanallah...!
* Alhamdulillah...!
* Allahu Akbar...!
* La Ilaha Illallah...!
* Astaghfirullah...!

* Tak pernah ku merasakan aroma kematian yang begitu dekat...

* kemana kau akan lari saat datang malaikat...

* apa yang akan kau kata atas apa yang kau buat...

* tidak kah kau tau di dalam kubur tak ada syafaat...

* lantas apa arti dunia di bandingkan akhirat...

* saat itu terjadi harta dan keluarga mu seolah tak terlihat...

* och...!

* ampuni kami sang pemilik rahmat...

* meskipun telah kami balas anugrah-Mu dengan sikap khianat...

* kami masih berharap menjadi penghuni firdaus-Mu yang nikmat...

* bkan jahanam-Mu yang terlaknat...

* Allahummaghfirlana wal muslimin. Ya Allah, ampuni kami dan kaum muslimin. Amin.

* Jazakallhu khairan katsiran...

* Wallahu 'alam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar