Jumat, 31 Juli 2009

secepat pikiran bergerak

Adalah William H. “Bill” Gates –salah seorang yang dianggap pemilik abad ke-20—mengatakan bahwa setelah berhadapan dengan masalah “quality” di era 80-an, lalu “re-engineering” di era 90-an, maka pada milenium ke-III, manusia modern dihadapkan dengan “velocity”; keharusan berubah, metamorfosis. Dan perubahan itu harus dilakukan secepat pikiran bergerak –at the speed of though. Jadi untuk turut bersaing ketat dalam waktu yang berlangsung cepat, setiap manusia –apalagi kumpulan manusia-manusia—harus melakukan retropeksi, resurjensi, rekonstruksi atas tradisi romantisme, leadership appeal, dan populer believe, di saat dan tempat yang sama –at the same time dan same place, setidaknya begitulah menurut Niall Ferguson. Dari dan dalam keterbatasan, kami harus bermetamorfosis sesegera mungkin, secepat pikiran bergerak –at the speed of though; tiada pilihan lain.

Dan kami, “Kupu-kupu” muda mesti segera terbang, karena “angkasa juang” tak bisa memberi perpanjangan waktu. Sungguh, kepompong belum saatnya meretas; tapi embrio tak punya banyak waktu, dinamika yang terjadi di luar kepompong justru suplemen energi yang revolusioner. Itulah yang membuat kami: BERONTAK… BERONTAK dari determinisme ruang dan waktu yang sangat proseduralis, possesif, dan formalistik.

Sekarang, yang terpenting bagi KITA adalah menyampaikan seruan kepada anda untuk sama-sama BERONTAK terhadap setiap sistem “thaghut” yang tidak berpihak pada rakyat, mengabaikan kaum musthad’afin kota, para petani rural, melupakan seruan-seruan Ilahiyah, dan di saat yang sama lebih memilih sebagai mitra [baca: komprador] kapitalisme internasional dan ideologi neo-liberal –ke dalam apa globalisasi menjelmakan diri. Kekuatan globalisasi dengan organ-organnya; WB, IMF, WTO, TNCs, MNCs, etc. —masih merasa sebagai yang paling benar, yang beberapa waktu lalu mereka mengumpulkan para ekonom, akademisi, organisasi pemerintah dan NGOs, media serta para koleganya [para Jaluth, Namrudz, Fir’aun, Qorun, Hamman jaman modern] untuk menyikapi krisi keuangan global, dengan agenda pokoknya; melestarikan hegemoni kapitalisme – yang berarti melanggengkan penindasan mereka terhadap setiap warga dunia yang dianggap mereka uncivilized society. Bagi KITA globalisasi adalah sumber impotennya pemerintahan lokal di banyak negara berkembang, dan membuat mereka terjebak dalam samudera hutang, lalu mencabut subsidi pendidikan, BBM, kesehatan, transportasi, dan public goods yang lain, sesuatu yang sudah selayaknya diberikan pada ummat proletar ! BERONTAK terhadap rezim seperti itu [serta kawan-kawan dan para protektornya] adalah wajib; MELAWAN sampai MENANG atau SYAHID !

Dan katakanlah pada Obama, Gordon Brown, Benjamin Netanyahu, dan Kevin Rudd; mandikanlah “anjing-anjing”-mu dengan air Coca Cola, Sprite dan Fanta ! Lalu katakan pula; berilah ia makan dengan ayam goreng Mc Donald dan Kentucy Fried Chicken. Bakarlah Dolar dan sepatu-sepatu Nike di depan wajah mereka !

Salam Revolusi
Allahu Akbar wa li ‘l-Laahi ‘l-Hamd
Billahi Hayyatuna Wallahu Fii Hayati l-Mustad’afin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar