Sabtu, 22 Agustus 2009

sholawat wahidiyah

1. Apa Sholawat
Wahidiyah itu
Sholawat Wahidiyah adalah rangkaian do'a Sholawat Nabi
(Shollallohu 'alaihi
wasallam) sebagaimana
tertulis di dalam
lembaran Sholawat Wahidiyah, termasuk tatacara dan adab pengamalannya.

2. Tunjukan lembaran Sholawat Wahidiyah yang di maksud dan bagaimana cara mengamalkanya
( Jawabannya terlampir )

3. Apakah faedah Sholawat Wahidiyah ?
Faedah Sholawat Wahidiyah untuk menjernikan hati dan Ma'rifat Billah (sadar kepada Alloh SWT) wa Rosuluhi SAW.

Bersabda Rosululloh : "Barang siapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Alloh membalas shalawat kepadanya sepuluh kali; dan barang siapa membaca shalawat kepadaku seratus kali, maka Alloh menulis pada antara kedua matannya : "bebas dari munafiq dan bebas dari neraka", dan Alloh menempatkannya besok pada Yaumul Qiyamah bersama-sama dengan para suhadak". (Riwayat Thabrani dari Anas bin Malik)

4. Siapa yang boleh mengamalkan Sholawat Wahidiyah ?
Boleh di amalkan oleh siapa saja pria, wanita, tua muda, dari aliran atau golongan dan bangsa manapun juga, pokoknya tidak pandang bulu, boleh mengamalkan Sholawat Wahidiyah.

5. Solawat wahidiyah telah di ijazahkan secara mutlak , jelaskan ?
Sholawat Wahidiyah telah diberi ijazah secara mutlak oleh mu'allifnya yaitu AL MUKARROM ROMO KYAI HAJI ABDOEL MADJID MA'ROEF, Pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jatim, bahkan dianjurkan supaya di sebar luaskan kepada masyarakat luas tanpa pandang bulu secara ikhlas dan bijaksana.

6. Sholawat Wahidiyah memiliki beberapa kandungan , sebutkan !
Kandungan-kandungan Sholawat Wahidiyah :
1. Materi rangkaian do'a Sholawat
Hadiah / tawasyul bacaan fatihah kepada Rosululloh SAW dan Ghoutsu Hadzaz Zaman wa A'wanihi Rodliyalloohu 'Anhum
Sholawat Wahidiyah ( ALLOOHHUMMA YAA WAHIDU..............dan seterusnya ).
Sholawat Ma'rifat ( ALLOOHUMMA KAMAA ANNTA ...............dan seterusnya ).
Sholawat Tsaljul Qulub ( YAA SYAFIAL KOLQOSH.............. dan seterusnya ).
Nidak kepada Rosuulloh ( YAA SAYYIDII YAA ROSULALLOH ).
Istighoutsah ( YAA AYYUHAL GHOUTSU........................ dan seterusnya )
Tasyafu'an / memohon syafaat untuk diri sendiri, keluarga, dan umat masyarakat (YAA SYAFIAL KHOLQI HABIBALLOH ........... .............. dan seterusnya ).
Doa sholawat yang berisi permohonan agar dalam waktu singkat ummat masyarakat sadar kepada Alloh SWT wa Rosulihi SAW, mohon ampun agar dimudahkan bersatu dalam fafiruu Ilalloh (YAA ROBBANALLAHUMMA........... dan seterusnya )
Permohonan barokah untuk segala yang di ciptakan oleh Alloh SWT. ( ALLOHUMMA BAARIK.................... dan seterusnya )
Permohonan barokah dalam Mujahadah.
Istighroq.
Do'a ajakan kepada masyarakat untuk Fafirru Ilalloh.

2. Ajaran pokok Wahidiyah.
LILLAH - BILLAH
LIRROSUL - BIRROSUL
LILGHOUTS - BILGHOUTS
YUKTI KULLA DZII HAQQIN HAQQOH
TAQDIMUL AHAM FAL AHAM TSUMMAL ANFA'FAL ANFA'
3. Etika / tata cara pengamalan Sholawat Wahidiyah
Harus niat semata-mata mengabdikan diri beribadah kepada Alloh dengan ikhlas tanpa pamrih, serta memulyakan dan mencintai Kanjeng Nabi Besar Muhammad SAW. Maka supaya merasa seperti benar-benar berada di hadapan beliau SAW. ( istihdlor ) disertai adab ( tata krama ) sepenuh hati, ta'dhim ( memulyakan ), mahabbah ( mencintai ) semurni-murninya.
Diamalkan selama 40 hari berturut-turut. Tiap hari paling sedikit menurut bilangan-bilangan yang tertulis dibelakangnya, dalam sekali duduk. Boleh pagi, sore, atau malam hari. Boleh juga selama 7 hari, akan tetapi bilangan-bilangan tersebut diperbanyak menjadi sepuluh kali lipat. Setelah 40 hari atau 7 hari, bilangan-bilangan boleh dikurangi sebagian-sebagian atau seluruhnya. Akan tetapi lebih baik utama jika diperbanyak. Boleh mengamalkan sendiri-sendiri, akan tetapi berjama'a bersama keluarga atau masyarakat satu kampung sangat dianjurkan. Bagi kaum wanita yang sedang bulanan cukup membaca Sholawatnya saja. Jadi tidak usah membaca Fatihahnya. " Fafirruu… dan "Waqul…boleh dibaca di sini dimaksudkan sebagai do'a.
Mereka yang belum dapat membaca seluruhnya, boleh membaca bagian-bagian mana yang sudah didapati lebih dahulu. Misalnya membaca Fatihahnya saja, atau membaca kalimat nidak, "YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH" diulang berkali-kali selama kira-kira sama waktunya kalau mengamalkan seluruhnya ( + 30 menit ). Kalau itupun misalnya belum mungkin, boleh berdiam saj a selama waktu itu, memusatkan hati dan segenap perhatian kehadirat Alloh Tuhan Yang Maha Esa, memulyakan dan menyatakan rasa cinta semurni-murninya dengan istidlor kepada Junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar