Sabtu, 25 Juli 2009

Perempuan dan kedudukannya dalam Islam & 19 Hadist keistimewaan Perempuan

Sungguh beruntunglah anda yang dilahirkan sebagai wanita, karena dalam Al-Qur’an dan hadits hadits Nabi , Allah SWT memberikan beberapa persamaan hak dan kewajiban (hukum) yang sama antara pria dan wanita, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, Kapasitasnya sebagai makhluk Allah, AllahSWT befirman di dalam Al-Qur’an surat Al-Hujarat ayat 13: “Wahai manusia sesungguhnya kami ciptakan kalian dari jenis kelamin laki-laki dan wanita, dan kami jadikan kalian berkelompok dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertakwa.”

Di dalam ayat ini dengan jelas Allah SWT menyebutkan bahwa manusia terdiri dari dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan. Dan menegaskan keduanya adalah manusia. Kemudian Allah menyebutkan pula, bahwa Ia menjadikan manusia itu berkelompok-kelompok dan bersuku-suku, namun itu semua menyimpan tujuan, yaitu untuk saling mengenal, bukan untuk saling menyombongkan diri; menganggap kelompok sendiri lebih mulia dari yang lain. Jadi, satu suku tidak akan lebih mulia dari yang lain kecuali dengan taqwa, sebagai seorang laki-laki tidak akan dianggap lebih mulia dari seorang wanita kecuali dengan taqwa.

Kedua, Kesamaan dalam mendapatkan pahala atas pekerjaan baik yang dilakukan oleh kaum wanita, sebagaimana firman Allah SWT: “Siapa yang melakukan amal kebaikan dari golongan laki-laki atau perempuan, maka Kami akan memberikan padanya kehidupan yang baik.” (QS: An-Nahl: 98)

Muhammad Husein Thabathabai, di dalam kitab tafsirnya Al-Mizan menjelaskan, bahwa ayat ini merupakan janji Allah yang indah bagi setiap orang mukmin yang mengerjakan amal saleh, dan merupakan kabar gembira bagi kaum wanita, dimana Allah tidak membedakan mereka dengan kaum lelaki dalam penerimaan iman mereka dan pemberian pahala terhadap amal shaleh yang mereka amalkan, yaitu kehidupan yang baik atau dengan bahasa lain adalah kesempurnaan dan kebahagiaan hidup di dunia serta derajat yang tinggi di akhirat nanti.

Rasulullah SAW mengajarkan kepada ummatnya laki2 agar menghormati perempuan, terutama ibunya, kemudian istrinya dan anak2 perempuannya. Beberapa hadist tentang tingginya kedudukan perempuan antara lain sebagai berikut :

1. Doa perempuan lebih makbul dari laki-laki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab beliau, "Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.

3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan.

6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah membernya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.

7. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takut akan Allah dan orang yang takut akan Allah, akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

8. Barang siapa membawa hadiah, (baik makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan dari anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.

9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (10,000 tahun).

10. Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1,000 laki-laki yang soleh.

11. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dikehendaki.

12. Aisyah r.a. berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab rasulullah, "Suaminya. "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah, "Ibunya".

13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.

15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

16. Syurga itu di bawah tapak kaki ibu.

17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Nabi SAW) di dalam syurga.

18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya syurga

19. Dari Aisyah r.a.: "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.

Wallahualam bissawab

Diambil dari sumber milis ke milis. Semoga Allah memuliakan penulisnya.

Wassalamualaikum.wr.wb
Imam Puji Hartono (IPH)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar