Jumat, 21 Agustus 2009

bulan ramadhon....oleh Dr.Muhammad Mahdi akif

http://www.al-ikhwan.net

Beberapa Keutamaan Bulan Ramadhan

Al-Ikhwan.net | 2 September 2008 | 1 Ramadhan 1429 H | 1.564 views

DR. Muhammad Mahdi Akif

Penterjemah: Abu Ahmad

__________

Risalah dari Muhammad Mahdi Akif; Mursyid Am Al-Ikhwan Al-Muslimun; 28-08-2008

Segala puji bagi Allah; Tuhan semesta alam, salawat dan salam atas
Rasulullah saw, beserta keluarga dan sahabatnya dan mereka-mereka yang
mengikuti jejak langkahnya hingga hari kiamat.. selanjutnya..

Allah SWT berfirman :

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa,
sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar
kalian menjadi orang yang bertaqwa". (Al-Baqoroh:183)

Bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang agung dan mulia, dan
memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan, mengandung di dalamnya
kebaikan dari Allah SWT, pahala dan ganjaran yang berlipat bagi mereka
yang ingin mencarinya. Dalam atsar disebutkan:

Dari Salman Al-Farisi ra. berkata: "Rasulullah shalallahu 'alaihi wa
sallam berkhutbah pada hari terakhir bulan Sya'ban: Wahai manusia
telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah,
didalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah
menjadikan puasanya wajib, dan qiyamul lailnya sunnah. Siapa yang
mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri dengan
kewajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan kewajiban, maka
seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain. Ramadhan adalah bulan
kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga. Bulan solidaritas,
dan bulan ditambahkan rizki orang beriman. Siapa yang memberi makan
orang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api
neraka dan mendapatkan pahala seperti orang orang yang berpuasa
tersebut tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun ». kami berkata : »Wahai
Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam Tidak semua kita dapat memberi
makan orang yang berpuasa ? ». Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam
bersabda:" Allah memberi pahala kepada orang yang memberi buka puasa
walaupun dengan satu biji kurma atau seteguk air atau susu. Ramadhan
adalah bulan dimana awalnya rahmat, tengahnya maghfirah dan akhirnya
pembebasan dari api neraka (HR Al-'Uqaili, Ibnu Huzaimah, al-Baihaqi,
al-Khatib dan al-Asbahani)

Dan diantara ibadah-ibadah yang dikhususkan dalam bulan Ramadhan
adalah sebagai berikut:

1. Shaum (puasa); yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan
puasa seperti makan dan minum, sebagaimana yang banyak diketahui, dan
dengan menjaga anggota tubuh dari maksiat kepada Allah, dan jika tidak
bagaimana mungkin dirinya merasa terawasi oleh Allah bagi siapa yang
tidak takut kepada-Nya, dan tidak merasa adanya celaan pengawasan
terhadap seseorang yang tidak ridha Allah:

"Barangsiapa yang tidak mampu meninggalkan ucapan kotor dan dia
melakukannya maka Allah tidak membutuhkan darinya dalam meninggalkan
makanan dan minuman".

Dan hal tersebut dalam syair juga disebutkan:

Jika dalam pendengaran diriku tidak ada perbaikan

Dan dalam penglihatan tidak terjaga dan ucapan yang tidak terkontrol

Maka apa keuntunganku dari berpuasa menahan lapar dan haus

Sekalipun aku mengatakan saya sedang puasa maka pada hakikatnya aku
tidak berpuasa

Bahwa ibadah puasa hadir untuk memberikan perasaan kepada manusia
bahwa dirinya harus mencapai tingkat kemuliaan diatas dari
kebutuhannya, meningkatkan derajatnya diatas tingkatan yang ada
dharuri, memperkokoh nilai-nilai luhur terhadap nilai-nilai yang
rendah. Dari Abu Hurairah berkata; nabi saw bersabda:

"Barangsiapa yang puasa karena iman dan berharap pahala dan ridha
Allah, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu".

2. Al-Qur'an turun dalam bulan Ramadhan

Allah mengkhusukan pada bulan yang agung ini dengan turunnya Al-Qur'an
Al-Karim; Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Kami menurunkannya
(Al-Qur'an) pada malam kemuliaan". (Al-Qodar:1) dan Al-Qur'an yang
diturunkan Allah bertujuan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan
menuju cahaya, Allah berfirman: "(ini adalah) kitab yang Kami turunkan
kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada
cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan
Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (Ibrahim:1). Sebagaimana
Al-Qur'an juga membawa petunjuk seluruh manusia "Bulan Ramadhan adalah
bulan diturunkan di dalamnya Al-Qur'an membawa petunjuk bagi manusia
dan penjelasan dari petunjuk tersebut dan membawa Al-Furqan (pembeda
antara yang hak dan yang bathil)". (Al-Baqoroh:185)

3. Qiyam Al-Lail (shalat tarawih)

Dalam bulan ramadhan terdapat shalat qiyam lail, dan Allah
menjadikannya ibadah sunnah bagi siapa yang berambisi mendapatkan
ampunan Allah dari dosa-dosanya; dari Abu Hurairah ra, bahwa
Rasulullah saw bersabda:

"Barangsiapa yang melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan berharap
ridha Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu".

4. Lailatul Qodar (malam kemuliaan)

Dalam bulan Ramadhan juga terdapat lailatul Qodar yang memiliki nilai
dan bobot lebih baik dari seribu bulan.. "Lailatul Qodar adalah lebih
baik dari seribu bulan". (Al-Qodar:3) dan bagi siapa yang melakukan
qiyam pada lailatul Qodar maka akan dihapus atau diampuni
dosa-dosanya.

"Dan barangsiapa yang melakukan qiyam pada saat lailatul Qodar dengan
iman dan berharap ridha Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang
telah lalu".

5. Al-I'tikaf

Dan pada malam 10 hari terakhir bulan ramadhan Rasulullah saw
melakukan I'tikaf; dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: "Bahwa
Rasulullah saw selalu I'tikaf pada malam 10 hari terakhir bulan
Ramadhan".

Puasa Merupakan Bekal Untuk Menghadapi Musuh

Dalam puasa merupakan sarana memperkokoh keinginan dan kehendak,
memberikan pembinaan atas kesabaran, karena itu; orang yang berpuasa
harus menahan rasa lapar walaupun dihadapan ada hidangan yang lezat;
dan harus mampu menahan rasa haus walaupun dihadapannya ada air dingin
nun menyegarkan; dan juga menahan nafsu syahwat sekalipun disampingnya
ada istri yang halal nun jelita, padahal tidak ada yang melihat
dirinya kecuali Allah, dan tidak ada yang memimpin dirinya kecuali
dhamirnya (hatinya), serta tidak bersandar pada yang lain kecuali
keinginannya yang kuat dan penuh kewaspadaan. Dan karena bulan
Ramadhan mengajarkan kesabaran yang juga diberi julukan dengan
demikian "Bulan Kesabaran" seperti yang disebutkan bahwa

"Pada setiap sesuatu ada zakatnya, dan zakatnya tubuh adalah puasa,
sedangkan puasa bagian dari kesabaran".

Bahwa Islam bukan agama berserah diri dan malas; namun merupakan agama
jihad dan usaha yang terus menerus, dan perangkat pertama dalam jihad
adalah kesabaran dan keinginan yang kuat; karena itu jika seseorang
tidak berusaha menjihadkan (memerangi) jiwanya, maka sungguh jauh,
akan mampu memerangi musuhnya, dan barangsiapa yang tidak mampu
mengalahkan jiwanya dan syahwatnya, maka sungguh jauh, dirinya akan
mampu mengalahkan musuhnya, dan barangsiapa yang tidak mampu bersabar
menahan rasa lapar dalam satu hari, maka sungguh jauh dirinya, bisa
bersabar berpisah dengan keluarga dan negara demi meraih tujuan dan
misi besar.

Puasa terdapat di dalamnya kesabaran dan usaha menghancurkan jiwa; dan
diantara sarana Islam dalam mempersiapkan orang beriman yang memiliki
sifat sabar dan penuh jiwa pejuang adalah yang mampu mengemban rasa
haus, lapar dan hawa nafsu, menerima dengan riang gembira akan rasa
letih, sederhana dan kerasnya hidup, selama hal tersebut berada di
jalan Allah.

Wahai Umat Islam…

Bahwa Ramadhan merupakan salah satu bentuk ketaatan yang agung, dan
pameran yang menakjubkan akan perniagaan ukhrawi, dan ibadah-ibadah
ini akan menjadi waktu-waktu yang indah, masa-masa yang mengasyikkan,
dan hari-hari dan malam yang penuh dengan hiasan; karena ketaatan
merupakan waktu yang indah; yaitu pada bulan yang paling indah ini dan
ganjaranpun disisi Allah sangat besar dan berlimpah; karena itulah
hendaknya setiap muslim bersungguh-sungguh memanfaatkan waktu yang
agung ini dan menerimanya dengan taubat yang nusuh (sebenarnya) dan
niat yang benar untuk ketaatan, dan keinginan yang kuat, himmah aliyah
(semangat yang bergelora) untuk melanjutkan ketaatan hingga akhir
ramadhan; sehingga menjadi orang yang ditulis oleh Allah terbebas dari
api neraka, dan perbanyaklah di dalamnya amalan-amalan kebaikan
sebagaimana yang disebutkan dalam atsar:

"Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan;
dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi
kamu sangat menghajatinya; Dua perkara yang pertama ialah mengakui
dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun
kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon
surga dan perlindungan dari neraka."

Perbanyaklah tilawah Al-Qur'an Al-Karim; karena bulan Ramahdan adalah
bulan Al-Qur'an, di dalamnya Al-Qur'an diturunkan, dan di dalamnya
pula Jibril datang kepada nabi saw; mengajarinya dan menelaahnya
bersama Rasulullah saw; sampai pada tahun di dalamnya Rasulullah saw
wafat, Jibril melakukannya sebanyak dua kali.

Dan seorang muslim hendaknya berambisi dalam memperbanyak sedekah dan
mengasihi orang-orang fakir dan miskin dan berbuat baik kepada mereka
dan memberi sesuatu dari nikmat yang Allah anugrahkan kepadanya;
karena bulan ini disebut juga dengan bulan meningkatnya nilai-nilai
ruhiyah (spiritual) daripada nilai-nilai madiyah (material), dan
menjadi sarana peleburan akan kehidupan dunia yang melekat dalam jiwa
sehingga dihempaskan kebelakang pundaknya, dan memberikan manfaat
–pada sisi lain- sepanjang waktu baik pagi maupun sore hari.

Allah SWT melipat gandakan pahala dan ganjaran bagi orang-orang yang
bersedekah, dan membalaskan ganjaran kepada mereka yang memberi
terhadap hamba-hamba yang membutuhkan dan ternyuh hatinya terhadap
anak-anak yatim dan para janda, mereka terbiasa memiliki sifat
dermawan dan sifat memberi seperti halnya nabi saw; yang memiliki
sifat dermawan dan kasih sayang dan bahkan seperti sifat memberi dan
ringan tangan, dan nabi saw manusia paling dermawan jiwanya pada bulan
ramadhan saat jibril mentadarruskan Al-Qur'an kepadanya; dari Ibnu
Abbas berkata:

"Nabi saw merupakan manusia paling dermawan dalam kebaikan terhadap
manusia, dan lebih dermawan lagi jiwa pada bulan Ramadhan, ketika
bertemu dengan Jibril, dan Jibril selalu menjumpainya pada malam bulan
Ramadhan sehingga beliau meninggal, mengajarkan kepadanya Al-Qur'an,
dan ketika jibril menjumpainya kedermawanannya tampak lebih daripada
angin yang bertiup".

Bersungguh-sungguh jugalah wahai umat Islam menjalin silaturrahim,
saling berkasih sayang, saling berziarah dan saling mengasihi sesama
kerabat dan tetangga, berbuat baik antara sesama orang yang beriman,
menghilangkan perselisihan dan permusuhan, dan membersihkan hati dari
kedengkian dan kebencian:

"Sesungguhnya hanyalah orang-orang beriman yang bersaudara, karena itu
perbaikilah hubungan dua saudara diantara kalian dan bertaqwalah
kepada Allah agar kalian diberikan rahmat". (Al-Hujurat:10)

dan Allah berfirman:

"Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah
beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan
kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb
Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."
(Al-Hasyr:10)

Dan dalam syair disebutkan:

Ramadhan telah tiba sebagai bulan panen bagi setiap hamba

Untuk membersihkan hati dari berbagai kerusakan dan dosa

Maka dari itu tunaikanlah hak-haknya; baik ucapan dan perbuatan

Dan carilah bekalmu untuk hari depan; ambil dan perbanyaklah

Bagi siapa yang menanam benih namun tidak menyiraminya

Niscaya akan menyesal disaat hari panen

Tahniah Untuk Dunia Islam

Kami sampaikan selamat kepada dunia Islam seluruhnya dengan kehadiran
bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, dan kami berharap dan memohon
kepada Allah agar dijadikan hilal bulan ini dengan kebaikan,
keberkahan dan persatuan bagi umat Islam, kemenangan dan dukungan dari
Allah terhadap mereka, sebagaimana kita harus bersimpuh dihadapan
Allah agar diikatkan hati-hati kita dengan ikhwan-ikhwan para
mujahidin di berbagai tempat mereka berada, melepaskan belenggu yang
mengikat mereka dan membebaskan mereka dari penjara.

Memberikan pesan kepada dunia seluruhnya untuk berusaha melepaskan
blockade atas bangsa Palestina sehingga mereka dapat menikmati
kebebasan dan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari kebutuhan
hidup pada bulan yang penuh berkah ini.

Adapun ikhwan-ikhwan kita yang berada di penjara penjajah dan
orang-orang zhalim kami sampaikan kepada mereka dan keluarga mereka;
selamat dengan kedatangan bulan kesabaran ini, dan kami sampaikan
kepada mereka: bersabarlah.. karena kekejian orang-orang zhalim pasti
akan pergi sementera fajar Islam pasti akan datang; cahayanya akan
bersinar di ufuk dan hal tersebut tidak langgeng kecuali dengan sabar
sesaat

"Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang
yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang
dikehendakiNya. dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang". (Ar-Ruum:4-5)

Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.. dan salawat dan salam
atas nabi kita, Muhammad saw, beserta keluarga dan sahabatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar