Senin, 27 Juli 2009

CARA CEPAT MENGHAFAL AL QUR’AN

CARA CEPAT MENGHAFAL AL QUR’AN

Segala puji Bagi Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad SAW. Dalam tulisan ini akan kami kemukakan cara termudah untuk menghafalkan al quran. Keistimewaan teori ini adalah kuatnya hafalan yang akan diperoleh seseorang disertai cepatnya waktu yang ditempuh untuk mengkhatamkan al-Quran. Teori ini sangat mudah untukdi praktekan dan insya Allah akan sangat membantu bagi siapa saja yang ingin menghafal Al Qur’an.

Disini akan kami bawakan contoh praktis dalam mempraktekannya. Misalnya saja jika anda ingin menghafalkan surat an-nisa, maka anda bisa mengikuti teori berikut ini:

Pertama, Bacalah ayat pertama 20 kali

Kedua, Bacalah ayat kedua20 kali

Ketiga, Bacalah ayat ketiga 20 kali

Keempat, Bacalah ayat keempat 20 kali

Kelima, Kemudian membaca 4ayat diatas dari awal hingga akhir menggabungkannya sebanyak 20 kali.

Keenam, Bacalah ayat kelima 20 kali

Ketujuh, Bacalah ayat keenam 20 kali

Kedelapan, Bacalah ayat ketujuh 20 kali

Kesembilan, Bacalah ayat kedelapan 20 kali

Kesebelas, Kemudian membaca ayat ke 5 hingga ayat ke 8 untuk menggabungkannya sebanyak 20 kali.

Keduabelas, Bacalahayat ke 1 hingga ayat ke 8 sebanyak 20 kali untuk memantapkan hafalannya.

Demikian seterusnya hingga selesai seluruh al Quran, dan jangan sampai menghafal dalam sehari lebih dari seperdelapan juz, agar tidak berat bagi anda untuk mengulang dan menjaganya.

BAGAIMANA CARA MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA?

Jikaanda ingin menambah hafalan baru pada hari berikutnya, maka sebelum menambahdengan hafalan baru, maka anda harus membaca hafalan lama dari ayat pertamahingga terakhir sebanyak 20 kali juga hal ini supaya hafalan tersebut kokoh dankuat dalam ingatan anda, kemudian anda memulai hafalan baru dengan cara yangsama seperti yang anda lakukan ketika menghafal ayat-ayat sebelumnya.

BAGAIMANA CARA MENGGABUNG ANTARA MENGULANG(MURAJA’AH) DAN MENAMBAH HAFALAN BARU?

Jangansekali-kali anda menambah hafalan tanpa mengulang hafalan yang sudah adasebelumya, karena jika anda menghafal al qur’an terus-menerus tanpa mengulangnyaterlebih dahulu hingga bisa menyelesaikan semua al qur’an, kemudian anda inginmengulangnya dari awal niscaya hal itu akan terasa berat sekali, karena secaratidak disadari anda akan banyak kehilangan hafalan yang pernah dihafal danseolah-olah menghafal dari nol, oleh karena itu cara yang paling baik dalammeghafal al qur’an adalah dengan mengumpulkan antara murajaah (mengulang) danmenambah hafalan baru. Anda bisa membagi seluruh mushaf menjadi tiga bagian,setiap 10 juz menjadi satu bagian, jika anda dalam sehari menghafal satuhalaman maka ulangilah dalam sehari empat halaman yang telah dihafal sebelumnyahingga anda dapat menyelesaikan sepuluh juz, jika anda telah menyelesaikansepuluh juz maka berhentilah selama satu bulan penuh untuk mengulang yang telahdihafal dengan cara setiap hari anda mengulang sebanyak delapan halaman.

Setelah satu bulan anda mengulang hafalan, anda mulaikembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantungkemampuan, dan mengulang setiap harinya 8 halaman sehingga anda bisamenyelesaikan 20 juz, jika anda telah menghafal 20 juz maka berhentilahmenghafal selama 2 bulan untuk mengulang, setiap hari anda harus mengulang 8halaman, jika sudah mengulang selama dua bulan, maka mulailah menghafal kembalisetiap harinya satu atau dua halaman tergantung kemampuan dan setiap harinyamengulang apa yang telah dihafal sebanyak 8 lembar, hingga anda bisamenyelesaikan seluruh al-qur’an.

Jikaanda telah menyelesaikan 30 juz, ulangilah 10 juz pertama secara tersendiriselama satu bulan setiap harinya setengah juz, kemudian pindahlah ke 10 juzberikutnya juga setiap harinya diulang setengah juz ditambah 8 halaman dari sepuluhjuz pertama, kemudian pindahlah untuk mengulang sepuluh juz terakhir dengancara yang hampir sama, yaitu setiap harinya mengulang setengah juz ditambah 8halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

BAGAIMANA CARA MENGULANG AL-QURAN (30 JUZ) SETELAH MENYELESAIKAN MURAJAAH DI ATAS?

Mulailahmengulang al-qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2juz, dengan mengulangnya 3 kali dalam sehari, dengan demikian maka anda akanbisa mengkhatamkan al-Qur’an setiap duaminggu sekali.

Dengan cara ini maka dalam jangka satu tahun insyaAllah anda telah mutqin (kokoh) dalam menghafal al qur’an, dan lakukanlah caraini selama satu tahun.

APA YANG DILAKUKAN SETELAH MENGHAFAL AL QUR’AN SELAMA SATU TAHUN?

Setelahmenguasai hafalan dan mengulangnya dengan itqan (mantap) selama satu tahun, jadikanlah al qur’an sebagai wirid harian andahingga akhir hayat, karena itulah yang dilakukan oleh Nabi r semasa hidupnya,beliau membagi al qur’an menjadi tujuh bagian dan setiap harinya beliaumengulang setiap bagian tersebut, sehingga beliau mengkhatamkan al-qur’an setiap7 hari sekali.

Aus bin Huzaifah rahimahullah; aku bertanya kepada parasahabat Rasulullah bagiamana cara mereka membagi al qur an untuk dijadikanwirid harian? Mereka menjawab: “kami kelompokan menjadi 3 surat, 5surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, danwirid mufashal dari surat qaaf hingga khatam ( al Qur an)”. (HR.Ahmad).

Jadi mereka membagi wiridnya sebagai berikut:

-Hari pertama:membaca surat “al fatihah” hingga akhir surat “an-nisa”,

-Hari kedua: darisurat “al maidah” hingga akhir surat “at-taubah”,

-Hari ketiga: darisurat “yunus” hingga akhir surat “an-nahl”,

-Hari keempat: darisurat “al isra” hingga akhir surat “al furqan”,

-Hari kelima: darisurat “asy syu’ara” hingga akhir surat “yaasin”,

-Hari keenam: darisurat “ash-shafat” hingga akhir surat “al hujurat”,

-Hari ketujuh: darisurat “qaaf” hingga akhir surat “an-naas”.

Paraulama menyingkat wirid nabi dengan al-Qur an menjadi kata: ” Famibisyauqin ( ??? ???? ) “,dari masing-masing huruf tersebut menjadi symbol dari surat yang dijadikanwirid Nabi pada setiap harinya maka:

-huruf “fa”symbol dari surat “al fatihah”, sebagai awal wirid beliau haripertama,

-huruf “mim”symbol dari surat “al maidah”, sebagai awal wirid beliau hari kedua,

-huruf “ya”symbol dari surat “yunus”, sebagai wirid beliau hari ketiga,

-huruf”ba” symbol dari surat “bani israil (nama lain dari surat alisra)”, sebagai wirid beliau hari keempat,

-huruf “syin”symbol dari surat “asy syu’ara”, sebagai awal wirid beliau harikelima,

-huruf “wau”symbol dari surat “wa shafaat”, sebagai awal wirid beliau harikeenam,

-huruf “qaaf”symbol dari surat “qaaf”, sebagai awal wirid beliau hari ketujuhhingga akhir surat “an-nas”.

Adapun pembagian hizib yang ada pada al-qur an sekarangini tidak lain adalah buatan Hajjaj bin Yusuf.

BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA BACAAN YANG MUTASYABIH(MIRIP) DALAM AL-QUR’AN?

Caraterbaik untuk membedakan antara bacaan yang hampir sama (mutasyabih) adalah dengan cara membuka mushaf lalu bandingkan antarakedua ayat tersebut dan cermatilah perbedaan antara keduanya, kemudian buatlahtanda yang bisa untuk membedakan antara keduanya, dan ketika anda melakukanmurajaah hafalan perhatikan perbedaan tersebut dan ulangilah secara terusmenerus sehingga anda bisa mengingatnya dengan baik dan hafalan anda menjadikuat (mutqin).

KAIDAH DAN KETENTUAN MENGHAFAL:

1- Andaharus menghafal melalui seorang guru atau syekh yang bisa membenarkan bacaananda jika salah.

2- Hafalkanlahsetiap hari sebanyak 2 halaman, 1 halaman setelah subuh dan 1 halaman setelahashar atau maghrib, dengan cara ini insya Allah anda akan bisa menghafal al-quran secara mutqin dalam kurun waktu satu tahun, akan tetapi jika andamemperbanyak kapasitas hafalan setiap harinya maka anda akan sulit untukmenjaga dan memantapkannya, sehingga hafalan anda akan menjadi lemah dan banyakyang dilupakan.

3- Hafalkanlahmulai dari surat an-nas hingga surat al baqarah (membalik urutan al Qur’an),karena hal itu lebih mudah.

4- Dalammenghafal hendaknya menggunakan satu mushaf tertentu baik dalam cetakan maupunbentuknya, hal itu agar lebih mudah untuk menguatkan hafalan dan agar lebihmudah mengingat setiap ayatnya serta permulaan dan akhir setiap halamannya.

5- Setiapyang menghafalkan al-qur’an pada 2 tahun pertama biasanya akan mudah hilang apayang telah ia hafalkan, masa ini disebut masa “tajmi’” (pengumpulanhafalan), maka jangan bersedih karena sulitnya mengulang atau banyak kelirunyadalam hafalan, ini merupakan masa cobaan bagi para penghafal al-qur an, dan iniadalah masa yang rentan dan bisa menjadi pintu syetan untuk menggoda danberusaha untuk menghentikan dari menghafal, maka jangan pedulikan godaannya danteruslah menghafal, karena meghafal al-quran merupakan harta yang sangat berharga dan tidak tidak diberikankecuali kepada orag yang dikaruniai Allah swt, akhirnya kita memohon kepada-Nyaagar termasuk menjadi hamba-hamba-Nya yang diberi taufiq untuk menghafal danmengamalkan kitabNya dan mengikuti sunnah nabi-Nya dalam kehidupan yang fanaini. Amin ya rabal ‘alamin.

Dikutip dari bukuCara Cepat Menghafal Al Qur’ankarya: Dr. Abdul Muhsin Al Qasim (Imam dan Khatib Masjid Nabawi)

Sumber: http://www.layananquran.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar